Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Momotaro: Biskuit Aoka yang Harganya Murah tapi Rasa Nggak Murahan

Tiara Uci oleh Tiara Uci
9 Maret 2023
A A
Momotaro: Biskuit Aoka yang Harganya Murah tapi Rasa Nggak Murahan

Momotaro: Biskuit Aoka yang Harganya Murah tapi Rasa Nggak Murahan (Dokumentasi Pribadi Tiara Uci)

Share on FacebookShare on Twitter

PT Indonesia Bakery Family yang terkenal dengan roti Aoka kembali mengeluarkan produk baru berupa biskuit yang diberi nama Momotaro. Sama seperti produk Aoka yang banyak disukai orang padahal tidak pernah kita jumpai iklannya di televisi atau baliho jalan, Momotaro juga langsung mencuri perhatian banyak orang ketika baru diluncurkan beberapa waktu lalu. Gimana nggak menggoda, harganya murah meriah, Gaes.

Meskipun saat saya membuka website PT Indonesia Bakery Family nama Momotaro belum muncul di sana, saya sudah bisa menemukan produk satu ini di pasaran. Beberapa selebgram di media sosial juga sudah ada yang mulai mereview Momotaro. Salah satu hal yang mencuri perhatian banyak orang adalah harga Momotaro yang murah meriah. Berbekal uang Rp2.500, kita sudah bisa membawa pulang satu bungkus Momotaro dengan berat bersih 45g.

Sekali lagi saya jelaskan, Momotaro ini bukan roti tawar atau roti panggang kayak Aoka, ya, melainkan shortbread atau kukis khas Skotlandia. Atau gampangnya biskuit, deh. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kukis satu ini kurang lebih sama seperti kukis pada umumnya, yaitu tepung, butter, dan gula. Kalau bosan sarapan dengan roti, Momotaro mungkin bisa dicoba untuk variasi menu sarapan di pagi hari.

Tampilan

Harga Momotaro boleh murah, cuma Rp2.500, tapi kemasan harus tetap mewah. Didominasi warna putih dan cokelat dengan gambar kukis besar yang menggoda, kemasan Momotaro cukup mencuri perhatian orang-orang yang berkunjung ke warung kelontong karena tampilannya cukup wah. Kemasannya yang berukuran besar juga memberikan nilai tambah bagi orang yang membelinya. Begitu melihat bungkusnya, saya langsung merasa nggak bakalan rugi mengeluarkan uang Rp2.500 untuk biskuit sebesar itu.

Bentuk biskuitnya memang beneran besar, Gaes. Seukuran cookies di Starbucks yang harganya Rp20 ribuan. Selain itu, Momotaro juga lebih tebal dibandingkan cookies Starbucks atau biskuit lain yang umum kita temukan di pasaran. Momotaro adalah tipe biskuit yang dibuat agak buntal atau mengembang. Mungkin untuk memberi kesan besar dan kenyang, ya.

Rasa

Soal rasa, rasa Momotaro ini nggak murahan, Gaes. Antara harga dan rasanya cukup berimbang. Worth to buy lah. Saya nggak akan bilang kalau biskuit ini uenak banget kayak yang dibilang orang-orang di TikTok. Rasanya memang enak, tapi nggak sampai uenak puol dan bikin kita pengin menghabiskan satu dus biskuit ini. Nggak selebay itu juga, sih.

Biskuit keluaran Aoka ini memiliki tekstur agak kasar di luar dan sedikit keras ketika digigit. Namun ketika sudah masuk mulut, biskuitnya terasa lembut dan lumer. Banyak orang mengatakan biskuit Aoka ini mirip Monde Butter Cookies. Sejujurnya menurut saya rasanya nggak terlalu mirip, yang mirip hanya terasa butter-nya dan nggak ada rasa susunya. Saya juga nggak tahu kenapa ada beberapa orang yang bilang rasa biskuit ini kayak susu Milkita, padahal nggak ada susu dalam komposisinya, lho.

