Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
6 April 2023
A A
Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak sesuai instruksi Pak Jokowi tentang kendaraan dinas berbasis listrik

Kalau berpedoman pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional, seharusnya kendaraan dinas yang diberikan bupati ke kades dan lurah itu juga udah berbasis listrik atau baterai, nggak bensin lagi seperti motor Yamaha terbaru itu. Lah, tapi kendaraan bermotor yang diberikan bupati baik Gresik, Wonogiri, atau barangkali ada lagi yang lain, itu kok masih berbasis bensin ya?

Padahal, kendaraan bermotor berbasis listrik sudah mulai diluncurkan. Bahkan kendaraan bermotor berbasis listrik miliknya PLN sudah diluncurkan sejak 2020 lalu, dan 2022 sudah banyak ditemui di pasaran. Kenapa kok para bupati malah tetep milih yang bensin? Nggak tau instruksi Presiden atau gimana, sih? Kok saya gagal paham sama logikanya.

ADVERTISEMENT

Kalau sekarang penggelontoran APBD untuk kendaraan bermotor yang berbasis bensin, berarti suatu saat akan ada penggelontoran lagi dong, dengan dalih untuk mematuhi instruksi presiden itu tadi. Double kill dong dapetnya? Apa iya logika yang dipakai seperti ini?

Kendaraan baru, tapi jalannya rusak

Terakhir, menurut saya, adalah sesuatu yang aneh ketika kades dan lurah mendapatkan kendaraan dinas motor Yamaha terbaru dari bupati di tengah jalan raya masih banyak yang rusak. Memangnya nggak sayang dengan kendaraan dinasnya yang masih baru kok dipakai trek-trekan di jalan berlubang. Eh tapi itu kan pemberian, nggak beli sendiri, jadi terserah sih.

Kita nggak bisa memungkiri bahwa jalan rusak, berlubang, atau bahkan jeglongan sewu, adalah masalah nasional di tengah pembangunan jalan tol di mana-mana. Dan, sudah menjadi kebiasaan elite kita mementingkan sesuatu yang nggak begitu penting, dulu kemudian yang penting.

Jadi, sebelum menggelontorkan APBD miliaran rupiah untuk motor Yamaha terbaru, mbok ya diperhatikan dulu kepentingan yang lain. Kalau sudah terselesaikan semua masalah urgent di daerah, baru tuh monggo bagi-bagi kendaraan ke kades dan lurah.

Intinya, saya sebenarnya nggak masalah kalau pemerintah daerah melakukan pengadaan motor Yamaha terbaru dengan APBD. Tapi, sebelum itu perlu diperhatikan dulu ya efisiensi dan efektivitas dari suatu kebijakan. Biar nggak ujug-ujug ngabarin sesuatu yang bikin kami selaku masyarakat biasa terheran-heran.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal

Baca Juga:

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Teruntuk Pimpinan Daerah Gresik, Pelebaran Jalan Daendels Itu untuk Kepentingan Siapa, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 April 2023 oleh

Tags: Bupatikadeskendaraan dinasmotor Yamaha terbaruyamaha
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

motor trail mojok.co

Banyak yang Punya Hobi Baru Trabasan, Tren Penggunaan WR 155 R Meningkat di Sumatera

20 Mei 2022
NMAX “Turbo”, Motor Yamaha yang Bikin Saya Menyesal

NMAX “Turbo”: Motor Yamaha yang Bikin Saya Menyesal karena Sudah Pernah Menunggangi, tapi Belum Bisa Memiliki

20 November 2025
5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

30 Agustus 2025
5 Alasan PNS Enggan Pakai Motor Dinas Terminal Mojok

5 Alasan PNS Enggan Pakai Motor Dinas

9 Juli 2022
Dear Bupati Nganjuk, Bangun Banyak Tugu buat Apa, sih? Nggak Ada Manfaatnya buat Warga

Dear Bupati Nganjuk, Bangun Banyak Tugu buat Apa, sih? Nggak Ada Manfaatnya buat Warga

30 November 2023
Dexlite, Bahan Bakar yang Nikmatnya Nggak Kaleng-kaleng: Tarikan Enteng, Irit, Perawatan Nggak Bikin Menjerit, Kurang Apa Coba? yamaha freego

Freego dan Filano, Sepeda Motor Pabrikan Yamaha yang Bikin Operator SPBU Melongo

4 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.