Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Najwa Shihab Satu-satunya Tokoh Perempuan yang Pantas Menjadi Presiden, yang Lain Minggir Dulu!

Tiara Uci oleh Tiara Uci
27 Oktober 2022
A A
Najwa Shihab Satu-satunya Tokoh Perempuan yang Pantas Menjadi Presiden, yang Lain Minggir Dulu!

Najwa Shihab Satu-satunya Tokoh Perempuan yang Pantas Menjadi Presiden, yang Lain Minggir Dulu! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Najwa Shihab, bagi saya, adalah satu-satunya tokoh yang pantas jadi presiden 2024 nanti.

Sepanjang hidup, saya belum pernah ikutan nyoblos ketika ada pemilihan kepala daerah, apalagi pemilihan presiden. Belum ada satupun politikus—baik di tingkat daerah maupun nasional—yang berhasil membuat saya datang ke TPS dan memilih mereka. Bahkan, ketika saya jatuh cinta dengan seseorang yang berprofesi sebagai Komisioner KPU di Kabupaten, perasaan cinta saya kepada Masnya tak berhasil mendorong hati saya untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah. Urusan cinta nggak perlu ragu, urusan politik mikir dulu, Mas!

Mungkin, banyak di antara Anda yang menganggap saya apatis, ya silahkan saja. Akan tetapi, kalau boleh jujur sih, saya nggak nyoblos bukan karena nggak mencintai negeri ini, melainkan karena keseringan dikecewain politikus. Sudah nggak kehitung lagi berapa banyak janji yang diucapkan politikus (calon presiden) ketika kampanye, ternyata tidak terbukti saat sudah terpilih menjadi presiden.

Sialnya, mereka yang maju menjadi kandidat presiden ya orang itu-itu aja. Bahkan nih ya, ada yang sudah pernah gagal tiga kali, tapi berencana mencalonkan diri menjadi presiden lagi. Entah semangatnya luar biasa, atau ngebet bener jadi RI 1.

Namun, jika Pemilu 2024 nanti ada nama Najwa Shihab dalam daftar calon Presiden Indonesia. Besar kemungkinan, 99,9 persen saya tidak akan golput lagi.  Kalau perlu, saya akan menawarkan diri menjadi tim sukses Najwa Shihab for RI 1.

Sebagai perempuan, saya merindukan sosok pemimpin yang mampu mewakili suara perempuan, yang mengerti masalah utama perempuan Indonesia dan mampu memberi solusi permasalahan tersebut dari sudut pandang perempuan. Selama ini, masalah-masalah perempuan kerap diselesaikan dengan sudut pandang laki-laki (baca: patriarki).

Menurut saya, Najwa Shihab adalah sosok perempuan yang paling layak masuk kandidat, bahkan jadi presiden 2024 nanti. Saya beri empat alasannya.

#1 Pro rakyat

Indonesia tidak pernah kekurangan orang pintar, negara ini justru kekurangan orang jujur yang berpihak kepada rakyat. Najwa Shihab, meskipun belum pernah masuk dalam parlemen, tapi kerja-kerja jurnalistik dan kerja sosialnya telah membuktikan dengan terang benderang kalau blio berpihak kepada rakyat.

Baca Juga:

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Penggemar Arsenal ini secara konsisten menyuarakan kebenaran dan tak pernah gentar meskipun usahanya dalam mengungkap kebenaran kerap diancam oleh tiran.  Banyak kasus besar di negara ini terbongkar di publik berkat program Mata Najwa yang selama ini dipandu olehnya. Najwa Shihab adalah penyambung lidah rakyat, dan sejauh ini, blio tidak memiliki track record berseberangan dengan kepentingan rakyat.

Kandidat Presiden lain, sorry to say, mayoritas sudah memiliki jejak mengecewakan rakyat. Ada kandidat yang punya riwayat menjadi pelopor disahkannya UU Cilaka (omnibus law), ada kandidat yang hobinya marah-marah dan pernah bersikap rasis, ada pula kandidat yang kedapatan zalim dengan warga Wadas. Bahkan, ada tuh kandidat yang gagal  mengatasi banjir di ibu kota, tapi mau mencoba mengurus masalah orang seluruh Indonesia. Mbok ya introspeksi diri dulu sebelum maju.

#2 Cerdas dan tegas

Di Indonesia, perempuan kerap dipandang sebagai makhluk yang baperan dan kurang logis sehingga tidak cocok menjadi pemimpin. Anggapan seperti itu jelas keliru dan langsung dipatahkan oleh sosok Najwa Shihab. Anda yang pernah melihat acara Mata Najwa tentu paham betul bagaimana kecerdasan dan ketegasan Mbak Nana.

