Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nasi Goreng Geprek, Combo Kenikmatan Terbaru dari Olive Fried Chicken

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
22 November 2023
A A
Nasi Goreng Geprek, Combo Kenikmatan Terbaru dari Olive Fried Chicken

Nasi Goreng Geprek, Combo Kenikmatan Terbaru dari Olive Fried Chicken (Dokumentasi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Nasi goreng Olive bisa jadi menu baru untuk kalian yang sudah mulai bingung mau makan apa lagi di Olive Fried Chicken

Olive Fried Chicken sudah (telanjur) mendapat cap sebagai oleh-oleh khas Jogja. Harganya yang ramah di kantong telah menjadikan Olive sebagai makanan istimewa sekaligus penolong bagi ribuan mahasiswa. Maka tak mengherankan jika para alumni Jogja kerap memasukkan Olive ke dalam list kuliner wajib untuk sekedar bernostalgia.

Begitupun saat saya berkesempatan mengunjungi Jogja lagi. Saya menyempatkan diri untuk menyinggahi salah satu cabang Olive di Palagan bersama teman. Kebetulan ada menu baru  yaitu paket nasi goreng. Wah ayam goreng Olive Fried Chicken saja sudah nikmat, gimana kalau dipadukan sama nasi goreng? Bakal jadi duet maut nggak tuh?

Tanpa pikir panjang saya langsung memesan dua paket nasi goreng geprek. Satu menggunakan sambal geprek, sedangkan yang satunya lagi menggunakan sambal bawang.

Bukan digoreng dadakan

Pesanan segera tersaji dengan cepat. Ternyata nasi goreng Olive tidak dimasak langsung ketika ada pesanan, melainkan sudah distok dalam jumlah banyak lalu dimasukkan ke dalam penghangat. Ya sesuai dengan branding Olive yang merupakan jenis makanan cepat saji. Jadi jangan pernah berekspektasi ketinggian kalau nasi goreng yang kalian pesan di sini akan mengeluarkan bau smokey khas nasi goreng abang-abang kaki lima.

Menurut saya, karakteristik nasi goreng Olive cenderung mirip dengan nasi goreng rumahan saja. Nasinya masih pulen, tetapi tidak sampai kempal. Bumbunya sendiri tipikal yang ringan. Tidak terlalu asin, sama sekali tidak pedas, dan cita rasa dari bawang-bawangannya terkesan malu-malu. Kalau nasi gorengnya dimakan sendiri memang terasa biasa saja, mungkin cenderung banyak kurangnya. Jatuhnya malah mirip nasi goreng di kantin sekolah.

Namun alasan ini menjadi sangat masuk akal ketika saya memadukan nasi goreng dan ayam gepreknya dalam satu suapan. Nasi goreng dengan cita rasa yang tidak terlalu mendominasi memang diperlukan untuk mengimbangi si ayam geprek. Sebab ayam geprek Olive sudah cukup asin dan berbumbu. Ditambah lagi sambalnya yang pedas dan sedap karena menggunakan bawang putih. Justru kalau rasa nasi gorengnya dibuat terlalu medhok akan membuat kenikmatan ayam gepreknya kalah saing.

Baca Juga:

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Yang saya apresiasi, nasi goreng Olive dibuat tidak terlalu berminyak sehingga tidak menyakiti tenggorokan saya. Meskipun tetap saja akan membuat tenggorokan kering karena menyantap makanan serba digoreng. Nasi goreng ini juga dilengkapi dengan telur orak-arik yang cukup melimpah, membuat sajian ini semakin terasa mewah.

Nasi goreng Olive emang nggak pedas, tapi tetap harus hati-hati sama sambalnya

Walaupun nasi gorengnya tidak pedas sama sekali, tetap saja harus hati-hati dengan sambalnya. Saya hanya mampu mencicipi sedikit karena nggak terlalu kuat makan pedas. Seperti biasa, kenikmatan sambal Olive tak perlu diragukan lagi. Sambalnya selalu segar dan pedas, seolah tidak terpengaruh fluktuasi harga cabai di pasaran. Benar-benar nggak pernah mengecewakan deh.

