Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Abd. Muhaimin oleh Abd. Muhaimin
4 January 2026
A A
Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semua orang bisa memperdebatkan tentang mie instan mana yang paling enak. Tapi jika ditanya tentang mie instan mana yang tetap enak pas dimakan mentah, ya Mie Sedaap Goreng jawabannya.

Saya sendiri tak punya alasan yang pasti tentang mie instan mana yang terbaik versi saya kalau dimasak. Sebab, sebagai pemakan segala dan pemegang prinsip makan itu untuk kenyang, saya tak pernah peduli tentang bagaimana memberi tahu orang lain bahwa mie instan ini lebih enak dari yang itu.

Akan tetapi ada pengecualian. Untuk mie instan favorit yang paling enak saat dimakan mentah, ya Mie Sedaap Goreng.

Kebiasaan makan mie instan mentah sejak masih kecil

Sebelum membahas Mie Sedaap Goreng, saya akan membahas kebiasaan makan mie instan mentah dulu. Kebiasaan ini sudah berlangsung sejak masih bocah sekolah dasar. Tapi, tidak terlalu sering. Apalagi dulu mie instan termasuk barang yang cukup mahal untuk uang jajan saya yang cuma lima ratus perak. Jadi, paling tidak, sebulan bisa 2-3 kali makan mie instan.

Kebiasaan ini semakin sering saat saya mulai masuk pesantren. Di pesantren, sangat sulit untuk masak mie karena harus cari kayu bakar dulu untuk masak air. Kompor gas nggak ada. Memang nggak ada teko air listrik? Kalau di kantor pesantren ada, tapi kan saya santri bukan pengurus. Jadi, biar lebih instan untuk makan mie yang instan, ya dimakan langsung tanpa dimasak.

Nah, dengan beberapa alasan itu berikut juga rasa malasnya, makan mie mentah tanpa dimasak menjadi kebiasaan. Dan beberapa varian mie instan, meskipun tidak semuanya, sudah pernah saya coba. Mie Sedaap Goreng, Mie Sedaap kuah, Indomie Goreng, dll.

Varian Mie Sedaap yang pakai kuah, seperti rasa Soto atau Kari Spesial, sangat tidak enak untuk dimakan mentah. Namanya juga soto, memang harus ada kuahnya. Kalau dimakan mentah yang notabene tidak pakai air matang, pasti asin banget.

Untuk varian yang pedas-pedas seperti Ayam Geprek, juga tak terlalu enak dilidah. Ditambah tekstur minyak yang lebih besar dan keras sangat susah untuk diremas jadi halus. Dan itu menyebabkan bumbu tidak menyebar merata.

Baca Juga:

Saya Sudah Mencoba Resep Indomie Goreng Dicampur Indomie Ayam Bawang dari King Aloy, dan Rasanya Biasa Saja

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Rasanya yang pas di lidah dibanding yang lain

Bagi saya, varian Mie Sedaap yang paling enak, baik dimasak apalagi dimakan mentah, tidak lain tidak bukan adalah varian Goreng. Satu dari tiga rasa yang diluncurkan pertama kali saat Wings Food mencoba masuk ke dunia per-mie-an pada 2003 lalu.

Rasanya sangat pas di lidah, tidak terlalu asin, tidak terlalu pedas, dan tidak terlalu aneh. Pokoknya pas. Saya rasa, Mie Sedaap Goreng ini adalah produk pertama dan terbaik sepanjang masa yang kombinasi bumbunya termasuk istimewa sebagai produk keluaran pertama.

Bagaimana dengan Indomie Goreng? Bagi saya biasa saja. Kalah enak dengan Mie Sedaap pas dimakan mentah. Meskipun, saya cukup sepakat jika Indomie Goreng yang dimasak lebih enak dibandingkan Mie Sedaap Goreng itu sendiri.

Mie Sedaap Goreng, bagian dari masa kecil saya

Sebagaimana yang saya sebut sebelumnya, bahwa kebiasaan saya sejak bocah adalah makan mie instan mentah. Tentu mi yang saya maksud itu adalah Mie Sedaap Goreng. Jadi, pendapat saya di sini memang subjektif.

Tapi, jujur saja, dulu di kampung tempat saya lahir dan dibesarkan, warung-warung kelontong di sekitar rumah cuma menjual Mie Sedaap. Hampir tidak ada brand lain, kecuali beberapa seperti Sarimi. Indomie? Sejauh yang saya ingat tidak ada.

