Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

Muhli oleh Muhli
18 April 2023
A A
Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep (Vebra via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi warga dan pendidikan di Desa Montorna

Sebagaimana gambaran desa terpencil umumnya di negeri ini, warga Desa Montorna Sumenep secara ekonomi sangat memprihatinkan. Sekitar 99% warganya berprofesi sebagai petani. Hanya 1% yang berprofesi sebagai pedagang, guru/dosen, dan pegawai swasta.

Lantaran hampir 100% warganya berprofesi sebagai petani, pendapatan per kapita warga desa ini sangat rendah. Rata-rata di bawah Rp1 juta per bulan. Penghasilan yang bisa diharap besar hanya dari hasil panen tembakau yang terjadi setahun sekali. Itu pun bila musim mujur. Apabila musim tak menentu, panen tembakau ikut puso, dan petani makin merana.

Secara sosial-agama, umumnya warga Madura akrab dengan nilai-nilai kekerabatan, misalnya gotong royong dan tradisi budaya asli Madura seperti macapat, tingkepan, dll. masih kental di sini. Sementara itu dari sisi pemahaman keagamaan, generasi muda di Desa Montorna Sumenep dapat dipastikan pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren. Tak heran girah keagamaan mereka lumayan mendalam.

Bahkan generasi muda di desa ini banyak yang menuntut ilmu di universitas negeri. Ada pula yang mendapatkan beasiswa S2 sampai ke Turki. Sayangnya, kebanyakan warga yang sukses itu tidak kembali ke desa ini. Makanya desa ini tetap kekurangan SDM yang mumpuni.

Sarana dan prasarana di Desa Montorna

Berbicara tentang sarana dan prasara di desa Montorna, sungguh menyayat hati. Lebih-lebih kalau terkait dengan akses jalan. Sungguh sangat memperihatinkan.

Supaya sesuai dengan faktanya, saya gambarkan kondisinya. Jalan poros Desa Montorna Sumenep—maksudnya jalan yang paling awal dibangun sekitar tahun 1980-an—ada dua ruas.

Ruas jalan pertama dimulai dari perbatasan Desa Lebbang Barat di utara, berakhir di bawah Gunung Payudan di selatan berbatasan dengan Desa Daleman sepanjang 7 kilometer. Sebagian jalan ini satu kali diaspal pada tahun 1998, namun saat ini sudah hancur lebur. Ruas jalan kedua dari sisi timur perbatasan Desa Prancak ke arah barat bersambung dengan ruas jalan pertama sejauh 3 kilometer. Ruas jalan kedua ini diaspal pada tahun 1996 dan diperbarui pada tahun 2008. Saat ini kondisinya sudah hancur lebur.

Selanjutnya ada ruas jalan tambahan di setiap kampung. Ada sekitar 10 ruas jalan dengan total panjang jalan kurang lebih 25 kilometer dan semuanya dalam keadaan hancur. Jalur tambahan yang paling tua adalah ruas jalan Dusun Tanggulun ke perbatasan Prancak lewat tanjakan Lanleket. Jalan yang ini malah belum pernah diaspal sejak tahun 1984. Jangan ditanya gimana sulitnya berkendara di sini.

Baca Juga:

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

Lontong Kupang Makanan Jawa Timur Paling Red, tapi Anehnya Banyak yang Suka

Selain karena tanah di Desa Montorna yang tidak stabil sehingga jalan beraspal cepat hancur, tentu yang perlu diperhatikan adalah pemeliharaannya. Siapa pun kepala desanya, belum pernah ada yang punya program pemeliharaan jalan secara tepat dan berkelanjutan. Entah Dana Desa (DD) yang berasal dari pusat hingga kini dibangun untuk apa dan untuk siapa, masih sulit dilihat.

Jembatan di ruas jalan Desa Montorna cukup baik dan tak cepat rusak. Namun, itu tak sebanding dengan ruas jalan yang hancur lebur. Dana Desa yang besar seyogianya diprogram secara matang dan berkelanjutan, termasuk untuk pemeliharaan infrastruktur desa. Matang artinya menggunakan sistem prioritas sesuai kebutuhan warga, sementara berkelanjutan artinya semua ruas jalan harus dapat teraspal dan dipelihara sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Dana Desa harus diprioritaskan untuk membangun sarana dan prasarana di Montorna

Berapa pun besaran DD, jika tidak ada program yang matang dan berkelanjutan, bisa-bisa ia akan terserap pada hal-hal yang kurang sesuai harapan warga. Kebutuhan warga di Desa Montorna Sumenep ini sebaiknya difokuskan pada kelayakan sarana jalan beraspal. Sebab, jalanan ini merupakan pendukung perekonomian dan pendidikan warga desa.

Dana Desa jelas berasal dari pajak rakyat, Jika bukan untuk rakyat yang diwujudkan dalam pembangunan, misalnya, bagaimana nasib Dana Desa itu? Bukan berarti gambaran nestapa Desa Montoran Sumenep terjadi karena ada penyelewengan Dana Desa. Bisa jadi karena kesalahan struktural yang artinya kesalahan itu terjadi secara berjamaah dari pusat hingga pelosok desa. Dan inilah benang kusut yang sulit diurai siapa pun yang pernah memimpin desa ini.

Melalui Dana Desa, semua desa harusnya berlomba-lomba membangun sarana dan prasarana bagi warganya. Sehingga warga yang tinggal di desa, terutama Desa Montorna, tak perlu menggerutu tentang kondisinya tersebut.

Penulis: Muhli
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Senjakala Ojek Online di Sumenep: Dulu Berjaya, Kini Terlunta-lunta.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 April 2023 oleh

Tags: Desa Montornajawa timurmadurasumenep
Muhli

Muhli

Penulis yang tinggal di pelosok negeri paling dalam pulau Madura. Tepatnya di dusun Tanggulun, desa Montorna, Pasongsongan, Sumenep. Profesi utama adalah guru di SMA 3 Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Dan masih menulis dan menerbitkan buku secara rutin setiap tahun.

ArtikelTerkait

Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

26 Januari 2024
Alasan Orang Surabaya seperti Saya Ogah Liburan ke Malang

Alasan Orang Surabaya seperti Saya Ogah Liburan ke Malang

25 Oktober 2024
Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Potret Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing Mojok.co

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Bukti Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing

18 Desember 2023
7 Hal Biasa tapi Pemkab Bangkalan Madura Nggak Bisa Kasih buat Warga, Bukti kalau Kabupaten Ini Nggak Punya Apa-apa

7 Hal Biasa tapi Pemkab Bangkalan Madura Nggak Bisa Kasih buat Warga, Bukti kalau Kabupaten Ini Nggak Punya Apa-apa

9 Juni 2025
Sudah Saatnya Jember Menobatkan Sego Sambel Pak Edi Sebagai Makanan Khas yang Baru (Unsplash.com)

Sudah Saatnya Jember Menobatkan Sego Sambel Pak Edi Sebagai Makanan Khas yang Baru

12 Agustus 2022
4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

Krisis Rumput Pakan Sapi di Madura Itu Bukan Hal Sepele, Masak Nyari Rumput Aja Harus Melintasi Suramadu?

19 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.