Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pantai Wedi Ireng, Pantai di Banyuwangi yang Harus Kalian Kunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup

Elisa Erni oleh Elisa Erni
31 Juli 2023
A A
Pantai Wedi Ireng, Pantai di Banyuwangi yang Harus Kalian Kunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup

Pantai Wedi Ireng, Pantai di Banyuwangi yang Harus Kalian Kunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup (Dokumentasi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai Wedi Ireng Banyuwangi adalah pantai yang harus kalian kunjungi, minimal sekali seumur hidup. Serius ini, Gaes.

Sebagai seseorang yang lahir dan dibesarkan di Banyuwangi, saya beruntung bisa melihat banyak keindahan alam yang menjadi daya tarik kota ini. Posisi Kabupaten Banyuwangi yang berada di daerah paling selatan Pulau Jawa, menjadikan wilayah Banyuwangi banyak dikelilingi oleh Laut. Sehingga banyak destinasi wisata laut yang ditemukan di daerah yang dijuluki Sunrise of Java ini.

Dari sekian banyak wisata laut atau pantai yang pernah saya kunjungi. Mulai dari Muncar, Grajagan, Pulau Merah, Watu dodol, Pantai Bedul, Bangsring, Pantai Mustika, Wedi Ireng, Pantai Bama, hingga Pantai Sukamade. Ada salah satu pantai yang benar-benar harus kalian kunjungi, minimal satu kali seumur hidup, atau paling tidak ketika berkunjung di Banyuwangi, kalian harus menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Pantai ini. Yaitu Wedi Ireng. Pantai yang terletak di Kecamatan Pesanggaran ini belum lama dikenal oleh masyarakat.

Wedi Ireng merupakan salah satu pantai di Banyuwangi yang belum telalu dijamah oleh manusia, sehingga keasrian pantai ini masih terjaga. Letaknya yang tersembunyi dan akses yang tidak mudah, juga menjadi salah satu alasan mengapa pantai ini mungkin belum banyak dikenal. Padahal pantai ini diapit oleh dua pantai terkenal di Banyuwangi yaitu Pulau Merah dan Teluk Ijo.

Setelah mencoba mengunjungi pantai tersebut untuk pertama kalinya, saya yakin bahwa pantai ini bisa dijadikan destinasi wisata bagi kaum-kaum yang hobinya healing, butuh ketenangan, atau sejenak melepas penat dari dunia yang karut marut ini. Canda dunia.

Akses menuju Pantai Wedi Ireng

Akses menuju pantai Wedi Ireng sendiri ada dua jalur, yaitu jalur darat dan jalur laut. Untuk jalur darat saya kurang paham, karena pada saat saya dan rombongan akan menempuh jalur darat, di tengah perjalanan kami disarankan oleh penduduk sekitar untuk menempuh jalur laut. Katanya, medan yang harus dilalui cukup berat dan sepi. Kemudian saya dan rombongan memutuskan untuk menggunakan jalur laut.

Jika menggunakan jalur laut, kita harus menuju Pantai Mustika terlebih dahulu. Kendaraan yang kita bawa bisa diparkirkan di Pantai Mustika. Nah, di pantai tersebut kita bisa mencari nelayan yang bisa mengantarkan kita menuju Pantai Wedi Ireng. Untuk biaya pulang-pergi menggunakan perahu nelayan, biasanya dipatok dengan harga 50 ribu per orang. Cukup murah, karena perjalanan yang kita tempuh juga lumayan lama, sekitar 20-30 menit untuk sampai di Pantai Wedi Ireng. Jangan khawatir, meskipun menggunakan perahu nelayan kita tetap diberi pelampung sebagai pengaman.

Pemandangan yang mengesankan sudah bisa kita rasakan ketika perahu nelayan membelah laut melewati bukit-bukit hijau. Ditambah dengan birunya air laut dan deburan ombak tenang yang menghantam bebatuan di dasar bukit. Belum lagi dengan goyangan perahu yang membelah ombak, membuat kita benar-benar menyatu dengan alam. Suasana yang benar-benar baru dan penuh ketenangan.

