Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

Palasari, Wisata Buku Bandung yang Terlupakan

Sandy Erlangga oleh Sandy Erlangga
28 Juli 2021
A A
palasari surga buku bandung mojok

palasari surga buku bandung mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Waktu kecil saya tergolong pembaca aktif. Hampir segala buku dari novel, komik, sampai majalah. Sebenarnya sampai sekarang pun sama, cuma bedanya, setelah dewasa, karena kesibukan akhirnya waktu untuk membaca jadi berkurang. Dulu ada tempat di Bandung yang setiap minggunya sering saya kunjungi. Buat orang Bandung pasti tahu tempat ini, namanya Palasari, yang banyak orang tahu sebagai surganya buku.

Nama ini sangat tepat disematkan, karena kita bisa menemukan berbagai macam buku di sini, termasuk buku baru, buku yang sudah langka, antik, hingga berbagai macam buku bekas dari berbagai terbitan.

Sebenarnya Palasari ini adalah komplek pasar. Sebelum mengalami musibah kebakaran pada 1993, pasar ini terdiri dari dua lantai, di mana bagian bawahnya untuk berjualan barang kebutuhan lazimnya pasar pada umumnya.

Di bagian atasnya baru tersebar puluhan kios yang menjual berbagai macam buku dan majalah. Mulai dari buku pelajaran, umum, novel, komik, semua ada di sini.

Para pedagang di sini dulunya berasal dari penjual buku bekas yang ada di daerah Cikapundung, Bandung. Sampai sekarang kita masih bisa mendapatkan koran dan majalah bekas di sana, tapi tidak sebanyak dulu. Sebagian dari penjual buku bekas ini sekarang banyak di daerah Dalem Kaum Bandung.

Selain pilihan yang banyak ada satu hal yang bikin tempat ini jadi favorit, yaitu diskonnya. Kebanyakan penjual di sini mengambil langsung buku dari penerbit, sehingga memang bisa mematok harga lebih murah dari toko-toko besar. Inilah kenapa Palasari jadi pilihan banyak orang.

Setelah kebakaran besar pada 1993, mereka direlokasi ke tempat baru, yang masih berdekatan. Hingga sekarang, tercatat masih ada 200 kios yang berjualan.

Pengunjungnya memang cukup beragam, biasanya saat tahun ajaran baru, para orang tua selalu menyempatkan diri kesana, untuk membeli buku pelajaran untuk anaknya. Para kolektor buku antik pun kadang datang untuk berburu buku bekas, bukan hanya dari Bandung tapi luar kota.

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Sementara itu untuk para mahasiswa, mereka biasanya mencari beberapa buku mata kuliah impor yang memang harganya cukup mahal, kalau beli di toko buku besar. Di sini mereka bisa mendapatkan dengan harga miring, selain itu mereka bisa menawar, dan kalau ingin lebih berhemat, mencari buku yang bekas tapi masih layak baca.

Di tempat ini ada beberapa kios yang juga membuka jasa pengetikan, juga sampul buku. Dan mereka juga menerima beli buku bekas yang masih layak baca. Jadi bisa dibilang tempat ini punya nilai historis buat sebagian orang

Kini setelah zaman berubah, Palasari mulai ditinggalkan. Di era teknologi seperti ini, buku dalam bentuk cetak, sudah terasa tidak praktis lagi. Banyak alasannya, misalkan memakan tempat, sulit dibawa kemana-mana karena berat. Beberapa juga ada alasan karena terlalu mahal harganya.

Dengan beredarnya banyak e-book di luar sana, dan alat untuk membacanya, semisal laptop, handphone, atau e-reader, dominasi buku cetak semakin terancam. Selain praktis, harganya lebih murah, dan bisa dibawa ke mana saja hanya dengan satu alat.

Lima tahun terakhir ini, saya pun sudah jarang membeli buku cetak. Sesekali masih, itupun hanya untuk koleksi, karena memang ada nilai yang tidak bisa digantikan segala hal yang digital. Mungkin perbandingannya, hanya buku yang saya favoritkan, akan saya beli dalam bentuk fisik.

Ditambah minat baca di Indonesia memang cukup rendah kalau dibandingkan negara luar. Sekarang pun ada perubahan kebiasaan. Anak zaman sekarang lebih sering bermain game online, ketimbang membaca. Inilah kenapa toko buku besar seperti Gramedia pun akhirnya menjual buku mereka secara digital. Orang masa kini lebih sering bersama gadgetnya, daripada benda lain.

Meski penjualan sepi, tapi Palasari masih tetap ada. Pedagangnya yang sudah berjualan puluhan tahun, tetap bertahan. Apa pun yang terjadi itulah sumber penghasilan mereka.

Saat ini hanya beberapa orang yang masih tetep rajin ke sana. Salah satunya mereka yang mencari buku-buku lama yang sudah tidak terbit atau tidak tersedia dalam bentuk digital.

Sebenarnya ada beberapa dari mereka yang coba berinovasi dengan berdagang secara online. Tapi, di saat sekarang pun, penjualan online sudah terlalu banyak saingan. Buku impor dan bekas pun bisa didapat dengan mudah di toko online, dengan harga yang murah.

Meski Palasari sudah terlupakan, mungkin sesekali kita harus menyempatkan diri untuk ke sana. Bernostalgia dengan era kejayaan buku di tahun 90-an. Mungkin kita bukan lagi seorang pembaca aktif. Media kita berekspresi pun mungkin sudah berubah.

Tapi, menghargai sebuah tempat yang punya banyak kenangan, tidak ada salahnya. Bagaimanapun nilai sejarah sebuah tempat akan selalu bernilai, jika masih ada yang mengingatnya.

BACA JUGA Kineruku: Tempat Favorit buat Skripsian Mahasiswa Bandung yang Terkenal Homey dan tulisan Sandy Erlangga lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2021 oleh

Tags: BandungBukuHiburan Terminalpalasaripasartoko buku
Sandy Erlangga

Sandy Erlangga

Fotografer lepas yang lagi pengen nulis.

ArtikelTerkait

Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit! Mojok.co

Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit!

5 November 2023

Kebijakan Pemerintah Daerah Adalah Alasan Orang Jogja Nggak Bisa Jadi Spider-Man

11 Juni 2021
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
buku bajakan buku-buku baru buku musik mojok

Membeli Buku-buku Baru walau yang Lama Belum Dibaca Bukanlah Sebuah Dosa

27 Juli 2020
persikab kabupaten Bandung dan 4 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba MOJOK.CO

4 Kuliner Bandung yang Sudah Menyandang Status Legendaris

2 Agustus 2020
pemain underrated program olahraga fans klub sepak bola youtube net soccer eropa sepak bola indonesia pemain muda mojok

Program Olahraga TV Era 2000-an Tak Hanya Menyajikan Berita, tapi Juga Referensi Musik

2 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.