Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Oleh-Oleh Palembang yang Sebaiknya Jangan Dibeli

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
17 Desember 2024
A A
Oleh-Oleh Palembang yang Sebaiknya Jangan Dibeli Mojok.co

Oleh-Oleh Palembang yang Sebaiknya Jangan Dibeli (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Tempoyak, sambal durian yang jadi lauk nasi

Mirip seperti bekasam, tempoyak juga merupakan produk fermentasi asal Palembang. Perbedaannya hanya bahan dasarnya saja. Nah, tempoyak terbuat dari daging durian, cabe-cabe, dan bawang. Bahan-bahan itu digiling sampai hancur kemudian dimasukan ke dalam toples kedap udara. Diamkan beberapa hari. Kalau cara ibu saya, toples tersebut didiamkan begitu saja di ruang makan. 

Seperti bekasam, banyak orang Palembang masih belum terbiasa dengan bau tempoyak. Itu mengapa, kalian perlu berpikir berulang kali sebelum kalian menjadikan tempoyak sebagai buah tangan. Kalua kata teman saya yang asli Palembang, bau asam campur durian yang difermentasi sama sekali tidak ramah di hidung dan malah menghilangkan nafsu makan. Hanya golongan tua dan orang-orang bercita rasa unik saja yang mau menyantap tempoyak. 

#3 Oleh-oleh Palembang miniatur Jembatan Ampera cukup repot membawanya

Selain makanan, oleh-oleh khas Palembang juga bisa berbentuk barang atau pernak-pernik, salah satunya, miniatur Jembatan Ampera. Seperti yang kita tahu, Ampera adalah jembatan yang terletak di jantung Kota Palembang. Jembatan ini begitu ikonik karena menjadi penghubung daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. 

Sebenarnya, sah-sah saja membawa pernak-pernik Jembatan Ampera sebagai oleh-oleh, kaus atau gantungan kunci misalnya. Namun, menurut saya, jangan menjadikan miniatur Jembatan Ampera oleh-oleh. Kalian akan sangat kerepotan membawanya. 

Begini ya, sekecil-kecilnya miniatur Jembatan Ampera, tetap saja ia memakan banyak ruang. Oleh-oleh tersebut juga rentang rusak atau patah karena ukurannya. Sebaiknya, kalau mau beli oleh-oleh barang khas Palembang jangan miniatur Jembatan Ampera. Masih banyak kok oleh-oleh khas Palembang berbentuk barang yang mudah dibawa, seperti gantungan kunci bertuliskan Palembang, kaos bergambar Jembatan Ampera, dan sejenisnya.

Di atas oleh-oleh Palembang yang sebaiknya dipikir ulang sebelum membelinya. Tulisan ini tidak bermaksud melarang kalian untuk memboyong oleh-oleh tersebut ya. Sah-sah saja kok membelinya, tapi perlu pikir-pikir lagi saja supaya oleh-oleh tidak jadi mubazir. 

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kuliner Palembang Memang Sedap, tapi Nggak Semua Lidah Orang Cocok

Baca Juga:

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2024 oleh

Tags: Oleh-Oleholeh-oleh palembangpalembangtempat wisata Palembangwisata palembang
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

5 Kuliner Palembang yang Saya Harap Tidak akan Punah Mojok.co

5 Kuliner Palembang yang Saya Harap Tidak akan Punah

11 Desember 2024
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya

10 Desember 2024
4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang Mojok.co

4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang

16 November 2023

Bukan Telur Asin, tapi Inilah Oleh-Oleh dari Tegal

5 April 2020
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
4 Keresahan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang tukang parkir

4 Keresahan yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang

27 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.