Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Pelayanan BPJS Kesehatan Itu Sudah Bagus, Jangan Kebanyakan Nyinyir, deh

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
22 April 2024
A A
Pelayanan BPJS Kesehatan Itu Sudah Bagus, Jangan Kebanyakan Nyinyir, deh

Pelayanan BPJS Kesehatan Itu Sudah Bagus, Jangan Kebanyakan Nyinyir, deh (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pelayanan BPJS Kesehatan selalu baik, baik, dan baik

Saya peserta BPJS Kesehatan mandiri yang sudah memanfaatkan layanannya sejak 2017. Selama hampir tujuh tahun ini, saya nggak ada komplain apapun buat BPJS Kesehatan, begitu juga keluarga saya. Ini bukan sugar coating, ya. Saya beneran puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan.

Setiap berobat, baik itu di faskes pertama maupun minta dirujuk ke rumah sakit, saya dan keluarga selalu menggunakan BPJS Kesehatan. Buat saya, iuran yang dibayarkan per bulannya sangat sebanding dengan pelayanan yang saya dapatkan, bahkan jauh lebih baik. Saya peserta BPJS Kesehatan kelas tiga dan nggak pernah nuntut macam-macam. Tapi saya malah dilayani dengan maksimal. Berikut ini beberapa pengalaman positif saya dan keluarga saat menggunakan BPJS Kesehatan.

#1 Perawatan saluran akar gratis

Perawatan gigi yang bertujuan untuk estetika, seperti behel memang nggak di-cover BPJS Kesehatan. Tapi untungnya, perawatan saluran akar (PSA) termasuk yang ditanggung.

Kalau melakukan PSA secara mandiri di klinik gigi atau rumah sakit gigi dan mulut, sudah pasti saya akan habis jutaan rupiah. Konsultasi dengan dokter gigi spesialis konservasi gigi saja sudah mahal, apalagi penanganannya. Mana PSA itu nggak cukup satu kali kunjungan pula. Sudah pasti bakal boncos di tagihan kalau nggak mengandalkan BPJS Kesehatan.

Saya dapat rujukan dari faskes pertama untuk mendapatkan penanganan di salah satu rumah sakit kelas B di Jogja. Dari kunjungan pertama sampai hampir selesai PSA, saya sama sekali nggak merasakan stereotip yang dibilang orang-orang. Katanya pasien BPJS pasti diperlakukan diskriminatif sama nakes lah, penanganannya pasti setengah hati lah, atau dipersulit saat mengurus persuratan lah, nggak ada tuh pengalaman seperti itu di saya.

#2 Prolanis yang benefit-nya beragam

Ibu saya yang juga merupakan peserta BPJS Kesehatan tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Akun @nenx_kuchienx yang bilang bahwa negara lalai dalam memberikan perlindungan kesehatan memang kurang riset sepertinya. Buktinya ibu saya dapat banyak sekali manfaat dari BPJS melalui Prolanis.

Tiap bulan ibu saya selalu dapat screening kesehatan, cek laboratorium, dan konsultasi langsung yang diadakan rutin dan dipantau langsung oleh dokternya. Selalu ada juga senam kesehatan yang diadakan oleh faskes pertama per bulannya. Setiap tahun ibu saya juga memperoleh cek lab yang lebih komprehensif.

Prolanis ini juga ada komunitasnya. Di komunitas tempat ibu saya tergabung pun belum pernah tuh saya temukan peserta BPJS yang mengeluhkan layanan. Malahan faskes pertama penyelenggara kegiatan Prolanis fleksibel banget terhadap keinginan dari peserta.

Baca Juga:

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

#3 Petugas dan customer service BPJS Kesehatan sangat membantu

Akun @nenx_kuchienx juga menyebutkan bahwa CS BPJS Kesehatan nggak well-informed. Padahal yang saya rasakan, CS BPJS Kesehatan itu performanya sama baiknya kayak CS Telkomsel dan Tokopedia, lho. Sudah akses buat berkomunikasi sama CS-nya gampang, fast-response, langsung ditindaklanjuti dan di-follow up lagi.

Lagian sebenarnya peserta bisa kok cari informasi sendiri. Nggak perlu harus dikit-dikit minta disuapin informasi dari CS-nya. Lewat Mobile JKN (ini aplikasi beda banget kalau dibandingkan sama buatan lembaga pemerintah lain yang lemot dan UI-nya jelek itu), kita bisa cek semua informasi terkait kepesertaan kita. Ngurus rujukan, daftar antrean kontrol, cek keaktifan dan tagihan, sampai pengaduan layanan bisa dilakukan dalam satu aplikasi.

#4 Rawat inap dan rawat jalan lebih nyaman

Berobat pakai BPJS Kesehatan di rumah sakit itu jauh, jauhhh lebih gampang dibandingkan luar negeri. Di luar negeri, seperti Australia dan Belanda, pasien harus janjian dulu dengan dokter minimal dua pekan sebelumnya kalau keluhan kesehatannya bukan kasus gawat darurat. Sementara di Amerika Serikat, memiliki asuransi kesehatan swasta malah bisa jadi boomerang. Asuransi swasta banyak yang nggak bisa nutup tagihan. Setelah pasien meninggal, banyak keluarga yang malah dapat warisan tunggakan.

Sementara dengan BPJS, kita bisa dadakan datang menemui dokter di faskes pertama. Mau ke rumah sakit buat penanganan lebih lengkap juga tinggal minta rujukan yang sepuluh menit langsung jadi. Emergency case pun biasanya lebih dipermudah dalam menggunakan BPJS.

Saat harus rawat inap pun sekarang tetap nyaman. Keluarga pasien yang minta upgrade kamar juga lebih gampang. Sepupu saya upgrade kamar dari kelas tiga ke kelas dua tanpa ada drama. Ruangannya luas dan nggak sumpek, sampai bisa dipakai guling-guling sana-sini.

Memang nggak bisa dimungkiri kalau dulu BPJS Kesehatan masih banyak kurangnya. Tapi sekarang BPJS Kesehatan sudah berbenah dan sangat terasa peningkatannya, kok. Justru kini lebih banyak pemegang polis asuransi swasta beralih ke BPJS Kesehatan setelah tahu pelayanan BPJS yang lebih menyenangkan dan menenangkan. Jadi, masih mau nyinyirin BPJS?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 April 2024 oleh

Tags: bpjsbpjs kesehatanfaskespuskesmasrumah sakitsakit
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Reco Tetes Telinga: Obat Sakit Telinga yang Efeknya Juara

Reco Tetes Telinga: Obat Sakit Telinga yang Efeknya Juara

13 November 2023
Malas Tes Kesehatan dengan Alasan Takut Ketahuan Penyakitnya Adalah Logika Sesat

Malas Tes Kesehatan dengan Alasan Takut Ketahuan Penyakitnya Adalah Logika Sesat

21 Mei 2024
sunat zaman belanda MOJOK.CO

Sunat dan Kebohongan Orang Tua yang Sebaiknya Diakhiri

9 Agustus 2021
Puskesmas Desa Jangkar Bangkalan Madura Bobrok, Lebih Mirip Rumah Hantu daripada Layanan Kesehatan Mojok.co

Puskesmas Desa Jangkar Bangkalan Madura Bobrok, Lebih Mirip Rumah Hantu daripada Fasilitas Layanan Kesehatan

2 Agustus 2024
Berlomba Mengutuk BPJS, Padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

Berlomba Mengutuk BPJS, padahal yang Buruk Pelayanan Rumah Sakitnya

25 Oktober 2022
Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.