Perempuan kelahiran Makassar ini kerap membuat para politikus di negara ini ciut nyali. Gaya bicara Mba Nana yang tegas, sat-set dengan pertanyaan-pertanyaan kritis membuat para politikus bermasalah di negeri ini memilih untuk menghindarinya. Mending nggak datang di acara Mata Najwa dari pada ketahuan bodohnya.

Maka dari itu, kemarin ada orang (bodoh) yang bandingin Najwa sama Deddy Corbuzier gara-gara itu. Mon maap ini mah.

Meskipun perempuan, Najwa Shihab juga punya mental kuat dan nggak mudah terprovokasi. Lihat saja cara blio menghadapi Nyai Nikita Mirzani yang menghinanya. Alih-alih menanggapi hujatan yang berpotensi menimbulkan konflik personal, Mbak Nana memilih diam dan fokus pada isu yang lebih penting. Karakter seperti ini jelas cocok untuk menjadi presiden karena paham betul skala prioritas.

Tapi siapa juga yang mau ngadepin orang kek Nikita. Ditanggapi gawe isin, dibiarin kok ya kakehan CCT.

Negara ini memang butuh sosok yang tegas dan satset seperti Mbak Najwa. Dah nggak lagi-lagi dipimpin yang kebanyakan retorika. Wis, ra madang.

#3 Populer

Kompas pernah memuat survey tentang preferensi politik publik. Hasilnya, faktor ketokohan menjadi alasan utama seseorang ketika memilih partai politik. Sederhananya, popularitas tokoh sangat penting. Mungkin inilah sebabnya, banyak partai politik merekrut artis untuk menjadi anggotanya.

 Nah, bicara popularitas, Najwa Shihab tentu sudah tidak diragukan lagi. Ayolah, masak saya harus kasih tahu alasannya? We’re talking about Najwa, come on.

Meskipun kandidat presiden lain—sama-sama perempuan—juga ada, yang populer, tetapi kepopulerannya lewat jalur yang “keliru”. Ha matiin mic pas rapat dan berbahagia saat rakyat berang atas keadaan. Ya tolong sih kalau itu.

#4 Literasi banget

Najwa Shihab pernah menjadi duta baca dan memiliki sumbangsih dalam peningkatan literasi di Indonesia. Kebiasaan membaca Mbak Nana juga menginspirasi perempuan lain di negeri ini untuk suka membaca dan berpikir kritis.

Mbak Nana juga suka dengan sastra dan puisi. Blio kerap membagikan karya sastra yang blio baca pada akun Instagram-nya. Ini keliatan sepele memang, tapi dampaknya ruarrr biasa.

Seperti kata John F Kennedy, jika politik kotor, puisi akan membersihkannya. Jika politik bengkok, sastra akan meluruskannya. Besar kemungkinan, sosok yang menyukai sastra akan mampu memimpin dengan lebih bijaksana.

Sebenarnya masih banyak alasan-alasan lain yang membuat Najwa Shibab pantas menjadi presiden 2024 nanti. Tapi kalau ditulis semuanya, khawatir kandidat yang lain minder.

Intinya, mari berseru, Najwa Shihab for RI 1!

Penulis: Tiara Uci
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Tokoh Perempuan yang Bisa Mengubah Peta Politik 2024

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2022 oleh

Tags: arsenalNajwa Shihabpilpres 2024politik-mjkpresiden 2024tokoh perempuan
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Baca Ini Sebelum Kamu Golput

Baca Ini Sebelum Kamu Golput, Sebelum Kamu Menyesali Keputusan Ini

23 Oktober 2023
Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey MOJOK.CO

Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey

12 Agustus 2020
Memilih Politisi Ganteng: Masih Relevankah bagi Pemilih Muda?

Memilih Politisi Ganteng: Masih Relevankah bagi Pemilih Muda?

2 Desember 2022
Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai mojok.co

Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai

25 Agustus 2020
Arsenal Membutuhkan Siksaan Jantung demi Kesempurnaan (Unsplash)

Arsenal Menang dengan Cara Terburuk dari FC Porto di Liga Champions karena Mereka Memang Membutuhkan Siksaan Jantung Ini

13 Maret 2024
arsene wenger arsenal MOJOK

Arsenal, Gabriel Magalhaes, dan Ujian Kesabaran ketika Kesalahan Terjadi

22 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.