Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Middle Class vs UKT: Melawan Jelas Kalah, Mundur Makin Berdarah-darah

Agung Anugraha Pambudhi oleh Agung Anugraha Pambudhi
3 Agustus 2023
A A
Sulitnya Mahasiswa Kelas Menengah yang Tak Pintar-pintar Amat Mendapatkan Beasiswa di Indonesia Terminal Mojok middle class
Share on FacebookShare on Twitter

Kelas yang (sama saja) sengsara(nya)

Dilahirkan oleh keluarga yang biasa-biasa saja membuat saya bersyukur akan pentingnya makna kehidupan. Banyak hal yang bisa dipetik dengan mencicipi rasa senang dan tenang atas pemenuhan kebutuhan harian yang layak. Tapi terkadang juga merasakan pahitnya kehidupan yang kurang berkenaan dengan keinginan saya dalam aspek tertentu. Dalam pendidikan misalnya.

Sebagai anak yang memiliki kecerdasan yang tidak seberapa dan berasal dari middle class, saya merasakan berbagai ketidakadilan selama menjalani masa-masa pendidikan. Baik dari SD hingga kuliah seperti sekarang ini.

Berbagai bentuk bantuan uang pendidikan tak pernah sekalipun saya rasakan. Mendaftar beasiswa, sudah rontok dengan persyaratan sertifikat lomba. Kalau mau pakai jalur reguler, harus menyertakan surat keterangan tidak mampu, yang jelas tak mungkin saya dapatkan. Padahal pemasukan keluarga saya ya tak sebanding dengan biaya pendidikan.

Aren’t we all the same?

Orang tua saya, sejauh ini, tidak pernah mengeluh biaya pendidikan yang tinggi dan tidak masuk akal ini. Tapi saya yang kena mental. Mereka memang memintaku fokus kepada pendidikan, tapi anak mana yang tak khawatir dengan orang tuanya?

PTN tidak lagi murah, dan tak akan kembali murah

Mindset masyarakat kita perlu dibenahi dalam memandang kualitas pendidikan, harusnya tak lagi berdasarkan status kampus. Kita harusnya tak lagi menilai perguruan tinggi setinggi dulu, semulia dulu.

Anggapan bahwa perguruan tinggi punya prospek cerah dan biayanya murah harus kita buang jauh-jauh. Nyatanya, kesesatan pikir tersebut bikin banyak orang tertipu. Salah satunya, saya.

Saya juga merupakan korban dari sesat pikir tersebut. Ketika saya pertama kali diinformasikan lulus SNMPTN, saya bahagia, seperti kebanyakan pemuda tanggung lainnya. Tapi, saya, sebagai anak dari anggota middle class, terkejut ketika mendapat biaya UKT yang kelewat tinggi. Saya pikir, ekonomi keluarga nggak akan “terluka”, nyatanya malah sebaliknya.

Baca Juga:

Nyambi Jadi Ojol Adalah Realita Kerasnya Hidup Mahasiswa yang Tertekan oleh Mahalnya UKT

Mahasiswa Kelas Menengah: Tidak Miskin Menurut Data, Tetap Sengsara Menurut Realitas

Katanya PTN murah, ini murah menurut siapa, Keluarga Bakrie?

Terlebih, lulus dari PTN tak memberi jaminan apa-apa dalam hidup. Jaminan mudah mendapat pekerjaan pun tak lebih dari omong kosong. Saya sendiri masih mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan. Baiklah, boleh menuding mungkin saya tak cakap-cakap amat. Tapi, ketika pendidikan kini tak bisa dimungkiri lagi, hanya untuk mencetak karyawan, kenapa pekerjaan tetap saja susah didapat?

Kini saya sering kali menggerutu dan bertanya-tanya pada diri sendiri. Pendidikan adalah hak segala warga negara, tapi kenapa banyak yang terbebani dengan biayanya?

Pada akhirnya, middle class dan lower class “bersatu” dalam hal ini. sama-sama hancur, sama-sama terkapar jika harus berhadapan langsung dengan biaya pendidikan. Dan hanya ada satu golongan yang jelas tak terdampak. Tentu saja saya tak perlu sebutkan.

Middle class tak akan bisa naik kelas. Lower class akan selamanya mengendap di kerak tangga sosial. Semua karena pendidikan yang benar-benar mahal. 

Penulis: Agung Anugraha Pambudhi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Biaya Perguruan Tinggi Negeri yang Mahal: Katanya Pendidikan Adalah Hak untuk Setiap Warga, tapi Kenapa Biayanya Nggak Masuk Akal?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2023 oleh

Tags: biaya pendidikanmiddle classUKT
Agung Anugraha Pambudhi

Agung Anugraha Pambudhi

Mahasiswa Ilmu Politik yang malas berpolitik.

ArtikelTerkait

UNNES Semarang Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula makelar kos

UNNES Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula

5 Agustus 2024
kenaikan ukt UIN

Saran Prank untuk Kemenag Setelah Prank Kompensasi UKT

5 Mei 2020
Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas! Mojok.co

Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas!

10 Desember 2023
Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

3 April 2020
Kuliah di UIN (Unsplash.com)

UIN Kampus Rakyat, Masihkah Relevan?

23 Desember 2022
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Stop Menganggap Hidup di Jogja Itu Lebih Murah

29 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Bukber Berkedok Reuni Itu Scam- Arena Bunuh Teman (Unsplash)

Bukber Berkedok Reuni Itu Seperti “Scam”: Adu Outfit, Adu Gaji, Adu Kerjaan, Ujung-ujungnya Adu Nasib

1 Maret 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.