Dan saya baru tahu, setelah baca beberapa artikel tentang dua brand ini, ternyata Indomie jauh lebih awal dibandingkan Mie Sedaap. Tidak salah jika Indomie menyebut dirinya mi instan nomor 1 di Indonesia.

Namun, meskipun jadi mie instan nomor satu yang begitu populer bagi masyarakat Indonesia, Indomie dominan dijual untuk kalangan atas sedang Mie Sedaap menyasar kalangan bawah. Tidak salah jika saya, sebagai anak kampung, lebih familiar dengan Mie Sedaap daripada Indomie.

Di kampung dulu, Mie Sedaap sudah menjadi primadona. Ia mengisi rak-rak warung kelontong. Ia juga biasa dijadikan kuah nasi untuk makan sehari-hari. Bahkan ia menjelma besek untuk beberapa kegiatan atau acara seperti saat panen hasil pertanian, gotong royong, melayat orang meninggal, dan lain sebagainya.

Begitulah Mie Sedaap, khususnya yang varian Goreng, menjadi bagian dari masa kecil saya. Meskipun sekarang sudah banyak yang lebih enak daripadanya. Tapi, saat ngidam makan mie instan mentah, pilihan saya tetap jatuh kepadanya.

Penulis: Abd. Muhaimin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Maaf Indomie, Bagi Saya Mie Sedaap Goreng Adalah yang Terbaik!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 January 2026 oleh

Tags: Indomie gorengmi gorengMi Instanmie gorengmie goreng instanmie instanmie sedaapmie sedaap goreng
Abd. Muhaimin

Abd. Muhaimin

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Bekerja di Penerbit Erlangga. Asli Sumenep, pemerhati isu sosial dan mahasiswa.

ArtikelTerkait

Indomie Goreng Rasa Kuah, Mi Instan Ambigu yang Nggak Laku

Indomie Goreng Rasa Kuah, Mi Instan Ambigu yang Nggak Laku

4 October 2023
Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Pedasnya Bikin Nonjok Tenggorokan Terminal Mojok

Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Mi Instan Terpedas yang Pernah Saya Cicipi

25 May 2022
5 Rekomendasi Mie Instan Rendah Kalori, Cocok buat Sobat Diet

5 Rekomendasi Mie Instan Rendah Kalori, Cocok buat Sobat Diet

16 January 2025
Nissin Ramen Series Mi Instan Terbaik Bikin Saya Murtad dari Indomie

Nissin Ramen Series, Mi Instan Terbaik yang Bikin Saya Murtad dari Indomie

15 September 2023
Mie Gaga 100: Samyang Versi Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan terminal mojok.co

Mie Gaga 100: Samyang Versi Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan

29 May 2021
Sekte Meresahkan Berkat Kondangan: Berkat kok Isinya Sabun?

Sekte Meresahkan Berkat Kondangan: Berkat kok Isinya Sabun?

26 April 2024
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Tiket Pesawat Kelas Bisnis, Wujud Nyata Nikmatnya Orang Kaya

Beruntung Dapat Tiket Pesawat Kelas Bisnis Bikin Saya Bisa Merasakan Pengalaman Menjadi Orang Kaya Selama 60 Menit

1 January 2026
4 Alasan Work From Mall Tidak Cocok bagi Banyak Orang, Lebih Baik Work From Home

4 Alasan Work From Mall Tidak Cocok bagi Banyak Orang, Lebih Baik Work From Home

31 December 2025
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 January 2026
9 Ciri Batagor Kaki Lima yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

9 Ciri Batagor Kaki Lima yang Sudah Pasti Enak

2 January 2026
Jalan Ali Maksum Krapyak Jogja: Ramai, Sopan, namun Tetap Menguji Kesabaran Pengendara

Jalan Ali Maksum Krapyak Jogja: Ramai, Sopan, namun Tetap Menguji Kesabaran Pengendara

31 December 2025
5 Artikel Terpopuler di Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

5 Artikel Terpopuler Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

1 January 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=SiVxBil0vOI

Liputan dan Esai

  • Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial
  • Bahaya dari Busuknya Romantisasi Berlebihan kepada Salatiga yang Katanya Sudah Layak Menggantikan Jogja Sebagai Kota Paling Layak Huni
  • Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama
  • Slow Living dan Frugal Living di Desa Memang Omong Kosong, Apalagi Kalau Kamu Cuma Buruh Rendahan dan Gajimu Mengenaskan
  • Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!
  • Film “Tinggal Meninggal” Bukan Fiksi Biasa, tapi Realitas Sosial Orang Dewasa yang Caper agar Diakui di Lingkaran Pertemanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.