Baca Juga:

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

Setelah sampai di Pantai Wedi Ireng kita akan disuguhi hamparan pasir putih yang bersih, debur ombak yang tenang, laut yang berwarna hijau kebiruan, serta perbukitan hijau yang mengapit pantai. Ketika berjalan menyusuri pantai kita akan menemukan bebatuan-bebatuan yang ada di sisi pantai. Mulai dari bebatuan yang landai hingga tinggi. Jika menaiki batu tersebut kita bisa melihat pemandangan pantai Wedi Ireng dari sisi yang berbeda. Selain itu Pantai Wedi Ireng juga sangat bersih, mungkin karena pengunjung yang datang tidak terlalu banyak dan hanya ada satu penjual makanan di pantai tersebut.

Harga tiket

Saat tiba di Pantai Wedi Ireng kita akan ditarik biaya 5 ribu per orang. Jangan heran, karena Pantai ini pun juga tidak memiliki loket masuk ataupun tempat membayar karcis. Jadi hanya ada satu bapak-bapak yang biasanya membantu nelayan menyandarkan perahu nelayan serta menarik biaya kunjungan.

Pada saat saya tiba di pantai tersebut, di sana hanya ada satu rombongan yang tengah berkunjung. Bisa dibayangkan bagaimana sepinya pantai ini, akan tetapi hal inilah yang menjadi daya tarik Pantai Wedi Ireng. Suasana yang tidak ramai sangat cocok untuk siapapun yang butuh ketenangan ditambah dengan suguhan pantai yang menakjubkan.

Meskipun kita menggunakan jasa ojek perahu untuk pulang dan pergi, nelayan tidak akan membatasi jam kunjungan kita. Para nelayan akan menjemput kita dan mengantarkan kembali kapan pun kita mau. Jadi kita bebas berlama-lama di pantai tersebut, tanpa ada batasan waktu. Mau sebentar, lama, atau mau mendirikan tenda pun tidak masalah. Asal nggak nginep aja. Kalo mau nginep juga mungkin gapapa, tapi jangan salahkan siapa-siapa kalau pas malam diseruduk binatang liar. Sebab, di sekitar Pantai Wedi Ireng adalah hutan.

Private beach yang indah

Setelah beberapa jam di Pantai tersebut, ada beberapa rombongan yang datang lagi menggunakan perahu, sebagian rombongan juga ada yang lewat jalur darat. Bahkan rombongan yang datang pertama kali ada di sana bercerita, mereka sudah ada di pantai tersebut sejak pagi. Betah nggak tuh. Padahal saat saya datang sudah menunjukkan pukul setengah 2 siang.

Saat menjelang sore suasana di Pantai Wedi Ireng kian memukau dan menyenangkan. Cuaca yang sudah tidak terlalu panas memberikan kita kebebasan untuk bermain-main di pantai tanpa khawatir kulit gosong dan kondisi pasir yang panas. Ditambah dengan pemandangan langit biru yang menjulang benar-benar membuat Pantai Wedi Ireng menjelma menjadi private beach dengan pemandangan yang sempurna.

Penulis: Elisa Erni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Rekomendasi Wisata di Banyuwangi selain Kawah Ijen

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2023 oleh

Tags: Banyuwangipantai wedi irengrekomendasi
Elisa Erni

Elisa Erni

Seorang English tutor yang suka membaca dan memiliki minat pada dunia kepenulisan dari menulis puisi, esai, dan apapun.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi Mojok.co

5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi  

21 Februari 2025
Alas Gumitir, Jalur Favorit Mahasiswa Plat P yang Rawan Macet

Alas Gumitir, Jalur Andalan Mahasiswa Plat P yang Selalu Macet

18 Juni 2023
KA Probowangi, Penghubung Surabaya dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma Ada 1

KA Probowangi, Penghubung Surabaya dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma Ada 1

3 Agustus 2023
4 Rekomendasi Serum buat Kaum Pria biar Makin Glowing

4 Rekomendasi Serum Terbaik buat Kaum Pria

24 Maret 2022
Kecamatan Ijen, Jalur Alternatif Banyuwangi-Bondowoso yang Kondisinya Nggak Karu-karuan

Kecamatan Ijen, Jalur Alternatif Banyuwangi-Bondowoso yang Kondisinya Memprihatinkan

17 Juni 2023
5 Serial Netflix Underrated yang Perlu Ditonton Terminal mojok

5 Serial Netflix Underrated yang Perlu Ditonton

20 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.