Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Nelangsanya Milenial: Dijadikan Target Jualan dan Dibebani Ekspektasi Super Tinggi

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
20 Juni 2021
A A
millennials beban ekspektasi tinggi beli rumah mojok

millennials beban ekspektasi tinggi beli rumah mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya betul-betul berulang kali membaca twit dari Ligwina Hananto tentang milenial dan “Ya kali nggak punya rumah di umur 40-an”. Menelaah twit-nya dan mencoba memahami apa maksud dan tujuannya.

Narasi yang bikin heboh sampai jadi trending itu, men-trigger banyak orang untuk mengeluarkan opini sekaligus unek-unek yang selama ini dipendam. Disadari atau tidak, narasi tersebut sudah seperti wacana kusut yang seakan sengaja diulang terus menerus. Sekaligus menjadi pengingat bahwa, realitasnya, milenial cukup sulit untuk membeli rumah di masa sekarang.

Rasanya tidak berlebihan jika sebagian milenial merasa dongkol sekaligus mangkel saat mengetahui twit tersebut. Lha, gimana. Disadari atau tidak, kaum milenial selalu dihubungkan dengan banyak hal. Diberi ekspektasi tinggi, sering kali dijadikan bagian dari komoditi, tapi ketika melakukan kesalahan langsung dicaci dan minim apresiasi. Sungguh berat, Bung.

Sebetulnya, nggak ada yang salah dari twit yang di-posting oleh blio. Apalagi, itu merupakan bagian dari iklan kelas finansial. Hanya saja, kalimat “ya kali nggak punya rumah di umur 40-an” agak nganu gimana gitu. Ya, mau bagaimana pun, semua orang punya timeline-nya masing-masing, kan? Ada yang bisa membeli rumah di usia sebelum 40. Ada juga yang masih berjuang agar finansialnya bisa stabil di usia segitu. Ya kali kemampuan finansial semua orang mau disamaratakan.

Menjadi milenial di zaman sekarang itu sulit. Bertubi-tubi menjadi bagian dari komoditi dengan embel-embel yang serupa meski nggak sama. Dari milenial punya rumah, apartemen, sampai kendaraan pribadi. Apa pun itu.

Perlahan, hal semacam itu menjadi ilusi bahwa kepemilikan akan sesuatu dan segala proses transaksi yang dilakukan oleh milenial itu adalah sebuah pencapaian tertinggi. Padahal, nggak semua orang memulai dari garis yang sama. Proses yang dilalui pun berbeda satu sama lain. Sehingga, kalimat “ya kali nggak punya rumah di umur 40-an” bukannya memotivasi, malah bikin keki. FYI aja, sih.

Okelah, kami—para milenial—diimbau untuk memilih sekaligus mengorbankan gaya hidup sekarang demi masa depan. Namun, di waktu yang bersamaan, apakah ada jaminan untuk itu?

Jawabannya mungkin akan retoris: tergantung masing-masing individu dan apakah sudah benar dalam menjalani prosesnya. Oleh sebab itu, perlu diingat juga bahwa, tiap orang mengalami persoalan yang berbeda. Termasuk, dalam hal mengatur keuangan sampai akhirnya bisa—atau mungkin belum bisa—membeli rumah sebelum umur 40-an.

Baca Juga:

Orang Tua Kita Bisa Beli Rumah karena Negara Belum Bobrok (Banget), Bukan karena Tidak Foya-Foya!

Setelah Wisuda, Saya Memilih “Mengubur” Label Alumni UGM demi Mengejar Ketenangan Batin

Selain gaya hidup juga faktor internal seperti keinginan yang kuat atau motivasi, jangan lupa juga bahwa saat ini milenial dihadapkan dengan beragam tantangan dalam mengatur finansial dari sisi faktor eksternal. Seperti gencarnya promosi dalam hal fashion, makanan-minuman, serta segala cashback demi memenuhi kebutuhan. Belum lagi dari sisi karir yang sulit ditebak arah, tujuan, dan penghasilan yang didapat.

Tentu saja, sangat mudah menyampaikan, “Makanya, kalau karir di satu perusahaan stuck apalagi gaji nggak naik-naik, resign aja. Cari lagi yang jauh lebih baik,” kepada seseorang yang sedang galau dan ragu dalam mengambil keputusan: apakah menetap di kantor saat ini tapi karir dan pendapatan biasa-biasa saja. Atau memberanikan diri untuk melangkah ke tempat yang dianggap lebih baik. Namun, selain sulit, harus diingat juga tiap orang punya pertimbangan masing-masing. Hal ini menjadi semakin sulit dipisahkan dari para milenial dan hubungannya dalam memiliki rumah sebelum umur 40-an.

Di sisi yang berseberangan, nggak sedikit milenial yang bisa punya rumah sejak dini dengan beragam pengorbanannya. Kisahnya ada yang memberi motivasi sekaligus bikin iri. Ada juga yang merasa biasa saja dan nggak terprovokasi dengan segala embel-embel, “Saatnya milenial punya ini dan itu.”

Rasanya memang sulit dimungkiri, susah betul jadi milenial sekarang. Mulai dari cerita mendapatkan uang 100 juta pada usia 25 tahun, polemik soal tuntutan mendapatkan skor TOEFL yang harusnya bisa lebih tinggi dari generasi sebelumnya, sampai dengan punya rumah sebelum umur 40-an. Semuanya ada di ranah milenial. Lagi-lagi milenial. Segala sesuatu—apa pun itu—ada saja yang dikaitkan dengan milenial.

Konon, milenial adalah generasi yang serba bisa dan tahu segalanya. Tapi, giliran kami punya opini sendiri, kok, malah dibilang, “Ah, anak kecil tahu apa?” sama generasi sebelumnya?

BACA JUGA Wahai Pelamar Kerja, Kesan Pertama Itu Penting! dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: beban hidupbeli rumahekspektasi tinggiGaya Hidup Terminalmillennials
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Memahami Alasan Mengapa Mancing Menjadi Primadona Masyarakat Rural terminal mojok

Memahami Alasan Mengapa Mancing Jadi Primadona Masyarakat Rural

27 Mei 2021
Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

17 Desember 2023
Voice Over Challenge_ Seru-seruan yang Bisa Datangkan Cuan terminal mojok

Voice Over Challenge: Seru-seruan yang Bisa Datangkan Cuan

14 Juni 2021
Sasaeng Fans_ Kisah Para Penggemar yang Melewati Batas terminal mojok

Sasaeng Fans: Kisah para Penggemar yang Melewati Batas

10 Juni 2021
Perintah untuk Tambah Anak, Basa-basi yang Seharusnya Tak Perlu Dilontarkan terminal mojok

Perintah untuk Tambah Anak, Basa-basi yang Seharusnya Tak Perlu Dilontarkan

7 Agustus 2021
Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing_ Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan_ terminal mojok

Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing: Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan?

25 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.