Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Padalarang Kecamatan Paling Mewah di Bandung Barat, Bikin Iri Kecamatan Lain

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
9 Juli 2024
A A
Padalarang Kecamatan Paling Mewah di Bandung Barat, Bikin Iri Kecamatan Lain Mojok.co

Padalarang Kecamatan Paling Mewah di Bandung Barat, Bikin Iri Kecamatan Lain (disdukcapil.bandungbaratkab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Padalarang Bandung Barat cukup populer. Di kecamatan ini terdapat Gerbang Tol Padalarang, salah satu gerbang di Tol Purbaleunyi. Padalarang juga jadi salah satu daerah  yang dilewati Jalan Nasional III, jalan penghubung kota-kota di selatan Pulau Jawa. Itu mengapa, selain terkenal di kalangan warga Bandung Raya, kecamatan ini nggak asing bagi para pengendara. 

Status Kecamatan Padalarang di kabupaten Bandung barat sebenarnya kecamatan biasa saja, bukan pusat ibu kota kabupaten atau semacamnya. Namun, daerah ini menjadi yang paling mewah di antara kecamatan-kecamatan lain. Beberapa hal yang membuat kecamatan  ini lebih mewah daripada daerah-daerah lain: 

#1 Pabrik kertas pertama di Indonesia ada di Padalarang

Sebenarnya, kecamatan ini cukup terpandang sejak dahulu. Kalau tidak, bagaimana mungkin ada pabrik kertas pertama di Indonesia yaitu PT Kertas Padalarang. Pabrik kertas ini didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 22 Mei 1921 atau sudah berusia lebih dari 100 tahun. Pabrik Kertas Padalarang dulunya bernama NV. Papier Fabriek Padalarang yang merupakan cabang dari NV. Papierfabriek Nijmegen, Belanda. S

Saat ini, PT Kertas Padalarang memproduksi kertas sekuriti dengan fitur-fitur pengaman high level didalamnya. PT Kertas Padalarang berdiri memproduksi kertas sekuriti atas permintaan pemerintah saat itu sebagai bahan baku dalam membuat dokumen penting negara seperti kertas pita cukai, buku tanah, ijazah, kartu pos, wesel, KTP, Kartu Keluarga, Akta Lahir, SKCK, Giro Bilyet, CBS-I dan lainnya. 

#2 Ada kota mandiri yang besar

Di Kecamatan Padalarang ada sebuah kota mandiri besar bernama Kota Baru Parahyangan yang luasnya mencapai 1.250 hektar. Kawasan Kota Baru ini didirikan pada 2000 dan dikembangkan oleh PT Lyman Property (Lyman Group).

Fasilitas yang tersedia di Kota Baru Parahyangan ialah fasilitas pendidikan mulai dari playgroup hingga universitas, maupun bentuk non formal seperti Sundial Puspa Iptek, Bale Seni Barli, dan taman tematik yang tersebar di setiap tatar (cluster). Kota Baru Parahyangan memiliki pintu gerbang utama berkonsep Astronomi dalam bentuk konstelasi tata surya. Setiap tatar di Kota Baru Parahyangan terinspirasi dari akar budaya Sunda. Sistem keamanan di sini pun 24 jam dan dikelola oleh Town Management.

#3 Ada IKEA yang viral dengan IKEA date-nya

Bagi warga Bandung Raya yang ingin ikutan tren yang dulu populer “IKEA date” tinggal ke Kecamatan Padalarang saja, IKEA ini masih berada di Kota Baru Parahyangan. Bagi yang belum tahu, IKEA itu sebuah peritel perabot rumah tangga dan furniture alat kantor yang berasal dari Swedia.

Asal tahu saja, gerai atau toko IKEA Kota Baru Parahyangan diresmikan pada 28 Maret 2021. Luas bangunannya mencapai 35.000 persegi dan berdiri di atas tanah seluas 4,4 hektar. Sudah terbayangkan kan betapa luasnya? Nah, IKEA begitu ikonik karena di tempat yang seluas itu barang-barang yang dijual ditata dengan sangat aestetik. Nggak heran kalau muncul IKEA date di tempat ini. 

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

#4 Punya Stasiun Kereta Cepat Whoosh

Hal lain yang membuat Kecamatan Padalarang Bandung Barat mewah adalah kehadiran stasiun kereta api cepat Whoosh. Bagi siapa saja dari luar kota yang hendak berkunjung ke Bandung yang menaiki kereta api cepat Whoosh, pilihan transitnya ada dua pilihan yaitu di Padalarang dan Tegalluar. Namun, rata-rata penumpang kebanyakan turunnya di stasiun Padalarang. Hal itu karena setelah transit di stasiun Padalarang, bisa lanjut menaiki kereta api feeder yang tujuannya bisa di Stasiun Cimahi maupun Stasiun Bandung.

#5 Padalarang Bandung Barat punya potensi wisata melimpah

Selain bangunan dan infrastruktur, Kecamatan Padalarang juga kaya akan potensi wisata, salah satu yang paling terkenal adalah Situ Ciburuy. Itu lho tempat yang menjadi inspirasi lagu daerah di Jawa Barat yang sangat terkenal Bubuy Bulan. Ada juga wisata kawasan tebing gunung hawu, yang memiliki keunikan tersendiri yaitu lubang besar di tengah tebing menyerupai bentuk hawu alias tungku (tempat masak tradisional zaman dulu). Selain itu di Kecamatan Padalarang ada juga wahana air terbesar di Asia Tenggara, yakni Wahoo Waterworld.

Beberapa hal di atas yang membuat Padalarang dipandang kecamatan paling mewah di Bandung Barat. Tak ayal berbagai keunggulan itu menjadikan kecamatan-kecamatan lain iri. Bagaimana kalian jadi tertarik tinggal di daerah ini? 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jalan Cisitu Lama, Jalur Alternatif di Kota Bandung yang Malah Merepotkan Pengendara karena Banyak Masalah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2024 oleh

Tags: Bandungbandung baratkecamatanpadalarangPadalarang Bandung Barat
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

18 Juni 2023
Siomay dan Batagor di Jogja Nggak Ada yang Enak bagi Lidah Orang Bandung

Siomay dan Batagor di Jogja Nggak Ada yang Enak bagi Lidah Orang Bandung

27 Mei 2025
Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak "Anjing" pula

Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak “Anjing” pula

24 Februari 2024
Sisi Gelap di Balik Romantisnya Jalan Ir H Juanda Bandung

Sisi Gelap di Balik Romantisnya Jalan Ir H Juanda Bandung

6 September 2024
Bupati Karawang “Menghilang” ketika Rakyat Membutuhkan Dia (Unsplash)

Bupati Karawang Malah “Menghilang” ketika Warga Sangat Membutuhkan. Bukan Sikap yang Baik dari Seseorang yang Mau Menjadi Anggota DPR

6 November 2023
4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Tebet, Kecamatan yang Tak Pernah Tidur

4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Tebet, Kecamatan yang Tak Pernah Tidur

21 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.