Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ngenesnya Punya Kebiasaan Lupa yang Memalukan

Melina Ayu Agustin oleh Melina Ayu Agustin
23 Oktober 2019
A A
kebiasaan lupa

kebiasaan lupa

Share on FacebookShare on Twitter

Semua orang pasti memiliki sifat pelupa dalam hidupnya. Kebiasaan ini terkadang tidak bisa kita kendalikan. Meskipun sering dikaitkan dengan penuaan, namun hal tersebut tidak selamanya benar. Nyatanya, kebiasaan ini juga dialami oleh usia muda. Bahkan anak-anak dan remaja pun juga sering mengalami lupa.

Lupa merupakan hal yang wajar dan lumrah terjadi oleh setiap orang. Seperti lupa tanggal jadian, lupa naruh barang, lupa rute jalan dan lain-lain. Namun jika kita keseringan lupa ya namanya kebangetan. Bahkan jika kebiasaan ini terjadi pada kondisi tertentu, bisa jadi memalukan. Dan kita juga bisa kesel sendiri jadinya.

Saya adalah salah satu orang yang memiliki kebiasan lupa. Sudah beberapa kali saya sering mengalami kejadian memalukan karena kelupaan. Kalo kejadiannya di rumah sih, pasti nggak bakal malu. Tapi kejadiannya di publik dan dilihat oleh orang banyak. Duh nggak bisa bayangin. Ada cerita memalukan karena kebiasaan lupa yang saya ingat sampai sekarang.

Waktu itu sekitar jam 11 saya pergi ke mall di daerah Ketintang Surabaya. Saya pergi bersama sepupu saya dari Bogor. Karena mobil saya dipake ayah saya ke rumah temannya, akhirnya saya dan ponakan saya pergi mengggunakan sepeda. Alasan lain biar nggak macet dan cepat sampai di mall.

Ketika sampai di mall, saya langsung membayar parkir seharga 3 ribu. Cukup murah daripada harus parkir di luar yang harganya 5 ribu rupiah. Setelah kami sudah memakirkan sepeda motor, kami langsung masuk ke pintu masuk. Seperti pada umumnya kami belanja barang-barang yang sekiranya dibutuhkan. Seperti make up, baju dan aksesoris rambut.

Setelah belanja, kami pun akhirnya memutuskan untuk makan. Ya makanan yang dijual di mall tersebut masih standart. Jadi untuk dua orang cukup dengan harga 50-60 ribu. Saat itu saya hanya memesan steak dan jus melon. Sementara sepupu saya memesan ramen dan es teh manis. Jadi nggak sampai 100 ribu untuk makan dua orang.

Setelah kami puas belanja dan makan-makan, kami putuskan untuk pulang. Awalnya biasa saja, kami menuju area parkiran sepeda motor. tapi setelah mengelilingi parkiran selama dua kali, motor saya pun tidak ketemu. Saat itu saya berfikir karena banyak motor yang saat itu parkir di area tersebut.

Saya langsung berhenti sejenak dan mengingat-ingat tadi saya parkir di mana. Sepupu saya hanya ingat bahwa kami parkir tidak jauh dari pintu masuk mall. Akhirnya kami mencari di sekitar tempat yang tak jauh dari pintu masuk mall. Satu demi satu motor saya lihat, alhasil belum ketemu juga.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Saya dan sepupu saya sampai lima kali mengelilingi parkiran tapi hasilnya nihil. Hingga petugas keamanan yang berjaga menghampiri kami. Mungkin dia udah ngelihatin kami dan menaruh curiga dengan kelakuan kami. Ya pastilah, siapa yang nggak curiga kalo liat orang mondar-mandir nggak jelas.

Petugas tersebut langsung menanyakan apakah kami ada masalah. Saya pun langsung bilang bahwa motor saya tidak ada di parkiran alias hilang. Saya juga menjelaskan bahwa saya sudah menaruh motor di area yang tidak jauh di pintu masuk mall. Petugas tersebut langsung meminta saya untuk mengeluarkan karcis sepeda motor. Saya pun langsung membuka tas saya dan mengeluarkan selembar karcis parkir yang saya terima tadi.

Petugas tersebut langsung memeriksa karcis parkir yang saya miliki. Dan betapa kaget dan malunya saya ketika petugas tersebut menjelaskan hal yang tidak saya fikirkan.

“Maaf mbak, ini parkirannya masih di bawah lagi. Jadi mbaknya harus turun satu lantai lagi,” kata petugas tersebut sembari mengembalikan karcis parkir.

Jujur, saat itu saya berasa malu hingga pipi saya menjadi merah. Saya lupa bahwa parkiran di mall tersebut ada di dua lantai. Dan saya tadi diarahkan untuk parkir di lantai yang paling bawah sendiri. Betapa malunya saya waktu itu hingga dilihatin orang-orang. Padahal saya sebenarnya juga sering ke mall tersebut. Sepupu saya pun juga terdiam karena dia juga baru ke Surabaya.

Kami pun akhirnya mengucapkan terima kasih dan langsung menuju ke parkiran lantai bawah. Dan apa yang dikatakan petugas tersebut benar. Sepeda motor kami memang terparkir di area tersebut. Duh, malunya punya kebiasaan lupa di tempat umum. Apa kalian punya kebiasaan lupa yang memalukan? Aku harap jangan sampai. (*)

BACA JUGA Anak Ketinggalan di GoCar: Kok Bisa Sih? atau tulisan Melina Ayu Agustin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2019 oleh

Tags: kebiasaan lupaketinggalanmemalukanngenes
Melina Ayu Agustin

Melina Ayu Agustin

Perempuan nomaden yang rute perjalanannya disponsori oleh mood, tuntutan kerja, dan sisa saldo e-wallet. Memilih jalur tulisan karena seringkali lidahnya keluh saat harus menerjemahkan isi kepala lewat obrolan biasa.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Nostalgia Rute KRL Paling Berkesan di Jabodetabek (Unsplash)

Rute KRL Paling Berkesan di Jabodetabek: Rute Stasiun Duri-Stasiun Sudirman yang Mengingatkan Saya Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya
  • Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis
  • Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota
  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.