Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
12 Juni 2025
A A
Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan Mojok.co

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan (disporapar.magelangkota.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

“Nasi kok digodok,” begitulah komentar saya ketika pertama kali diajak seorang kawan mencicipi kuliner khas Magelang nasi godog atau sego godok. Sebagai orang Surabaya, saya tidak bisa membayangkan tampilan dan rasa makanan yang satu ini. Maklum saja, di Kota Pahlawan, kuliner satu ini kurang populer, tidak seperti mi godok atau bakmi godog yang lebih familiar dari sisi nama dan rasa. 

Di Magelang, nasi godog merupakan makanan kaki lima yang bisa dengan mudah ditemukan di sekitar Alun-alun Magelang. Biasanya nasi godog dijual di malam hari. Sebenarnya panganan satu ini juga bisa ditemukan di daerah-daerah yang bertetangga dengan Magelang seperti  Jogja, Temanggung, hingga Salatiga. Namun, jumlahnya memang tidak sebanyak di Magelang. Tidak heran kalau kuliner satu ini menyebar ke daerah tetangga, selain palet lidah yang mungkin mirip, makanan ini tergolong ramah di kantong. 

Kenalan dengan nasi godog Magelang

Penamaan makanan ini berasal dari bahan baku utama dan proses pembuatannya. Sesuai dengan namanya, sego godok terbuat dari sego alias nasi sebagai bahan baku utama. Sementara proses memasaknya dengan cara digodok atau direbus. Jadi, nasi pera yang sudah matang, direbus di wajan kemudian ditambahkan dengan kuah kaldu ayam, suwiran daging ayam, dan sayuran seperti sawi putih, tomat, dan wortel. Semua proses itu dilakukan di atas tungku tanah liat dan arang membara. Konon katanya, tungku dan arang ini membuat rasa sego godok lebih “nendang”. 

Keunikan proses inilah yang membuat kuliner Magelang satu ini banyak diburu warga lokal maupun wisatawan. 

Awalnya gagal paham, lama-lama doyan

Terima kasih kepada salah satu teman asli Magelang yang sudah mengenalkan lidah Surabaya sata pada makanan satu ini. Awalnya saya gagal paham akan keberadaan nasi godog Magelang, tapi lama kelamaan saya memahami kenapa orang-orang begitu suka makanan ini. 

Nasi godog punya cita rasa gurih yang berasal dari rasa kaldu ayamnya. Rasa seperti ini sangat cocok disajikan ketika panas dan di tengah hawa Magelang yang cenderung dingin di malam hari. Teksurnya yang nyemek, begitu orang Surabaya menyebut teksur yang tidak begitu padat dan sedikit lembek, begitu lembut di mulut. Semua itu begitu cocok dipadukan dengan berbagai toping sosis ayam atau seafood, taburan bawang goreng, dan kerupuk yang kriuk. 

Kalau kata orang Surabaya, nasi godog memiliki tekstur yang “nyemek”, padat nggak namun sedikit lembek, jadi rasanya lembut di mulut. Soal rasa memang otentik, manis dan asin dari kuah kaldu ayamnya cukup terasa.

Di Surabaya memang banyak kuliner unik, tapi belum ada yang seperti nasi godog. Uniknya, lidah Surabaya saya ternyata bisa menikmatinya. “Rasanya enak yo ternyata,” begitulah komentar pertama saya setelah mencicipi sego godok. Walau dalam hati ini masih belum seutuhnya terima ada nasi yang bisa digodok. 

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Sepulang dari Magelang, saya jadi punya ide untuk membuka warung nasi godog di Surabaya, kelihatannya bakal ramai. Para pembaca sekalian yang berasal dari Surabaya, gimana? Setuju tidak kalau saya buka cabang nasi godog di Surabaya?

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Oleh-Oleh Magelang yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Pantas Jadi Buah Tangan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Juni 2025 oleh

Tags: Kuliner Magelangmagelangnasi godoksego godokSurabaya
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

2 Maret 2024
Saya Hanya Bilang Manukan sebagai Daerah Ternyaman di Surabaya, Bukan Sempurna

Saya Hanya Bilang Manukan sebagai Daerah Ternyaman di Surabaya, Bukan Sempurna

17 April 2023
Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

2 Maret 2024
4 Privilese yang Kamu Rasakan Ketika Tinggal di Surabaya Timur

4 Privilese yang Kamu Rasakan Ketika Tinggal di Surabaya Timur

16 September 2024
Trio Plaza, Tempat Belanja Favorit Warga Kota Magelang Mojok.co

Trio Plaza, Tempat Belanja Favorit Warga Kota Magelang

14 Agustus 2024
Surabaya Memang Kekurangan Tempat Wisata, tapi Tidak Pernah Kekurangan Warkop

Surabaya Memang Kekurangan Tempat Wisata, tapi Tidak Pernah Kekurangan Warkop

5 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.