Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Nggak Usah Jijik Melototin Warna Feses dan Urin. Penting lho Ini!

Vivi Wasriani oleh Vivi Wasriani
22 Februari 2021
A A
Nggak Usah Jijik Melototin Warna Feses dan Urin. Penting lho Ini!

Nggak Usah Jijik Melototin Warna Feses dan Urin. Penting lho Ini!

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang (termasuk saya dulu) yang nggak pernah memperhatikan apa warna feses dan urin mereka saat sedang BAB ataupun BAK. Khusus untuk BAB, saya punya pengalaman tersendiri dengan dunia perjambanan ini. Saya adalah orang yang mudah jijik. Sudah tertebak, saya juga bukan orang yang bisa memperhatikan kloset di saat kotoran saya terjun bebas ke dalamnya.

Jelas dong saya juga jadi nggak tahu bagaimana kondisi kotoran saya, selain hanya menebak lewat perasaan yang tertinggal di ujung anus. Hingga akhirnya beberapa bulan lalu, saya mau nggak mau harus mulai memperhatikan bagaimana kondisi kotoran saya akibat usus saya yang ternyata bermasalah. Intinya, feses saya waktu itu berdarah. Ujungnya, saya harus atur ulang semua pola hidup sekaligus memperhatikan kondisi feses dan urin.

Untuk apa? Ya jelas untuk deteksi. Kalau kebetulan masalah di usus saya kambuh, bisa segera dideteksi lewat kotoran tersebut supaya bisa ditangani dengan segera pula. Bisakah Anda membayangkan bagaimana rasanya menjadi saya yang tumbuh menjadi seseorang yang mudah jijik, bahkan berbagi gelas dengan orang lain saja saya nggak sudi, malah dipaksa untuk memperhatikan kotoran? Ya walaupun itu kotoran saya sendiri juga, sih.

Jelas awalnya sungguh disgusting. Tapi, lama-kelamaan saya terbiasa juga. Sialan juga rasanya menyadari bahwa saya mulai terbiasa memperhatikan kotoran diri, wqwqwq. Di sisi lain, memperhatikan warna dan tekstur feses plus urin memang banyak manfaatnya, salah satunya ya deteksi keadaan dalam tubuh. Oh iya, dulu ibu saya juga pernah terkena batu ginjal.

Indikasi awalnya ya dari urin juga. Waktu itu, setiap blio pipis, selalu ada butiran pasir halus seperti pasir pantai yang mengalir bersamaan dengan urin. Untungnya ibu saya memperhatikan hal tersebut dan bikin penanganannya jadi lebih cepat. Akibat nggak sampai kebablasan, alhamdulillah ibu saya sembuh total sekarang. Dua pengalaman empiris tadi membuktikan sepenting apa memperhatikan kondisi kotoran dari tubuh, termasuk warna feses dan urin.

Di puskesmas, saya juga pernah melihat poster yang menjelaskan perbedaan bentuk dan tekstur feses yang bisa menjelaskan keadaan tubuh. Berikut saya berikan penjelasan secara umum.

Tipe #1 Tekstur seperti kacang alias berbiji 

Kalau feses kita begini, jelas kita terkena konstipasi. Bukan jajaran elit global apalagi illuminati, tapi sembelit. Perbanyak minum air putih dan makan sayuran hijau. Kalau perlu, gunakan perbandingan 2:3 antara sayur dengan nasi dan olahraga cukup.

Tipe #2 Tekstur kasar namun masih nempel

Silakan para jamaah Mojokiyah untuk membayangkan sendiri bagaimana bentuknya, hahaha. Intinya, mirip seperti tipe 1, hanya saja tidak berbiji alias masih menempel satu sama lain. Dari pengalaman pribadi saya, tipe 2 ini jelas memerlukan tenaga ekstra untuk mengeluarkannya. Kalau dibiarkan, bisa jadi bertambah parah dan masuk ke tipe 1.

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Tipe #3 Seperti sosis tapi teksturnya retak

Ini adalah bentuk yang normal dan bisa terbilang sehat.

Tipe #4 Persis sosis

Menurut poster yang saya baca di puskesmas, tipe 4 adalah tipe yang normal dan sehat. Kalau sudah begini, tinggal di-maintenance saja kesehatannya.

Dari segi tekstur, sebenarnya jenis feses itu ada tujuh. Cek sendiri di lah, ya. Jangan mager. Sedangkan dari segi warna, feses dibedakan jadi beberapa jenis lagi, yaitu sebagai berikut:

Cokelat adalah warna feses yang normal.

Kehijauan (seperti lumut tua), normal apabila disertai dengan tekstur yang normal pula. Dari pengalaman pribadi saya, feses bisa jadi kehijauan akibat banyak makan sayur. Kalau habis makan pecel yang isinya daun semua, auto jadi begini deh warnanya, wqwqwq.

Merah ini memang bikin paranoid, sih. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, warna feses merah ini terjadi pada saya. Tapi, sebenarnya nggak perlu panik. Cukup langsung konsultasi ke dokter saja. Sependek pengetahuan dan pengalaman saya, biasanya feses merah terjadi akibat ada pendarahan atau peradangan dalam usus bagian bawah. Nah, untuk mengetahui lebih jelas usus bagian mana yang lagi cedera, ya caranya hanya konsultasi ke dokter saja.

Hitam, biasanya terjadi akibat pendarahan di usus bagian atas. Ujungnya ya jaga pola hidup bersih dan sehat. Konsultasi ke dokter agar lebih pasti, supaya nggak jadi self diagnose.

Sama halnya seperti tekstur dan bentuk, warna feses sebenarnya ada berbagai jenis. Tapi, mohon maafkan saya yang sudah nggak kuat menahan jijik menjelaskan semua ini. Jamaah Mojokiyah yang terhormat, jangan ikutan jijik ya, ini bisa dipelajari kok. Intinya, jangan acuh sama keadaan kotoran diri. Dan jangan pula self diagnose apabila terjadi hal yang tidak umum pada kotoran Anda. Duh, warna feses aja diperhatiin, apalagi pacar~

BACA JUGA BAB di Terminal itu Bayar Lho! dan tulisan Vivi Wasriani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2021 oleh

Tags: Kesehatanpenjaskeswarna feses
Vivi Wasriani

Vivi Wasriani

Hobi bernapas dan suka makan.

ArtikelTerkait

dokter

Dokter, Pasien Butuh Senyum Bukan Cuma Resep Obat

24 Juni 2019
Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar Mojok.co

Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar

26 Januari 2024
Kegiatan Tidak Berguna: Nyuruh Orang Berhenti Merokok atau Mempertanyakan Alasan Merokok terminal mojok.co

Memutuskan Mengisap Rokok karena Camilan dan Fastfood Lebih Buruk

27 September 2020
pertolongan pertama luka bakar

Pertolongan Pertama Ketika Luka Bakar dengan ‘Biasanya Begini Kok’

12 Mei 2019
Pengalaman Mengajarkan Saya Mengatasi Sea Sickness alias Mabuk Laut terminal mojok.co

Pengalaman Mengajarkan Saya Mengatasi Sea Sickness alias Mabuk Laut

17 Januari 2021
Memahami Penyebab Jerawat biar Muka Tetap Glowing Kayak Levi Ackerman terminal mojok.co

Memahami Penyebab Jerawat biar Muka Tetap Glowing Kayak Levi Ackerman

26 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.