Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Paun, Pasar Tumpah Unpad yang Ramai Dikunjungi Mahasiswa dan Warga Jatinangor Tiap Minggu Pagi

Erfransdo oleh Erfransdo
10 Juni 2022
A A
Paun, Pasar Tumpah Unpad yang Ramai Dikunjungi Mahasiswa dan Warga Jatinangor di Hari Minggu Terminal Mojok

Paun, Pasar Tumpah Unpad yang Ramai Dikunjungi Mahasiswa dan Warga Jatinangor di Hari Minggu (Akin Hoo/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pasar tumpah yang digelar tiap Minggu pagi di kampus Unpad mulai beroperasi lagi~

Pandemi Covid-19 memang belum sepenuhnya berakhir, namun keadaan dunia, khususnya Indonesia sudah berangsur membaik. Kantor, sekolah, dan kampus sudah mulai dibuka kembali. Termasuk kampus saya yang hampir sebagian besar fakultasnya sudah memberlakukan kuliah tatap muka.

Sebagai mahasiswa tingkat akhir, sebenarnya saya sudah cukup lama menetap di kosan sejak pandemi merebak dan hanya beberapa kali pulang ke rumah sebelum kembali lagi ke kampus guna mengurus tugas akhir. Dengan dimulainya kuliah tatap muka, saya merasa agak terkejut sekaligus senang lantaran wilayah kampus sudah mulai hidup kembali. Para pedagang yang biasa berjualan di sekitaran kampus pun senang karena mereka sudah dapat membuka usahanya lagi.

Tak terkecuali para pedagang yang biasa berjualan di Paun. Paun alias Pasar Unpad merupakan pasar tumpah yang biasa digelar di gerbang atas kampus Unpad (dekat rektorat) yang buka tiap Minggu pagi. Semenjak kasus Covid-19 mulai turun, pasar tumpah ini mulai kembali beroperasi.

Tiap Minggu pagi, mahasiswa Unpad atau warga Jatinangor biasa mengunjungi Paun untuk membeli kebutuhan kos atau peralatan rumah tangga sehari-hari yang memang banyak dijual di pasar tumpah ini. Selain itu, banyak pula pedagang makanan yang menjual jajanan ringan di pasar tumpah ini dengan harga yang murah meriah.

Hari Minggu kemarin saya baru merasakan lagi lari pagi di kampus Unpad dan kemudian mengunjungi Paun. Di sana saya membeli gelas untuk di kos dan berburu jajanan ringan seperti bakso dan cilor. Lantaran banyak pengunjung yang menyerbu pasar tumpah tersebut, saya akan memberi sedikit tips bagi kalian yang pengin berbelanja atau sekadar cuci mata di Paun.

#1 Jangan datang terlalu siang

Paun buka setiap hari Minggu pukul 6 pagi. Biasanya sekitar pukul 12 siang, para pedagang di pasar tumpah ini akan berangsur pulang. Bahkan kalau ramai sedari pagi, sebelum pukul 12 siang para pedagang biasanya sudah pulang. Hanya tersisa beberapa pedagang yang masih berjualan.

Kalau kalian berangkat ke Paun terlalu siang, selain cuacanya yang sudah panas, vibes pasar tumpah juga jadi kurang terasa menarik lantaran area pasar sudah berangsur kosong. Jangan menyesal juga kalau pada akhirnya kalian nggak keburu mendapatkan barang atau jajanan yang kalian inginkan.

Baca Juga:

Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

#2 Enaknya datang sambil olahraga pagi

Pergi ke Paun lebih enak kalau sambil olahraga pagi. Sebagian besar orang yang datang ke Paun memang kebanyakan mahasiswa yang sengaja lari pagi dengan tujuan akhir Paun sebagai tempat berburu kuliner setelah capek mengelilingi Unpad.

Kalau kalian nggak sedang pengin olahraga tapi datang ke Paun juga nggak masalah, sih. Kalian bisa mengajak teman atau pacar ke sini. Tapi, jangan kesal kalau di jalanan penuh sesak dengan manusia.

#3 Harus pandai menawar

Biasanya, beberapa pedagang ada yang menjual barang dagangannya sedikit lebih mahal dari harga pasaran. Nah, jika kalian bertemu dengan pedagang yang seperti ini, kalian bisa menawar harga barang sebelum memutuskan untuk membelinya. Kalian nggak perlu harus bisa bahasa Sunda, kok. Buktinya teman saya yang nggak bisa bahasa Sunda saja tetap bisa dapat harga barang murah dengan kemampuannya menawar harga. Tapi, jangan terlalu sadis juga saat menawar harga barang, ya.

#4 Bawa uang lebih

Ketika tiba di Paun, kalian bakal dibuat bingung dengan banyaknya barang yang dijual di sana. Biasanya datang ke pasar tumpah itu pengin cari gayung, eh, lihat sandal lucu jadi pengin beli juga. Atau niat awalnya cuma mau beli baju, eh, karena harga celananya murah jadi ikutan dibeli juga. Makanya kalau datang ke Paun jangan bawa uang mepet. Kalian harus sedia uang lebih supaya nggak menyesal kalau pengin beli barang tapi ternyata uangnya kurang.

Semoga saja dengan dibukanya kembali pasar tumpah Paun ini roda perekonomian masyarakat Jatinangor, khususnya sekitaran Unpad, bisa kembali normal seperti sedia kala dan bahkan meningkat. Selain itu, Paun cocok juga buat kalian yang pengin nge-date hemat bareng gebetan. Tapi, pastikan dulu gebetannya ada, ya~

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Hal-hal Unik di Jatinangor yang Harus Diketahui Maba Unpad.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2022 oleh

Tags: jatinangorpasar tumpahPaununpad
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas! Mojok.co

Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas!

10 Desember 2023
4 Masalah yang Harus Segera Diatasi di Pasar Minggu Punclut Bandung

4 Masalah yang Harus Segera Diatasi di Pasar Minggu Punclut Bandung

5 November 2024
Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

Pemindahan Unpad ke Jatinangor Katanya Terinspirasi dari Kota Akademik Tsukuba di Jepang. Tapi kok Gini, ya?

5 Agustus 2023
Jatinangor, Disukai Sekaligus Dibenci Mahasiswa

Panduan Memilih Angkutan Umum di Jatinangor bagi Calon Mahasiswa Baru, Beda Warna Beda Tujuan!

9 Juni 2025
4 Hal Sepele yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa Unpad Mojok.co

4 Hal Sepele yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa Unpad

11 Juni 2024
Jatinangor Tanpa Kampus = Daerah Tersepi di Jawa Barat (Unsplash)

Bahaya bagi Jatinangor Jika Kampus Menghilang, Bakal Menjadi Daerah Paling Sepi di Jawa Barat

22 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.