Kebetulan saya memesan dua jenis sambal, sehingga bisa membandingkan perbedaannya. Sambal geprek menggunakan campuran cabai merah dan cabai hijau. Secara penampilan terlihat lebih menarik. Cita rasa khas bawang putihnya masih terasa, nggak terlalu kuat dan terkesan pas. Sedangkan sambal bawangnya hanya menggunakan cabai merah saja. Cita rasa bawang putihnya tentu lebih nendang dibandingkan sambal geprek, namanya saja sambal bawang. Menurut saya, sambal bawang ini akan cocok untuk orang-orang yang selera lidahnya serba medhok. Bagi saya, tingkat kepedasan sambal bawang masih lebih unggul dibandingkan sambal geprek.

Buat yang nggak kuat pedas tapi penasaran mau mencoba menu baru ini, saya sarankan untuk request sambalnya sedikit saja biar nggak banyak yang terbuang percuma. Adapun untuk kalian yang sama sekali nggak bisa makan pedas, masih ada opsi menu Panasgor 2. Pilihan menu ini juga ramah untuk anak-anak. Isinya nasi goreng, ayam paha bawah, dan es teh, Harganya cuma Rp12.500 saja. Sepertinya masih bisa memilih bagian ayam goreng yang lain seperti dada dan paha atas dengan tambahan biaya.

Harga paket nasi goreng

Satu paket nasi goreng geprek yang saya pesan harganya Rp19.000. Isinya sudah termasuk nasi goreng, dada geprek super besar, dan es teh. Sedangkan untuk paket nasi goreng geprek sambal bawangnya dikenakan tambahan biaya sedikit, menjadi Rp 20.000. Harganya masih tergolong terjangkau apalagi jika menggunakan standar harga ibu kota dan luar Jawa. Mengingat potongan ayam yang didapat sangat besar, sambalnya nggak pelit, porsi nasinya banyak, dan masih ada tambahan telurnya.

Secara keseluruhan menu baru Olive ini sangat worth to buy. Cocok buat kalian yang suka bimbang mau makan nasi goreng atau ayam goreng. Nggak usah galau lagi deh, buruan cus ke Olive buat nyobain nasi goreng gepreknya.

Sumber gambar: Dokumentasi penulis

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Olive Fried Chicken Boleh Didapuk sebagai Makanan Khas Jogja, tapi Tolong Jangan Dijadikan Oleh-oleh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2023 oleh

Tags: Jogjamenu olivenasi gorengnasi goreng oliveOlive Fried Chicken
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Underpass Kentungan Jogja, Pengurai Kemacetan yang Kini Terbukti Tidak Ada Gunanya

Underpass Kentungan Memang Bermasalah, tapi kalau Dibilang Nggak Berguna, Itu Kelewatan

19 Maret 2024
Sewa Tanah Gratis Buruh Jawa: Sejarah Pabrik Gula di Jogja

Sewa Tanah Gratis Buruh Jawa: Sejarah Pabrik Gula di Jogja

15 Juli 2022
Minum Kopi Itu Biasa Saja, Nggak Usah Dibikin Ribet dan Diromantisasi kopi artisan kopi senja barista kasta minum kopi terminal mojok.co

Sisi Gelap Kedai Kopi Jogja: Ganti Barista Tiap 3 Bulan demi Cuan

7 Oktober 2021
Malioboro Jogja, Jalan Kerajaan yang Kini Jadi Jalan Milik Siapa Saja Mojok.co overtourism

Ironi Overtourism Jogja: Banyaknya Wisatawan ke Jogja Justru Jadi Hal yang Buruk untuk Pariwisata Jogja

3 Maret 2024
6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli Mojok.co

6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli

25 Agustus 2025
Kiat Menghindari Macet di Jogja selain dengan Rebahan Terminal Mojok

Evolusi Kemacetan Jogja: Macetnya di Luar Nalar

12 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita Mojok.co

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

18 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.