Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
11 Maret 2026
A A
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang Indonesia dan nasi sulit dipisahkan. Tidak heran kalau berbagai menu olahan nasi bermunculan. Sebut saja nasi goreng dan nasi kuning yang populer itu. Tapi, kali ini saya mau mengenalkan olahan nasi lain yang nggak kalah enak: nasi megono Wonosobo. 

Nasi megono sebenarnya bukan kuliner asli Wonosobo. Makanan satu ini banyak ditemukan di wilayah Jawa Tengah lain, terutama Pekalongan. Namun, menurut lidah saya, nasi megono versi Wonosobo lebih “nendang” di mulut daripada versi Pekalongan. 

Dilihat dari bentuknya, nasi megono Wonosobo sebenarnya kurang menggoda. Tampilannya ramai banget. Kelewat meriah malah. Megono tidak berwarna putih seperti umumnya nasi, tapi agak “kotor” karena sudah bercampur dengan bumbu megono. Itu masih ditambah dengan sayuran seperti urap, nangka muda, dan sayur kol ijo yang sudah dibumbui. Saking meriah dan berantakan tampilan makanan ini, beberapa orang Wonosobo menyebutnya sebagai sego reged (nasi kotor) saking berantakannya. 

Nasi Megono Wonosobo punya perpaduan rasa dan tekstur yang pas

Beberapa orang mungkin nggak berselera ketika pertama kali melihat nasi megono Wonosobo. Tapi, jangan salah, rasa makanan satu ini malah bisa bikin ketagihan. 

Rasa nasi megono begitu kaya karena memang banyak yang perpaduan bahan dalam seporsi nasi megono. Perlu kalian tahu, nasi megono terbuat dari bahan utama berupa nasi yang dicampur dengan bumbu megono yang terdiri dari daun melinjo yang telah direbus dan dihaluskan. Itu mengapa, nasi ini memiliki rasa sedikit pahit dan asam yang khas. 

Uniknya rasa pahit dan asam itu tidak begitu kuat dan cocok dipadukan dengan sayur dan lauknya. Lauknya terdengar sederhana seperti tempe kemul, bakwan, tahu goreng, maupun suwiran ayam. Tapi, tekstur dan rasanya sangat pas disantap bersama nasi megono.

Salah satu tulisann di terminal Mojok pernah membahasnya secara lengkap dan apik dengan judul Selain Pekalongan, Wonosobo Juga Punya Nasi Megono yang Tak Kalah Nylekamin. Sepenuhnya setuju dengan tulisan itu.

Murah dan kenyang

Nasi megono Wonosobo jelas mengenyangkan karena nasi atau karbohidrat mendominasi dalam seporsi sajiannya. Dan, kabar yang lebih membahagiakan dari itu, harga seporsi megono sangat ramah di kantong. Bahkan, kalian masih bisa menemukan penjual yang menjualnya dengan harga Rp3.000 saja. Murahkan? 

Baca Juga:

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

Harga segitu memang baru nasinya saja. Tapi, kalau ditambah sayur dan lauk-pauk lain, harganya juga tidak sampai puluhan ribu. Paling Rp10.000, kalap dikit belasan ribulah. Nasi megono yang murah meriah ini begitu mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan Wonosobo. Biasanya, mereka menjajakannya di pagi hari untuk sarapan. 

Tampilan makanan satu ini mungkin kurang menggoda. Tapi, kalau hanya melihatnya dari tampilan, kalian akan ketinggalan pengalaman kuliner yang berkesan. Kapan lagi kalian bisa mencicipi berbagai rasa dalam sepiring nasi kan? Terlebih harganya murah meriah lagi. Jadi kalau mampir ke Wonosobo jangan lupa untuk cicipi kuliner ini ya. 

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2026 oleh

Tags: makanan wonosoboMegonoNasinasi megononasi megono wonosobopekalonganwonosobo
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Panduan Membedakan Kota dan Kabupaten Pekalongan biar Nggak Salah Lagi! Terminal Mojok

Panduan Membedakan Kota dan Kabupaten Pekalongan biar Nggak Salah Lagi!

22 Desember 2020
Tips Makan Mie Ongklok Wonosobo agar Nggak Terasa Aneh di Lidah

Tips Makan Mie Ongklok Wonosobo agar Nggak Terasa Aneh di Lidah

22 Desember 2025
Anggapan Alun-Alun Wonosobo Sepi Bukti Pendatang Gagal Paham dengan Kehidupan Warga Setempat Mojok.co

Alun-Alun Wonosobo Dianggap Sepi, Bukti Pendatang Gagal Paham dengan Kehidupan Warga Setempat

25 Maret 2024
Ironi Batik Pekalongan: Produk Asli yang Dibenci Masyarakat Pekalongan Sendiri

Ironi Batik Pekalongan: Produk Asli yang Dibenci Masyarakat Pekalongan Sendiri

12 Desember 2019
Carica, Buah Khas Dieng yang Awalnya Terpinggirkan namun Kini Bermanfaat bagi Banyak Orang (Joydeep via Wikimedia Commons)

Carica, Buah Khas Dieng yang Awalnya Terpinggirkan namun Kini Bermanfaat bagi Banyak Orang

10 September 2023
Tips Plesiran ke Dieng Wonosobo agar Terhindar dari Pungli dan Tidak Pulang Bergelar Almarhum

Tips Plesiran ke Dieng Wonosobo agar Terhindar dari Pungli dan Tidak Pulang Bergelar Almarhum

17 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung Mojok.co

Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung

10 Maret 2026
Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

Turunan Panjang Exit Tol Bawen, Tempat Paling Berbahaya bagi Kendaraan yang Remnya Bermasalah

6 Maret 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

10 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua Mojok.co

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

8 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga
  • Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara
  • Habiskan Waktu 78 Jam di Bus untuk Mudik Berujung Kapok dan Frustrasi: Harus Tahan Bau Badan, BAB, hingga “Ditakuti” Teman Sebangku
  • Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya
  • Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga
  • Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.