Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Banyak yang Punya Hobi Baru Trabasan, Tren Penggunaan WR 155 R Meningkat di Sumatera

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
20 Mei 2022
A A
motor trail mojok.co

Tren Penggunaan WR 155 R di Sumatera, Banyak Konsumen Punya Hobi Baru Trabasan. (Dok. Yamaha)

Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas trabasan menggunakan motor trail kini makin digemari oleh masyarakat. Tak hanya di wilayah Jawa tapi juga merambah sampai ke daerah lainnya termasuk Sumatera. WR 155 R milik Yamaha jadi kendaraan favorit masyarakat untuk melakukan aktivitas ini.

Merespons hal ini, Yamaha memberikan wadah dengan menggelar berbagai event dan coaching clinic terkait teknik berkendara WR 155 R yang tepat. Seperti yang dilakukan di Sumatera Utara, deretan acara giat dilaksanakan bersama Main Dealer Yamaha Alfa Scorpii diantaranya touring dan trabasan bersama konsumen, komunitas dan KOL lokal.

ADVERTISEMENT

Trabasan rutin di Sumatera dilakukan di trek berkarakter lahan pekebunan sawit. Termasuk menuju area Danau Toba dan pulau Samosir yang menyajikan medan ekstrim. Kondisi tersebut kemudian dijawab dengan perjalanan lancar bersama WR 155 R mengatasi trek perbukitan, hutan, jalur terjal dan curam.

“Masyarakat di Sumatera makin menggemari WR 155 R yang digunakan buat aktivitas off road. Yamaha juga mengajak konsumen dan komunitas untuk bersama-sama merasakan keunggulan motor ini menjejalahi area Sumatera,” ungkap Joni Lie, General Manager Main Dealer Yamaha PT. Alfa Scorpii.

“Mereka sangat suka dengan model sporty WR 155 R, dan tentunya beragam manfaat fitur dan teknologi motor ini telah dirasakan saat riding adventure menaklukan trek bervariasi. Karenanya kini bertumbuh konsumen baru yang punya hobi baru trabasan setelah menggunakan WR 155 R.”

motor trail yamaha mojok.co
Koko Angga Wijaya, pembalap grasstrack Sumatera Utara dengan motor WR 155 R miliknya. (Dok. Yamaha)

Sementara itu, dari kalangan pecinta trabasan dan juga pembalap grasstrack yaitu Koko Angga Wijaya mengakui keunggulan WR 155 R. Sudah hampir dua tahun terakhir ini Koko memiliki WR 155 R yang mendukungnya dalam menjalani hobi trabasan untuk mengeksplorasi pulau Sumatera.

Beberapa lokasi yang pernah dijelajahinya antara lain Puncak Akui di Langkat yang menyuguhkan hamparan bukit, jalur bebatuan maupun sungai kecil. Selain itu juga bersama Yamaha melakukan perjalanan jauh menundukkan alam menantang dari Medan menuju Samosir.

“Saya suka berbagi pengalaman mengenai berkendara WR 155 R apalagi melihat perkembangan saat ini banyak yang ingin menyalurkan hobi trabasan dengan motor trail Yamaha ini. Dari kegiatan yang sudah saya jalani di beberapa titik di Sumatra Utara, motor WR 155 R sangat unggul.”

Baca Juga:

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

“(Motor WR 155 R) telah teruji memiliki performa yang tangguh dengan kapasitas mesin 155 cc dilengkapi VVA (Variable Valve Actuation) membuat tenaga merata di setiap putaran mesin. Di jalanan tidak rata, suspensi bekerja maksimal sehingga terasa empuk saat dikendarai. Rangka WR 155 R juga kokoh sehingga pengendalian lebih maksimal. Lalu dengan sistem pendinginan radiator menjaga suhu mesin motor stabil, apalagi kalau berkendara jarak jauh sangat terbantu,” papar Koko Angga Wijaya yang berdarah Sumatera Utara dan Jawa ini.

Selain buat trabasan, pria berusia 29 tahun itu juga menggunakan WR 155 R untuk mengawasi lahan perkebunan sawit yang dikelolanya. Dia juga menambahkan, saat ini penggunaan WR 155 R tengah menjamur di Sumut, tidak hanya untuk off road namun juga on road yang digemari masyarakat di sana.

Penulis: Purnawan Setyo Adi

 

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2022 oleh

Tags: motor trailoff roadtrabasanyamahayamaha wr 155 r
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

ArtikelTerkait

Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

20 Juli 2023
Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat Mojok.co

Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

10 Maret 2026
Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai, tapi Mudah Juga Ditinggalkan Mojok.co

Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai, tapi Mudah Juga Ditinggalkan

23 Juli 2025
5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

30 Agustus 2025
Honda BeAT, Motor Terbaik untuk Menemani Mahasiswa UNNES Menjalani Hidup pertamax pertalite

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

28 Juni 2026
Yamaha Mio 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh. (Unsplash.com) tiara 120 s mio soul karbu

Yamaha Mio: 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh

22 Juli 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.