Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

‘Mr Queen’: Drama Dinasti Joseon yang Relatable dengan Kondisi Saat Ini

M. Isnaini WIjaya oleh M. Isnaini WIjaya
21 Februari 2021
A A
'Mr Queen' Drama Dinasti Joseon yang Relatable dengan Kondisi Saat Ini Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Jagat per-drakor-an kembali geger gedhen membuat K-Drama lovers gonjang-ganjing. Pasalnya, drama besutan TvN yang berlatar Dinasti Joseon, Mr Queen, yang berhasil mencetak rating tertinggi pada penayangan tahun ini telah menyelesaikan episodenya minggu lalu (bukan karena second lead syndrome ya, Guys). Saking terbawa perasaan, para pencinta drama Korea nggak bisa move on dari cerita dan chemistry para pemain yang disuguhkan oleh drama tersebut.

Mr Queen menceritakan perkembangan Dinasti Joseon menjelang keruntuhan pada era kepemimpinan Raja Cheoljong yang diperankan oleh aktor Kim Jung-hyun. Sering disebutkan bahwa Raja Cheoljong adalah raja boneka, alias raja yang hanya duduk di singgasana. Sedangkan pemegang penuh kekuasaan dan kepemimpinan adalah antek-anteknya. Wes persis, kan? Persis kayak di Tanah Air, eh? Dalam cerita dramanya, Raja Cheoljong hendak menikah dengan Ratu Cheorin. Sayangnya sebelum pernikahan digelar, sebuah kecelakaan menimpa Ratu Cheorin. Pun sehari setelahnya, Ratu Cheorin kembali dengan tubuh yang sama, namun dengan jiwa yang berbeda.

Meski drama ini bertemakan saeguk atau kerajaan, cerita yang dibangun relatable dengan keadaan zaman sekarang, terlebih di Tanah Air. Berikut ke-relate-an Dinasti Joseon dalam drama Mr Queen dengan kondisi saat ini.

#1 Perbanyak membaca, sebab membaca bisa mengubah sejarah

Menilik zaman sekarang, membaca adalah suatu hal yang langka, oleh karena itu sudah sepatutunya membaca kita lestarikan. Ingat ya, lestarikan membaca, bukan korupsi! Seperti yang terjadi dalam drama Mr Queen, tokoh Ratu Cheorin (yang telah dimasuki jiwa Jang Bong-hwan) dapat mengubah keadaan Dinasti Joseon karena blio membaca buku sejarah saat mengenyam pendidikan di masa depan.

Sementara itu, jika seseorang malas membaca maka yang terjadi dia bakal jadi pribadi yang grusa-grusu, gampang panas, gampang percaya, dan menyebarkan berita hoaks. Yah, seperti para dayang selir Jo Hwa-jin. Mungkin kalau zaman Joseon sudah kenal UU ITE, bakal ludes orang-orang seperti itu, ya~

#2 Nggak perlu bermuka dua

Jika kalian sudah menonton drama Mr Queen, tentu kalian tahu selir Jo Hwa-jin yang tampak baik banget di depan, sedangkan kasus yang diolah sejak episode 1-20 ya gara-gara blio yang secara sengaja mendorong Ratu Cheorin.

Secara tak langsung, adegan ini menyindir para manusia bermuka dua zaman sekarang. Yang sering bikin janji dan nggak pernah ditepati, yang kalau pas pemilihan baik hati, tapi pas terpilih lupa diri. Ya kayak mereka-mereka itu. Ehehehe~

#3 Baik di era kerajaan maupun sekarang, tidak ada pemerintahan yang sempurna

Dalam drama Mr Queen, ada banyak sekali pejabat korupsi dan memupuk kekayaan untuk diri sendiri. Hal ini masih bisa dipahami wong sistemnya monarki ya gitu. Suka-suka pemerintahan, rakyat belakangan. Hmmm, jadi berasa kayak de javu nggak, sih? Pernah mengalami di negara mana gitu… Oh iya, kasus benur dan bansos. Apa jangan-jangan Pak Edy dan Pak July adalah generasi dari Dinasti Joseon?

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#4 Kebijaksanaan pemerintah nggak perlu ditayangkan dan dirayakan

Raja Cheoljong disebut-sebut sebagai raja boneka lantaran hanya duduk di takhta tanpa ikut urusan pemerintahan. Akan tetapi kenyataannya, blio adalah salah satu dari jajaran pemerintah Joseon yang peduli dengan rakyatnya. Buktinya ketika blio rela menyamar dan mencari bukti adanya dugaan korupsi oleh para bawahannya. Adegan ini pun menjelaskan bahwa menjadi pemerintah yang bijaksana nggak perlu gembar-gembor visi dan misi, yang penting adalah bukti. Sayangnya, kebanyakan pemerintahan zaman sekarang itu “kakehan gludug, ora udan” (banyak janji nggak ada bukti).

Nah, itulah beberapa kondisi dalam drama Mr Queen yang relatable dengan kondisi kita sekarang ini. Jika pemerintah kesulitan mendengar sambatan rakyatnya, cobalah nonton drama ini saja. Biar melihat warisan budaya pemerintahan zaman dulu yang makin ke sini justru makin lestari. Ehehehe.

BACA JUGA Mengenal Ratu Cheorin, Istri Raja Cheoljong dari Dinasti Joseon dan tulisan M. Isnaini Wijaya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2022 oleh

Tags: drama koreamr queen
M. Isnaini WIjaya

M. Isnaini WIjaya

suka membaca + sambat

ArtikelTerkait

Nikmatnya Hidup jika Pasangan Kita Penonton Setia Drama Korea Selatan reply 1988 startup drakor terbaru terminal mojok.co

Nikmatnya Hidup jika Pasangan Kita Penonton Setia Drama Korea Selatan

27 November 2020
Tips Tetap Sehat Saat Nonton Drama Korea On Going

Tips Tetap Sehat Saat Nonton Drama Korea On Going

21 April 2020
7 Alasan Drama Korea Romance Sering Dijadikan Pelarian Terminal Mojok.co

7 Alasan Drama Korea Romance Sering Dijadikan Pelarian

27 Mei 2022
4 Unsur Drama Paling Malesin yang Jadi Formula Mainstream Drakor terminal mojok.co

Saya Termasuk yang Ogah Nonton ‘The World of the Married’

23 April 2020
15 Drama Korea Lawas yang Ringan dan Bikin Baper Terminal Mojok

15 Drama Korea Lawas yang Ringan dan Bikin Baper

20 Juni 2022
7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada "K-Trauma" hingga "Jadi Umbi" Mojok

7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada “K-Trauma” hingga “Jadi Ubi”

23 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.