Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

MR DIY Memang Cocok Buat Dikunjungi Tanpa Membeli

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
6 Mei 2023
A A
MR DIY Memang Cocok Buat Dikunjungi Tanpa Membeli

MR DIY Memang Cocok Buat Dikunjungi Tanpa Membeli (Angys via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Belanja di toko retail yang punya brand sendiri selalu menyenangkan. Sebut saja Miniso, KKV, Niceso, dan MR DIY, keempat toko retail sekaligus brand ini banyak dibicarakan orang. Review dari orang-orang yang sudah pernah berkunjung pun rata-rata puas.

Dari keempat toko retail itu, belakangan ini MR DIY yang sedang banyak diomongin. Barang-barang yang tersedia di sini katanya lengkap, unik, dan murah.

Di laman resminya, MR DIY menyebut bahwa diri mereka sebagai toko perlengkapan rumah. Tapi kita nggak hanya akan nemu perabotan rumah tangga di sini. Soalnya toko retail asal Malaysia itu nyatanya punya sepuluh kategori barang, mencakup perkakas, alat rumah tangga, listrik, perabotan, aksesori mobil, alat tulis dan olahraga, mainan, hadiah, komputer dan aksesori HP, serta perhiasan dan kosmetik. Bahkan di MR DIY ada 18 ribu jenis produk yang ditawarkan. Gils.

MR DIY ini tercatat sudah punya dua ribu cabang di seluruh Asia. Dan dari website resminya tertulis bahwa luas sebagian besar cabang MR DIY mencapai 1.000 meter persegi. Mantap banget tuh buat guling-guling.

Barang yang dijual lengkap, bikin orang-orang betah cuci mata di sana

Nah, kelengkapan dan luas tiap toko MR DIY ini memberikan kenyamanan buat setiap pengunjung dan pembelinya. Pas belanja di sini, nggak akan ada rasa risih dan sebel karena senggol-senggolan sama pengunjung lain. Kompletnya barang di MR DIY juga membuat kita bisa mengeksplorasi setiap kategori. Bahkan nggak mustahil kita nemu barang-barang asing yang nggak pernah kita lihat sebelumnya.

Saking bervariasinya barang-barang yang dijual di sini, kita bisa nyambi riset tren yang lagi digandrungi masyarakat. Soalnya toko retail ini lumayan up-to-date masalah tren, bahkan jadi trendsetter itu sendiri. Menjelajahi MR DIY bakal membuat kita tahu benda-benda apa aja sih yang lagi jadi perbincangan di media sosial.

Saking banyaknya produk di MR DIY, di Twitter sempat ada anonim yang mengirimkan menfess buat menanyakan benda terbaik yang pernah ditemukan di sini. Banyak warga Twitter yang nge-spill barang-barang lucu sampai ajaib yang mereka beli di toko ini. Ada yang merekomendasikan tumbler, notebook, jedai, sampai penahan poni.

Di antara banyaknya rekomendasi barang itu, ada penghuni Twitter dengan username @aditFN yang bilang begini.

Baca Juga:

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

ada ngga sih yang kya aku, masuk doang ke mr diy ngga beli apapun, tapi moodnya seketika naik karena seneng aja liat barang barang disana 😄

— 𝔪𝔞𝔰𝔞𝔡𝔦𝔱 🍥 (@aditFN) April 18, 2023

Belasan ribu orang setuju sama pendapat @aditFN. Saya paham sama apa yang mereka rasakan. Saya juga setuju kalau MR DIY itu tempat terbaik buat menghabiskan waktu dengan cara window shopping. Window shopping ini artinya bukan beli jendela ya, Gais. Maksud dari window shopping ini adalah melihat-lihat barang yang dijual tanpa beli.

Ada beberapa alasan yang bikin MR DIY jadi tempat berkumpulnya orang-orang yang cuma datang doang tanpa beli apa pun tapi pulang-pulang mood jadi naik.

#1 Bersih dan wangi

Hal paling utama yang bikin orang betah buat keliling di suatu toko adalah kebersihan tokonya. Kalau tokonya kemproh, etalase dan raknya berdebu, dan bau, siapa juga yang sudi berlama-lama di situ.

Waktu masuk ke MR DIY, kita bakal langsung disambut sama kondisi toko yang bersih dan wangi. Tempat yang bersih membuat tempat itu sedap dipandang pengunjung. Selain bersih, untungnya penataan barang di sini juga rapi. Tokonya juga wangi dan sejuk, jadi nggak bikin kita basah kuyup karena keringat maupun jalan-jalan sambil nahan napas karena bau yang mengganggu.

Baca halaman selanjutnya

#2 Atmosfer yang nyaman dan menyenangkan…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Mei 2023 oleh

Tags: belanjaMR DIYretailtoko
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

7 Hal yang Bisa Dilakukan di Indomaret selain Belanja Mojok.co

7 Hal yang Bisa Dilakukan di Indomaret selain Belanja

2 Oktober 2024
Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

24 November 2023
Mohon Maaf, Jadi Karyawan Toko Busana Muslim Nggak Langsung Bikin Saya Jadi Religius terminal mojok.co

Mohon Maaf, Jadi Karyawan Toko Busana Muslim Nggak Langsung Bikin Saya Jadi Religius

25 Januari 2021
4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

3 November 2023
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis

25 Desember 2023
5 Artikel Terpopuler di Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

5 Artikel Terpopuler Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

1 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.