Kalau saya deskripsikan, Momotaro ini rasanya dominan butter dengan aroma yang sangat wangi. Sayangnya, buat yang nggak suka manis kayak saya, biskuit ini kemanisan sehingga agak berat di mulut. Di bagian atas Momotaro ada taburan wijen, tapi sayangnya wijen tersebut tidak memberikan tambahan rasa apa pun pada kukisnya. Sepertinya wijennya hanya digunakan untuk pemanis.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Kue Kaleng yang Isinya Penuh, Nggak Bikin Sakit Hati!

Kemasan Bukan Segalanya, tapi Kemasan Roti Aoka Tercipta Memang untuk Dihina

Biskuit ini sudah ada label halalnya dan masa kedaluwarsanya cukup lama. Saya membeli Momotaro di awal bulan Maret dan akan expired bulan Agustus mendatang. Cukup lama, kan? Jadi kita bisa menyetok biskuit Aoka ini banyak-banyak di rumah tanpa khawatir kedaluwarsa.

Cara menikmati

Sebenarnya Momotaro bisa dinikmati langsung tanpa menambahkan apa pun. Namun, ada cara-cara lain yang bisa meningkatkan rasa biskuit ini supaya lebih paripurna.

Pertama, kita bisa makan biskuit ini dengan segelas kopi di pagi atau sore hari. Bagi yang nggak suka manis, cara ini akan membuat rasa manis di kukis berkurang. Kukis manis dan kopi pahit akan menghasilkan rasa yang luar biasa nikmat. Atau, kalau kalian nggak suka kopi, bisa dikonsumsi dengan teh tanpa gula.

Kedua, kalian juga bisa mencoba cara yang banyak direkomendasikan orang, yaitu makan Momotaro dengan es krim Mixue atau es krim apa saja yang penting rasanya vanila agar cocok dengan cita rasa kukisnya. Menggabungkan Momotaro dengan es krim membuat rasa kukisnya lebih kaya dan mengenyangkan. Sensasi makan kukis dengan es krim jadi mirip seperti saat kita makan wafel es krim.

Jadi bagaimana, Rek? Apakah kalian tertarik mencobanya? Jika iya, coba cari di warung-warung kelontong terdekat atau pasar-pasar di kota kalian. Khusus di Surabaya, biskuit Aoka ini memang masih agak sulit ditemukan di warung, kita harus mencarinya di pasar yang besar atau distributor jajanan skala besar. Saya juga agak heran dengan PT Indonesia Bakery Family ini, sudah tahu produknya banyak dicari orang, lha kok nggak distok dalam jumlah banyak di Kota Pahlwan, sih.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Roti Murah di Bawah 5 Ribu yang Nggak Kalah Enak dari Aoka.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2023 oleh

Tags: AokabiskuitMomotaro
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Roti Aoka Rasanya Pas di Lidah, Harganya Pas di Kantong Terminal Mojok

Roti Aoka: Rasanya Pas di Lidah, Harganya Pas di Kantong

6 Oktober 2022
6 Camilan Kurang Terkenal di Minimarket yang Layak untuk Dicoba Terminal Mojok

6 Camilan Kurang Terkenal di Minimarket yang Layak untuk Dicoba

27 Oktober 2022
Roti Murah di Bawah 5 Ribu yang Nggak Kalah Enak dari Aoka Terminal Mojok

Roti Murah di Bawah 5 Ribu yang Nggak Kalah Enak dari Aoka

29 November 2022
Biskuit Roma Kelapa, Biskuit Legendaris yang Jadi Oleh-oleh Hajatan di Jawa Tengah

Biskuit Roma Kelapa, Biskuit Legendaris yang Jadi Oleh-oleh Hajatan di Jawa Tengah

19 Oktober 2023
Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

Roti Viral Aoka Siap-siap Lengser, Roti NaNa Lebih Layak Dibeli Rakyat

22 Maret 2024
Sandwich Aoka, Harga (Terlalu) Murah, Rasanya Sama Sekali Nggak Bercanda

Sandwich Aoka, Harga (Terlalu) Murah, Rasanya Sama Sekali Nggak Bercanda

14 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.