Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Panduan Pakai Kata Gaskeun dalam Percakapan Bahasa Sunda

Rahadian oleh Rahadian
13 Desember 2021
A A
Panduan Pakai Kata Gaskeun dalam Percakapan Bahasa Sunda terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu saat saya dalam perjalanan pulang, saya melihat plang besar dengan tulisan “GrabFood Gaskeun.” Plang ini menawarkan paket promo makanan yang disediakan oleh perusahaan taksi online tersebut.

Nah, saya tertarik dengan kata “gaskeun” yang merupakan kata dalam bahasa Sunda. Gaskeun tersusun dari dua kata, yaitu “gas” dan “keun”. Gas artinya gas untuk memajukan mobil, sedangkan keun artinya akhiran yang sama dengan akhiran -kan dalam bahasa Indonesia. Jadi, gaskeun sebenarnya punya arti: siap diantarkan dengan kendaraan.

Namun, dalam percakapan bahasa Sunda, kata “gaskeun” tak hanya sebatas untuk itu. Ia bisa juga digunakan dalam berbagai situasi. Nah, berangkat dari hal itu, saya ingin membuat panduan menggunakan kata tersebut dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari.

Sebagai catatan, kata “gaskeun” hanya digunakan untuk situasi non-formal, misalnya pas lagi nongkrong atau lagi santai bareng teman. Jangan gunakan kata ini dalam situasi formal, misalnya saat rapat. Soalnya, kurang pas. Berikut panduan menggunakan kata “gaskeun” dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari.

#1 “Ayo lakukan!”

“Gaskeun” artinya bisa seperti ini, “Ayo cepat lakukan!” Nah, umpamakan teman kamu si Kosim lagi mau nembak cewek yang berada tak jauh darinya. Misal, nama ceweknya si Djubaedah. Tapi, si Kosim wajahnya tampak ragu-ragu. Dari gestur tubuhnya, kamu melihat Kosim seperti ingin mengurungkan niatnya itu. Supaya Kosim mau nembak cewek itu, kamu bisa berkata seperti ini kepada si Kosim, “Ayo Sim! Jangan ragu-ragu, dong. Itu Djubaedah lagi berdiri di situ. Gaskeun, Sim! Gaskeun!”

Contoh lainnya, teman kamu meminjam gitar. Kamu lalu mengambilnya dan memberikan gitar tersebut padanya. Kamu bisa berkata seperti ini, “Ini gitarnya, gaskeuuun!” Gaskeun di sini maksudnya meminta teman kamu itu agar melakukan bermain gitar dengan asyik.

#2 “Dijadikan saya, ya?”

Bila “gaskeun” diberi tanda tanya, maknanya akan menjadi seperti ini, “Dijadikan saja, ya?” Mengucapkannya tentunya dengan nada bertanya. Misalnya, kamu akan membeli rumah tahun depan. Kamu lalu meminta pendapat seorang teman. Kamu bisa bertanya seperti ini kepada temanmu itu, “Saya sepertinya akan mau beli rumah tahun depan. Gaskeun?” Kata gaskeun tersebut bermaksud seperti ini: membeli rumahnya dijadikan saja, ya?

#3 Meminta seseorang mengendarai kendaraan

Kata “gaskeun” bisa juga digunakan untuk meminta seseorang mengendarai kendaraan. Misalnya, kamu lagi menuju ke suatu tempat. Kamu meminta teman kamu mengendarai mobil Avanza milikmu. Maka, kamu bisa berkata seperti ini kepadanya, “Ini mobil Avanza punya saya. Gaskeun, ya, Bro.”

Baca Juga:

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

#4 Menjawab pertanyaan, “Gaskeun?”

Nah, bagaimana caranya menjawab kalau ada kawan Sunda bertanya “gaskeun” kepadamu? Misalnya, kamu pemilik toko smartphone yang berencana mengobral smartphone. Lalu, bawahanmu bertanya seperti ini, “A, yang rencananya mau ngobral smartphone, gaskeun aja? Jangan?” Kamu sudah mengambil keputusan tak jadi mengobralnya. Nah, untuk menjawab pertanyaan bawahanmu tersebut jangan menggunakan jawaban, “Jangan gaskeun”. Ini soalnya bakal aneh. Sebab, “gaskeun” adalah kata yang tak bisa diberi kata “jangan”. Jawab saja dengan kata “ya” atau “tidak”.

Itulah, panduan menggunakan kata “gaskeun” dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari. Bagaimana? Paham, tidak? Sebagai penutur non-sunda yang tinggal di Jawa Barat, kamu bisa menggunakan kata tersebut. Dengan menggunakannya, selain membuat percakapanmu berkesan lebih nyunda dan membumi , akan membuat percakapanmu terkesan jadi lebih gaul dan kekinian. Gaskeun, euy!

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2021 oleh

Tags: Bahasa SundaGaskeunpercakapan
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

9 Kata yang Menggambarkan Sulitnya Belajar Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia (Unsplash)

9 Kata yang Menggambarkan Sulitnya Belajar Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia

7 Januari 2023
Ungkapan Bahasa Sunda yang Wajib Diketahui Penutur Non-Sunda terminal mojok

Ungkapan Bahasa Sunda yang Wajib Diketahui Penutur Non-Sunda

29 November 2021
10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sebenarnya Kasar, tapi Nggak Disadari Banyak Orang Mojok.co

10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sebenarnya Kasar, tapi Nggak Disadari Banyak Orang

4 Juni 2024
Bahasa Sunda Sehari-hari untuk Orang non Sunda Supaya Lebih Nyunda terminal mojok.co

Bahasa Sunda Sehari-hari untuk Orang Non-Sunda Supaya Lebih Nyunda

5 Februari 2021
Kata-kata Bahasa Sunda yang Biasa Digunakan untuk Menyuruh Seseorang terminal mojok

Kata-kata Bahasa Sunda yang Biasa Digunakan untuk Menyuruh Seseorang

3 Desember 2021
Sejarah ‘Ayang-ayang Gung’, Lagu Anak Sunda tentang Bangsawan yang Haus Kekuasaan terminal mojok

Sejarah ‘Ayang-ayang Gung’, Lagu Anak Sunda tentang Bangsawan yang Haus Kekuasaan

7 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.