Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Minyak Goreng dan ‘Gorengan’ yang Bikin Pusing

Butet RSM oleh Butet RSM
19 Maret 2022
A A
Minyak Goreng dan "Gorengan" yang Bikin Pusing Terminal Mojok

Minyak Goreng dan "Gorengan" yang Bikin Pusing (Nyanews/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Selamat sore, Pak. Apakah besok kami dapat kiriman minyak goreng?”

Begitu bunyi pesan WhatsApp yang dikirim oleh ibu saya kepada beberapa orang sales dari perusahaan distributor minyak goreng yang menjadi supplier toko sembako ibu. Ibu mengirim pesan seperti itu setiap sore, dengan harapan mendapat jawaban menggembirakan.

Maklum saja, sejak pemerintah menetapkan harga subsidi, sales tak lagi mbribik pelanggan untuk memborong dagangannya. Pelanggan lah yang harus aktif bertanya, bahkan kadang sampai ndremis (memohon dengan sangat) demi mendapat pasokan minyak goreng.

Tiap sore ibu saya mengirimkan pesan WhatsApp ke beberapa sales perusahaan distributor minyak goreng (Pixabay.com)

Ibu saya dijanjikan mendapat jatah 99 karton per pengiriman barang. Awalnya, ibu saya berpikir bahwa kiriman itu akan datang setiap hari. Tapi ternyata, jadwal pengiriman minyak goreng sungguh tak pasti. Dua minggu pertama, minyak dikirim dua kali dalam seminggu. Sesudahnya, hanya jawaban template dari sales, “Maaf, Bu. Stoknya kosong. Belum tahu gudang akan mendapat kiriman kapan.”

Puncaknya setelah ada siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia tertanggal 15 Maret 2022. Dalam siaran pers tersebut, ada tiga poin penting yang dapat disarikan menjadi dua poin utama. Pertama, harga minyak goreng curah menjadi Rp14.000 per liter. Kedua, harga minyak goreng kemasan akan menyesuaikan dengan harga keekonomian. Dengan kata lain, pemerintah membatalkan janji subsidi minyak goreng kemasan murah yang semula diagendakan berlaku untuk enam bulan.

Lantas, bagaimana reaksi para pengguna jelantah nan jelita seperti saya dan kita semua? Kaget? Merasa dikhianati? Ingin, eh, bahkan sudah merutuk? Ya, sama. Lalu tepat setelah harga minyak tak lagi bersubsidi, terpantau di jejaring pasar modern, minyak goreng muncul, Gaes! Rak-rak itu kini tak kosong lagi. Rak-rak bagian minyak goreng di pasar modern seperti minimarket atau supermarket dipenuhi dengan plastik berisi cairan berwarna keemasan yang fungsinya benar-benar untuk menggoreng banyak hal itu.

Minyak goreng dibutuhkan banyak orang untuk menggoreng makanan (Pixabay.com)

Maka tak heran jika banyak yang berasumsi bahwa para agen dan distributor menimbun minyak. Bagaimana dengan warung dan agen yang termasuk dalam golongan pasar tradisional? Boro-boro mau menimbun, di toko ibu saya, minyak goreng subsidi selalu habis terjual di hari yang sama dengan hari pengiriman. Para pembeli kebanyakan berasal dari warga sekitar dan berlaku ketentuan pembelian maksimal hanya 2 liter per orang dengan harga Rp14.000 per liter.

Sementara untuk para pelanggan yang merupakan bakul pasar, ibu saya membuat ketentuan berbeda. Para bakul bisa mendapat 12 hingga 24 liter dengan harga Rp166.000 per 12 liter. Ibu saya sudah berdagang lebih dari 35 tahun, dan baru kali ini merasakan betapa lancarnya menjual minyak. Lancar penjualan, tapi seret kiriman.

Baca Juga:

Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat

Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitas, Nggak Usah Heran

Yang menyakitkan bagi pedagang seperti ibu saya adalah ketika membaca berita tentang partai politik yang menjual minyak murah. Sementara di televisi, para pejabat terus menyatakan bahwa stok nasional aman. Tapi yang ibu saya rasakan adalah pengiriman yang seret. Berita tentang temuan penimbunan di sana-sini juga menambah panasnya situasi. Yang mengherankan adalah: kok bisa sih para oknum berseragam partai politik bisa dengan mudah menyalurkan begitu banyak minyak goreng murah?

Tak bisa dimungkiri bahwa oknum partai politik memang sekeren Batman. Mereka selalu punya privilese untuk menjadi pahlawan dalam keadaan carut-marut seperti apa pun. Bedanya, Batman memakai privilesenya untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial yang tak dibuatnya. Sementara para batman kasarung di negeri ini? Ah, sudahlah.

Harga minyak goreng rata-rata mencapai Rp23 ribu per liter (Pixabay.com)

Hari ini harga minyak goreng sudah kembali tinggi di berbagai kota. Beberapa bakul gorengan dan bakul pasar yang sempat menumpu harapan pada toko ibu saya menghubungi toko sejak kemarin. Pertanyaan mereka sama, semua mencari minyak harga subsidi. Semua berharap agen sembako pasti punya minyak.

Sementara itu, pada sore hari ibu saya setia bertanya pada sales seperti setiap hari selama sepekan ini. “Selamat sore, Pak. Apakah besok kami dapat kiriman minyak?” Sejak 16 Maret 2022, sales tersebut boro-boro menjawab. Membuka pesan saja tidak. Mungkin pusing. Sama seperti Anda dan saya yang dibuat pusing karena kebijakan yang terus berubah. Ah, bisa juga pusing karena terlalu banyak menikmati “gorengan”.

Penulis: Butet Rachmawati Sailenta Marpaung
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2022 oleh

Tags: harga bahan pokokmahalminyak goreng
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

5 Alasan Masuk Akal untuk Tidak Tinggal di Jakarta

5 Alasan Masuk Akal untuk Tidak Tinggal di Jakarta

9 Agustus 2022
9 Produk Skincare di Indomaret yang Cocok untuk Remaja

Meski Harganya Mahal, Kita Wajib Bersyukur 5 Barang Ini Dijual di Indomaret

31 Juli 2022
Kesan Pertama Saya Menggunakan Minyakita, Minyak Goreng Subsidi Pemerintah

Kesan Pertama Saya Menggunakan Minyakita, Minyak Goreng Subsidi Pemerintah

8 Agustus 2023
Kuliah UIN Jogja Buat yang Mampu-mampu Aja

Kuliah UIN Jogja Buat yang Mampu-mampu Aja

27 Desember 2022
3 Cara Mengakali Harga Telur dan Minyak Goreng yang Nggak Ngotak

3 Cara Makan Telur dan Gorengan meski Harga Telur dan Minyak Nggak Ngotak

29 Desember 2021
Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat Mojok.co

Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat

1 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.