Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Pacarnya Mantan yang Menyebalkan

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
25 Juni 2019
A A
pacar baru mantan

pacar baru mantan

Share on FacebookShare on Twitter

Yang namanya pacaran lalu putus cinta dari mantan memang adalah hal yang biasa terjadi. Saking seringnya terjadi, putus cinta ini sudah dianggap remeh. Oleh karena itu, kalau ada yang ketahuan nangis tujuh hari tujuh malam karena putus cinta, akan dianggap alay—oleh sebagian orang.

Padahal, pada kenyataannya menangis saat putus cinta itu juga hal yang wajar, sama wajarnya dengan putus cinta itu sendiri. Tidak ada yang salah dengan menangis. Namanya juga lagi merasa sakit, kan tidak mungkin putus cinta malah bikin syukuran. Selain aneh, syukuran juga butuh duit yang tidak sedikit.

Setelah putus cinta, ada orang yang butuh waktu lama untuk mau pacaran lagi. Meskipun sebenarnya sudah jatuh cinta pada orang yang baru. Kadang mereka lebih memilih memendam perasaan cintanya daripada harus pacaran. Trauma, takut kalau harus sakit hati lagi mending nikah aja yuk! Akan tetapi ada juga yang masa bodoh sama sakit hati yang sudah lewat. Optimis kalau kisah cinta berikutnya akan jauh lebih bahagia.

Selain itu, setelah putus cinta tentu saja akan muncul satu profesi-atau-spesies-atau-monster-atau apa pun itu namanya yang jelas makhluk tersebut disepakati secara umum dengan sebutan mantan. Kedua belah pihak yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan percintaan akan disebut mantan.

Setiap dari kita yang pernah pacaran lalu putus, pasti punya pengalaman yang unik dan menggemaskan tentang mantan. Entah itu pengalaman yang adem untuk dikenang atau pun pengalaman yang apes untuk dikenang.

Selain urusan sesama mantan, ada lagi masalah yang bisa timbul saat berakhirnya hubungan pacaran. Yaitu, pacarnya mantan yang tidak ada angin tidak ada hujan jadi benci dan tidak suka sama kita. Alasan bencinya juga tidak jelas karena apa. Pokoknya benci dan tidak suka aja—titik. Padahal kenal juga tidak.

Biasanya, orang-orang yang seperti ini adalah orang-orang yang tidak percaya diri. Tidak yakin bahwa dia punya sesuatu yang istimewa dibanding mantan dari pacarnya. Di otaknya cuma ada rasa ketakutan. Takut kalau pacarnya direbut kembali. Saking takutnya, kadang dia lebih fokus ngurusin mantan dari pacarnya dibanding ngurusin pacarnya atau dirinya sendiri. Akhirnya, hubungannya yang tadinya baik-baik saja malah jadi benar-benar hancur. Lalu lagi-lagi menyalahkan mantannya pacar, padahal dari awal yang heboh juga dia sendiri.

Bagi kita yang ada di posisi sebagai mantannya pacarnya dia—ngerti kan maksud saya?—kejadian semacam ini tentu mengherankan. Kalau masih dalam tahap sekadar benci dan tidak suka mungkin masih bisa dimaklumi tapi kalau sudah sampai pada tahap kita “diteror” dengan segala macam pesan yang berisi permintaan aneh-aneh, rasanya tentu jadi tidak nyaman.

Baca Juga:

Kopi Lelet Lasem Itu Bukan Kopi, tapi Wujud dari Rasa Sakit Ditinggal ketika Sudah Sayang-sayangnya

Panduan Singkat Menjadi Setia Selama KKN agar Terhindar dari Konflik yang Tak Perlu

Kita diminta untuk tidak menggangu dia dan pacarnya—padahal kita memang tidak pernah melakukan apa-apa, bahkan berkomunikasi pun tidak. Justru pacarnya dia yang masih suka kirim pesan dan menelepon—dan kita tidak ada waktu untuk menanggapi. Pacarnya dia juga yang masih suka mengenang masa lalu, masih suka ingat tanggal spesial. Jadi, kita diminta untuk tidak mengganggu dalam hal apa?

