Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

‘Mobile Suit Gundam: Hathaway’: Menikmati Pertempuran Singkat dengan Plot yang Memikat

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
3 Juli 2021
A A
Mobile Suit Gundam: Hathaway mojok

Mobile Suit Gundam: Hathaway mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, penggemar gundam dibuat girang secara bertubi-tubi oleh Netflix. Betapa tidak. Setelah sebelumnya menayangkan sekuel Gundam secara marathon, dari volume pertama sekaligus memperkenalkan pilot gundam pertama yang sangat melegenda, Amuro Rai, sampai dengan yang terakhir (Char’s Counterattack), pada 1 Juli 2021 kemarin Netflix menayangkan sekuel gundam teranyar, Mobile Suit Gundam: Hathaway.

FYI, jika kalian ingin menonton Mobile Suit Gundam: Hathaway, saya sangat menyarankan untuk menonton Gundam: Char’s Counterattack terlebih dahulu. Lantaran, ada irisan cerita yang perlu dipahami biar nggak bingung-bingung amat dengan alur cerita saat menontonnya. Apalagi reputasi Hathaway sebagai pilot gundam, sejak kecil sampai akhirnya bisa satu tim dengan Amuro Rai—pilot gundam yang legendaris itu—diceritakan secara rinci pada judul tersebut/sekuel sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Hathaway remaja adalah sosok pilot gundam yang lebih berhati-hati dan terukur sebelum mengambil keputusan. Berbanding terbalik saat sewaktu anak-anak yang ceroboh, tanpa pikir panjang, dan terlalu serampangan dalam bertindak. Emosional. Namun, soal keberanian, masih memiliki tingkat keberanian yang tetap masih sama.

Satu yang pasti, jangan heran jika Mobile Suit Gundam: Hathaway punya polesan dan pengembangan cerita yang mirip-mirip dengan Char’s Counterattack. Lantaran, naskah digarap oleh orang yang sama, yakni Yoshiyuki Tomino.

Alur cerita yang greget di awal sampai membikin para penonton merasa antusias. Sempat tenang dan tidak ada konflik di pertengahan cerita. Namun, pada akhirnya tetap memacu adrenalin, greget, sekaligus ada klimaks di seperempat terakhir filmnya. Betul-betul memainkan emosi penonton dengan sangat smooth.

Sama seperti Char’s Counterattack, boleh dibilang, keseluruhan cerita Mobile Suit Gundam: Hathaway, pertarungan antar-gundam sangat minim sekali. Bahkan, klimaksnya baru terjadi di seperempat terakhir dari total durasi film keseluruhan. Belum diketahui, apakah ini menjadi ciri khas dari Yoshiyuki Tomino atau bukan. Yang jelas dialog dan alur ceritanya masih ringan, lebih mengedepankan konflik cerita, tapi tetap mudah dipahami. Hal ini juga dipertegas dengan kehadiran tiga karakter utama yang masing-masing punya kepentingan tersendiri: Hathaway Noa, Gigi Andalucia, dan Kenneth Sleg.

Konflik dalam Mobile Suit Gundam: Hathaway, sebetulnya masih sama dengan sekuel sebelumnya. Masih soal konflik politik antara federasi bumi dan luar angkasa, menentukan siapa yang lebih baik dan bertahan, juga siapa yang layak disingkirkan. Yang menjadi pembeda adalah karakter Amuro dan Hathaway dalam memimpin timnya masing-masing. Amuro memiliki ciri khas yang sangat menggebu-gebu dalam setiap peperangan yang dilakoni. Sedangkan Hathaway kebalikannya, penuh perhitungan dan melakukan analisis-observasi sebelum bertindak. Terbilang agak lambat. Terkadang membikin penontonnya gemes.

Soal visual yang ditampilkan, Mobile Suit Gundam: Hathaway ini memang nggak perlu diragukan lagi. Pertempuran gundam yang satu dengan lainnya betul-betul memanjakan mata. Singkat, padat, tapi memberi kesan mendalam bagi para penontonnya. Lantaran, duel antar gundam ditentukan oleh kemampuan sekaligus pengalaman pilotnya masing-masing. Ini yang menjadi pembeda dan bukan hanya soal gundam siapa yang lebih kuat.

Baca Juga:

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

Secara keseluruhan, hal yang membuat Mobile Suit Gundam: Hathaway sangat menarik untuk ditonton adalah karena timing atau penempatan emosi yang tepat pada setiap karakternya. Nggak selalu menggebu-gebu dan melulu soal peperangan, nggak selalu cengeng atau menye-menye, termasuk juga analisa yang pas sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu tindakan. Meski tempo alur ceritanya lambat di awal, hal itu terbayar ketika memasuki pertarungan antar gundam.

Bagi para penonton di Indonesia, Mobile Suit Gundam: Hathaway akan sangat terasa lebih spesial. Lantaran, dalam salah salah satu adegan, Hathaway menyebutkan nama daerah di Indonesia: Manado dan Semenanjung Minahasa. Terkesan sepele, memang. Namun, bagi seorang penyuka gundam seperti saya, sekaligus berasal dari Indonesia, pada titik tertentu, hal tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

Semoga di waktu mendatang, semakin banyak pulau atau kota di Indonesia yang disebut pada serial atau sekuel gundam lainnya. Meski sederhana, disadari atau tidak, hal tersebut bisa menjadi hiburan tersendiri di situasi dan kondisi yang sedang karut marut seperti sekarang ini. Dan melalui Mobile Suit Gundam: Hathaway, para penonton atau penyuka serial robo-mecha akan dibuat sadar bahwa, dengan komposisi yang pas, meski minim pertempuran antar mobile suit, film bergenre serupa akan tetap greget untuk ditonton.

Sumber gambar: YouTube GundamInfo

BACA JUGA Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans, Serial Gundam dengan Plot Paling Realistis dan Antiklise dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: Anime TerminalgundamMobile Suit Gundam: Hathawaynetflixseries
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

hokage konoha kapasitas chakra naruto baryon mode hokage naruto boruto mojok

Praktik Pemilihan Hokage Konoha Itu Bukan Nepotisme, tapi Sebatas Memilih Siapa yang Paling Kuat

1 Juli 2021
Gundam Itu Bukan Mainan Murah, Wajar kalau Diambil Bisa Bikin Marah terminal mojok.co

Gundam Itu Bukan Mainan Murah, Wajar kalau Diambil Bisa Bikin Marah

31 Januari 2022
Anime Netflix Bikin Wibu Susah Mendefinisikan Kata 'Anime' Itu Sendiri

Anime Netflix Bikin Wibu Susah Mendefinisikan Kata ‘Anime’ Itu Sendiri

28 Oktober 2020
Inilah Alasan Kenapa Money Heist Nggak Mungkin Bersetting di Indonesia

Inilah Alasan Kenapa Money Heist Nggak Mungkin Bersetting di Indonesia

17 Mei 2020
higehiro anime mojok

‘Higehiro’, Anime yang Menyajikan Realitas Sosial dan Isu Kesehatan Mental

23 Juni 2021
6 Alasan Alchemy of Souls Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

Alchemy of Souls, Drama Korea Terbaru Netflix yang Sayang untuk Dilewatkan

23 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma Mojok.co

Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.