Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Sengsara Dihantui UKT Mahal dan Ruang Kelas Menyedihkan, Sementara Kampus Lalai Meningkatkan Fasilitas Belajar

Labib Ega Dillan Nugroho oleh Labib Ega Dillan Nugroho
5 April 2024
A A
UKT Mahal dan Buruknya Fasilitas Belajar Menghantui Mahasiswa (Unsplash)

UKT Mahal dan Buruknya Fasilitas Belajar Menghantui Mahasiswa (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai mahasiswa, kami tentu mengharapkan fasilitas kampus yang memadai untuk mendukung proses belajar dan mengajar. Namun, realita yang kami hadapi sering berbeda dengan harapan. Mahasiswa wajib membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Yang terasa berat lagi mahal bagi beberapa. Namun, kampus memberi kami fasilitas yang masih jauh dari kata memadai.

Salah satu contoh yang paling mencolok adalah kondisi ruang kelas kami. Banyak ruang kelas yang terlihat usang, dengan kursi dan meja yang sudah tidak layak pakai. Pencahayaan dan sirkulasi udara sering tidak optimal, membuat kami tidak nyaman saat mengikuti perkuliahan. Belum lagi masalah kebersihan yang kadang terabaikan, dengan ruangan yang terlihat kurang terjaga.

ADVERTISEMENT

Selain itu, fasilitas penunjang lainnya juga masih jauh dari harapan. Laboratorium yang seharusnya menjadi tempat kami mengasah kemampuan praktis, terkadang kekurangan alat dan bahan. Perpustakaan yang seharusnya menjadi gudang ilmu, justru kekurangan koleksi buku terbaru dan fasilitas yang memadai. Bahkan, akses internet di kampus pun masih sering bermasalah, menghambat kami dalam mencari referensi dan mengerjakan tugas. Itulah yang harus kami nikmati ketika UKT mahal menghantui? 

Mahasiswa layak mendapatkan fasilitas memadai 

Mahasiswa berusaha selalu memahami bahwa pengelolaan sebuah institusi pendidikan tidak mudah. Berbagai kendala, baik anggaran maupun birokrasi, pasti dihadapi oleh pihak kampus. 

Namun, sebagai mahasiswa yang telah membayar UKT mahal, kami merasa berhak mendapatkan fasilitas yang layak dan memadai. Iya, cukup yang “memadai” saja. Kami tidak mengharapkan fasilitas mewah dan mahal. 

Kami berharap, pihak kampus juga lebih memperhatikan kondisi fasilitas yang kami gunakan sehari-hari. Perbaikan dan pemeliharaan rutin harus dilakukan, agar kami dapat belajar dengan nyaman dan fokus. Selain itu, pengadaan fasilitas baru yang lebih modern dan lengkap juga sangat dibutuhkan, agar kami dapat mengembangkan kemampuan secara optimal. Iya, yang modern, tidak perlu terbaik, supaya seimbang dengan UKT mahal yang kami hadapi.

UKT mahal seharusnya menjadi “investasi kampus”

Bukan hanya kami sebagai mahasiswa saat ini yang akan merasakan manfaatnya, tapi juga generasi mahasiswa di masa depan yang juga menderita karena UKT mahal. Investasi dalam fasilitas kampus yang memadai akan memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Kami berharap, pihak kampus dapat mendengar suara kami dan segera melakukan perbaikan serta peningkatan fasilitas. Kami yakin, dengan fasilitas yang memadai, kami akan dapat belajar dengan lebih baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Dengan demikian, tujuan pendidikan tinggi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud dengan lebih optimal.

Baca Juga:

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Penulis: Labib Ega Dillan Nugroho

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bayar UKT Mahal, tapi Dosen Nyuruh Mahasiswa Belajar dari YouTube, Logikanya di Mana sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2024 oleh

Tags: uang kuliahuang kuliah tunggalUKTukt mahal
Labib Ega Dillan Nugroho

Labib Ega Dillan Nugroho

Mahasiswa Kota Mataram.

ArtikelTerkait

4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

Surat Terbuka untuk Rektor UNS yang Baru: Selesaikan 5 Masalah Ini Secepatnya, Pak!

16 November 2022
rektor uny selebgram sutrisna wibawa penurunan ukt penyesuaian ukt unybergerak mojok.co

Gini Amat Rasanya Punya Rektor UNY Nyambi Selebgram seperti Pak Sutrisna Wibawa

8 Juli 2020
6 Beasiswa yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa karena Berpotensi Menjebak

6 Beasiswa yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa karena Berpotensi Menjebak

28 Agustus 2025
Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas! Mojok.co

Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas!

10 Desember 2023
Informasi Bayar UKT yang Mepet Adalah Bukti Betapa Jeniusnya Birokrat Kampus perguruan tinggi negeri

Biaya Perguruan Tinggi Negeri yang Mahal: Katanya Pendidikan Adalah Hak untuk Setiap Warga, tapi Kenapa Biayanya Nggak Masuk Akal?

5 Juli 2023
Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

Calon Mahasiswa Baru Indonesia Juga Butuh Jeongwaja (Changing Majors) kayak di Korea biar Nggak Dibohongi Kampus dan Prodi

27 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Pengalaman membangun rumah di desa, mahal di mental karena ada saja konfliknya Mojok.co

Pengalaman membangun rumah di desa, mahal di mental karena ada saja konfliknya 

11 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.