Ada lagi kita diminta menjauh—padahal memang sejak masih pacaran kita sudah LDR. Jadi mau jauh bagaimana lagi? Mau beda planet gitu? Ya, silakan minggat kalau begitu.

Kalau sudah nekat, orang-orang yang katakanlah cemburu buta initidak jarang bisa berbuat “jahat”—melakukan hal yang sangat merugikan kita, menebar fitnah misalnya. Pernah tuh ada pacarnya mantan saya yang bikin fitnah macem-macem ke keluarganya mantan saya. Hasilnya?—hubungan saya dengan keluarganya mantan yang tadinya baik-baik saja, jadi rusak karena salah paham. Mereka ikut menuduh saya yang tidak-tidak—menganggap saya belum bisa move on. Padahal yah tentu saja tidak begitu. Akan tetapi, mau menjelaskan yang sebenarnya juga malas rasanya. Biar waktu sajalah yang membuktikan. Toh kata orang bijak, kebenaran itu akan menemukan jalannya sendiri—kita cuma harus bersabar.

Jadi, buat kalian-kalian yang benci sama mantannya pacar tanpa alasan yang jelas, mungkin sudah saatnya untuk berpikir ulang kembali. Manfaatnya membenci itu apa sih? Memangnya dengan membenci mantannya pacar, hubunganmu dengan pacarmu bisa terjamin keharmonisannya? Tentu tidak, bukan? Dengan kamu melakukan hal tersebut—membenci tanpa alasan—justru kamu akan terlihat tidak dewasa dalam bersikap. Norak, alay—pokoknya nggak banget lah.

Seandainya ternyata kamu menemukan fakta bahwa pacarmu masih suka mengenang masa lalunya dibanding menikmati masa sekarangnya bersama kamu—sepertinya sudah saatnya kamu mempertanyakan masa depan hubungan kalian. Susah menjalani hubungan kalau salah satunya terus berjalan mundur. Kalau hubunganmu ternyata berakhir karena pacarmu yang masih belum bisa move on, bukan salah mantannya pacar kamu dong! Apalagi salah teman-temannya Cinta, jelas bukan lah.

Ayolah jangan jadi pacarnya mantan yang menyebalkan. Kalau tidak bisa berteman baik dengan mantannya pacar, setidaknya jangan membenci dengan membabi buta. Jadi babi saja nggak bagaimana mau jadi babi buta? Seperti lirik lagunya Fourtwnty yang judulnya Zona Nyaman, “ kita ini insan, bukan seekor babi.”—SAPI WOY SAPI!!! Oh, sapi toh?—ya maap.

Juga untuk kamu, orang yang dibenci oleh pacarnya mantanmu—siapkan stock sabar yang banyak yah. Memang tidak akan mudah sih—sebagai manusia yang saat terusik, ego kita tentu ingin melawan. Akan tetapi, percayalah kadang ada masalah yang justru akan selesai jika kita memilih mengalah—memilih diam. Diam dan mengalah tidak selalu berarti kita ada di pihak yang salah atau kalah. Ada kalanya, diam dan mengalah justru menununjukkan posisi kita sebagai manusia seutuhnya. Manusia yang sibuk mencintai sampai tidak punya waktu untuk—mereka yang—membenci.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2022 oleh

Tags: asmarahubunganMantanpacar baru
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

anak sulung

Anak Sulung yang Berkuasa di Rumah

20 Juli 2019
mak comblang

Berkurangnya Fungsi dan Peran Mak Comblang Pada Masa Kini

13 Juni 2019
menye-menye

Alih-Alih Jadi Pejuang Cinta, Nggombal Pakai Kalimat yang Menye-Menye Itu Menjijikkan, Mas!

27 Agustus 2019
patriarkis

Memilih Hidup Sendiri Ketimbang Tunduk pada Budaya Patriarkis

19 Juli 2019
masa lalu

Avengers: Endgame – Mengulang Masa Lalu Manis Bersama Mantan Tidak Semudah Itu, Sayang!

10 Mei 2019
Perjanjian Giyanti, Penyebab Orang Jogja Susah Menikahi Orang Solo

Perjanjian Giyanti, Penyebab Orang Jogja Susah Menikahi Orang Solo

10 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.