Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
3 November 2023
A A
4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Yang suka main ke Tunjungan Plaza tapi kesel karena nyasar terus mending main ke Pakuwon Mall Surabaya aja.

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Surabaya tentu memiliki banyak pusat perbelanjaan. Mal di Surabaya juga tersebar di beberapa daerah penting seperti di Surabaya pusat sebagai pusat kota dan perkantoran, Surabaya barat sebagai pusatnya crazy rich, dan Surabaya timur sebagai pusatnya kampus dan permukiman mewah. Tersebarnya mal di tiap sudut kota ini menunjukkan tingginya minat warga Surabaya untuk berbelanja. Tapi nggak bisa dimungkiri kalau ada juga sebagian orang yang terpaksa ke mal bukan untuk berbelanja, melainkan ngadem dari panasnya Kota Pahlawan.

ADVERTISEMENT

Dari sekian banyaknya mal di Surabaya, bagi saya ada dua mal besar yang menjadi kebanggaan warga sini, yakni Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza atau yang dikenal juga dengan singkatan TP. Kedua pusat perbelanjaan ini sama-sama berada di bawah asuhan Pakuwon Group sehingga memiliki banyak kesamaan baik dari segi desain, konsep, hingga tenant. Bahkan keduanya sama-sama terkoneksi dengan hotel mewah. Untuk Pakuwon Mall terhubung dengan The Westin dan Four Points by Sheraton, sementara untuk Tunjungan Plaza ada Sheraton dan Four Points by Sheraton.

Meski kedua mal ini sama-sama oke, sejujurnya saya lebih memilih Pakuwon Mall Surabaya sebagai destinasi jalan-jalan ketimbang Tunjungan Plaza. Biar lebih jelas, nih saya kasih alasannya.

#1 Jalan-jalan di Pakuwon Mall Surabaya nggak bikin bingung dan nyasar

Yang pertama ini merupakan fakta mutlak. Dibandingkan dengan Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall Surabaya memiliki rute yang nggak mbulet. Hal ini dikarenakan bentuk malnya yang cenderung luas. Sementara Tunjungan Plaza sendiri berlokasi di pusat kota yang tanahnya terbatas sehingga bentuk bangunannya relatif tinggi.

Alhasil kalau jalan di TP rasanya cepet pusing karena rutenya bikin bingung. Selain itu, pembagian TP 1 sampai TP 6 juga bikin bingung. Kenapa juga sih harus dibagi-bagi segala? Memangnya ada kastanya? Belum lagi kalau pengin berbelanja ke toko tertentu. Katanya ada TP 2, tapi di mana letaknya? Belok dikit aja udah TP 3. Kalau ke kanan malah TP 5, sementara kalau lurus terus malah nembus ke Sheraton. Mbulet wes!

Kalau udah nyasar di Tunjungan Plaza, mending ke Pakuwon Mall Surabaya aja yang pembagiannya cuma PTC dan Pakuwon Mall. Nggak peduli kaki capek karena luas, setidaknya kepala nggak ikutan puyeng.

#2 Pilihan makanan di Pakuwon Mall Surabaya lebih banyak daripada Tunjungan Plaza

Kalau menurut saya, dibandingkan sama TP, Pakuwon Mall punya lebih banyak tenant makanan. Mulai dari jajanan receh sampai all you can eat ada di sini. Selain itu, konsep food court di Pakuwon Mall juga nggak setengah-setengah kayak di TP.

Baca Juga:

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, Tunjungan Plaza memiliki gedung yang cenderung tinggi sehingga rata-rata restoran dan food court-nya nggak memiliki area yang luas. Bahkan food court untuk makanan murah di TP didesain secara berundak yang menurut saya justru merepotkan pembeli.

Sementara di Pakuwon Mall, pembagian food court-nya jelas dan tempatnya luas sehingga makan pun jadi nyaman. Di Pakuwon Mall Surabaya, food court yang murah terletak di PTC, sedangkan yang mewah letaknya di Pakuwon Mall. Konsep food court mewahnya juga menarik, yakni bertemakan garden party dengan panggung besar di tengah-tengah untuk keperluan live music. The best deh pokoknya!

#3 Lebih aman

Nah, inilah alasan ketiga kenapa Pakuwon Mall Surabaya lebih baik daripada Tunjungan Plaza. Meski sama mewahnya kayak TP, di Pakuwon Mall sejauh ini nggak ada berita-berita kurang sedap.

Orang Surabaya pasti sudah kenyang mendengar berita kebakaran di TP 1 dan TP 5 yang sempat menggegerkan warga. Tak hanya itu, bulan Oktober kemarin juga ada berita mengenai perempuan yang loncat dari lantai 3 TP 1. Ada pula berita soal driver taksi online yang dihajar petugas parkir valet hingga berdarah-darah di lobi TP 4.

#4 Tenant-nya lebih up-to-date

Sebelum Pakuwon Mall bagus seperti sekarang, saya merupakan pelanggan setia Tunjungan Plaza karena saya pikir mal ini adalah yang termewah dan terlengkap di Surabaya. Akan tetapi setelah pembangunan Pakuwon Mall Surabaya tuntas, saya malah beralih ke sana.

Pakuwon Mall lebih oke dan lebih modern. Saking modernnya, beberapa tenant beken yang viral di ibu kota memilih untuk buka cabang di Pakuwong Mall ketimbang TP. Saya sempat kaget waktu tahu tenant-tenant seperti Subway, Paris Baguette, Butterman, dan Foot Locker itu nggak buka di TP.

Bagi warga Surabaya atau pendatang yang ingin main ke Surabaya, saya sarankan untuk cobain jalan-jalan di Pakuwon Mall. Sebab, pusat perbelanjaan satu ini memang lengkap dan nyaman.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Online Thrifting Bukan Budaya Surabaya, Budaya Surabaya Adalah TP Pagi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2023 oleh

Tags: belanjaMalPakuwon Mall SurabayaSurabayaTunjungan Plaza
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Hal yang Perlu Diluruskan tentang GKB Gresik biar Nggak Salah Kaprah

Jangan Pernah Bahas 4 Hal Super Sensitif Ini di Depan Warga Gresik, Jika Kalian Tak Ingin Ribut!

17 Juli 2025
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Jalan Perak, Jalan Paling di Berbahaya di Surabaya Sekaligus Tempat Orang Surabaya Mengasah Skill Berkendara

Jalan Perak, Jalan Paling di Berbahaya di Surabaya Sekaligus Tempat Orang Surabaya Mengasah Skill Berkendara

28 Januari 2024
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Malang Memang Sekarang Panas, tapi Tetap Lebih Nyaman daripada Merantau di Surabaya 

8 Juli 2026
Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

25 Januari 2024
masjid di dekat alun-alun Jember

Malang This, Bondowoso That, Gimana kalau Jember Aja yang Jadi Ibu Kota Jatim?

29 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat Mojok.co

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

21 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.