Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ngapain sih, Peduli Amat Soal Cara Makan Burger yang Bener!

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
2 Maret 2020
A A
Emotional Eating yang Menjadikan Makan sebagai Pelarian Stres Itu Tidak Baik terminal mojok.co

Emotional Eating yang Menjadikan Makan sebagai Pelarian Stres Itu Tidak Baik terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari silam, di linimasa Twitter saya beredar sebuah video yang memperlihatkan bagaimana cara memakan burger yang baik dan benar. Video tersebut berasal dari akun Food Insider dan sudah di-retweet 900-an kali, juga di-likes oleh sekitar 1000 pengguna Twitter, termasuk oleh beberapa teman saya. Menurut beberapa ahli, cara terbaik menyantap burger adalah dengan cara dibalik. Jadi, bun yang di atas, ketika dimakan, posisinya berada di bawah.

Pendapat tersebut juga di-iya-kan oleh Simon Dukes, salah satu pemilik blog Burger Lad. Mengutip dari Majalah Hai, Dukes berpendapat bahwa burger harus dimakan terbalik, karena bun bagian atas lebih tebal. Sehingga bisa menopang saus dan isian burger dengan baik.

Kemudian, pada video yang beredar, tim Food Insider mencoba membuktikan pernyataan dari Simon Dukes. Mereka memesan dua porsi burger dan mencoba memakannya dengan dua cara. Cara pertama, seperti yang kebanyakan orang lakukan pada umumnya. Kedua, dengan cara dibalik—bun yang besar berada di posisi bawah.

Hasilnya, kurang lebih sama seperti yang dikatakan oleh Simon Dukes. Ketika menyantap burger dengan cara dibalik lalu digigit, saus dan isian burger tidak melebar atau pun berceceran ke mana-mana. Nggak berantakan. Lain dengan ketika menyantap burger seperti biasanya yang pada video tersebut, benar-benar berantakan.

Tapi, apakah betul satu-satunya cara menyantap burger yang baik dan benar hanya seperti itu? Masalahnya, sebelumnya juga pernah ada yang mengklaim dan memperlihatkan tutorial makan burger yang baik. Dengan posisi bun yang bulat tetap di atas, tapi ketika menggenggam burger, posisi sepasang jari manis dan kelingking kita sama-sama menjepit bagian atas dan bawah burger, sehingga genggaman bisa lebih solid dan isian tidak berceceran.

Nah, jadi yang baik dan benar itu yang mana dan gimana?

Buat saya, terserah deh yang baik dan benar itu yang mana dan seperti apa. Toh, yang paling penting itu sesuai selera. Lagipula, makan burger yang seperti itu kan hanya bisa dilakukan jika besar burger masih bisa masuk ke mulut. Pasalnya, saat ini kan banyak banget restoran yang menyediakan burger dengan ukuran di luar kewajaran. Bukan hanya besar, tapi juga bertingkat! Apa nggak begah?

Kalau sudah berhadapan dengan burger yang tinggi dan bertingkat gitu, apa iya harus memaksakan diri makan dengan cara dibalik atau digenggam yang erat menggunakan jari manis dan kelingking seperti pada video tutorialnya? Nggak mungkin, dong. Nggak muat dimulut, Ojaaan.

Baca Juga:

Jangan Terkecoh! Saya Jelaskan Kenapa Makan di Restoran All You Can Eat Itu Nggak Logis, Cuma Bikin Dompet Nangis

5 Alasan Cewek Lebih Suka Jajan Dibandingkan Cowok

Pernah saya mencoba makan burger dengan ukuran normal seperti yang sudah dicontohkan oleh mereka, persis seperti yang diperlihatkan pada video tutorial. Hasilnya, saya malah kerepotan sendiri. Agak ribet dan kurang nyaman. Ujung-ujungnya malah bleberan juga. Entah memang saya kurang pandai makan burger dengan cara seperti itu atau hanya perlu dikaji ulang aja? Bahwa sesungguhnya, nggak semua orang bisa disamaratakan bagaimana cara satu sama lain dalam menikmati burger.

Pada akhirnya, sih, saya akan makan burger dengan cara sendiri. Nggak peduli apa omongan orang. Meski nggak bisa dimungkiri, sering kali isian burger keluar dari himpitan rotinya dan malah agak berantakan. Tapi, nggak apa-apa, toh kalau pun meja makan sampai kotor, akan saya bersihkan dengan tisu. Jika sudah kesulitan, saya sih punya cara lain, makan burger per-bagian. Roti dan isian lainnya dulu, setelahnya daging beserta roti bagian bawahnya.

Kalau burger dengan porsi besar, sudah pasti akan saya makan per-bagian. Perlu diketahui, ada juga restoran burger yang menyediakan pisau dan garpu sebagai alat bantu untuk makan. Jadi, lebih memudahkan dalam menyantapnya.

Pada akhirnya, tentang bagaimana cara menyantap burger, tentunya akan kembali pada kenyamanan masing-masing. Lagipula, sesering apa sih orang Indonesia makan burger? Paling hanya sesekali atau sewaktu kepengin aja. Wajib diingat, orang Indonesia itu belum terbilang makan dan nggak akan kenyang sebelum makan nasi.

Oleh karena itu, nggak perlu dipikirin banget lah soal gimana cara makan burger. Sebab, makan burger itu bukan budaya kita, budaya kita itu makan dengan porsi nasi yang lebih banyak dibanding lauknya. Kalau masih kurang, ya tinggal nambah.

BACA JUGA Tidak Cuma Cara Makan Soto, Cara Makan Sushi Juga Perlu Diperdebatkan! atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2020 oleh

Tags: burgermakan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Daftar Kesalahan yang Lazim Dilakukan Saat Menyuapi Anak Terminal Mojok

Daftar Kesalahan yang Lazim Dilakukan Saat Menyuapi Anak

3 Maret 2021
Apa pun Seleranya, Dosa Saat Makan Bakso Jelas Ra Mashok! terminal mojok

Apa pun Seleranya, Dosa Saat Makan Bakso Jelas Ra Mashok!

30 November 2021
10 Istilah Makan dalam Bahasa Jawa dari Ngemrus hingga Nguntal Terminal Mojok

10 Istilah Makan dalam Bahasa Jawa dari Ngemrus hingga Nguntal

17 Juni 2022
Makan Kepiting Sama Sekali Nggak Menyenangkan apalagi Mengenyangkan

Makan Kepiting Sama Sekali Nggak Menyenangkan apalagi Mengenyangkan

18 Juli 2024
3 Hal yang Bikin Makan Bakso di Rumah Terasa Jauh Lebih Nikmat terminal mojok

3 Hal yang Bikin Makan Bakso di Rumah Terasa Jauh Lebih Nikmat

10 Desember 2021
Nggak Habis Pikir Sama Orang yang Tidak Menghabiskan Makanan Hajatan terminal mojok.co

Program TV Makan-makan yang Nggak Bikin Saya Jadi Lapar

9 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.