Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menjadi Mertua dan Menantu Idaman Tidak Semudah Tips Suksesnya, Sist

Puji Khristiana Dyah Nugrahaini oleh Puji Khristiana Dyah Nugrahaini
10 Agustus 2020
A A
tips menjadi menantu idaman mertua idaman mojok.co

tips menjadi menantu idaman mertua idaman mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Apalagi kalau masih tinggal seatap. Selalu ada saja kisah nyata yang bisa dijadikan ide cerita untuk FTV Suara Hati Istri di Indosiar. Ada teman yang saking frustrasinya tinggal di pondok mertua permai (di sebuah cluster perumahan mewah), ia sampai mengatakan, “Tinggal di gubuk kontrakan petakan adalah surga yang paling dirindukan menantu setelah bertahun-tahun menghuni istana megah mertuanya.”

Memang begitulah drama menantu dan mertua. Dari jaman batu hingga jaman blender, dari Christopher Columbus menemukan Benua Amerika hingga nanti dunia game over, akan selalu ada cerita konflik di antara dua golongan ini. Cerita klasik tak lekang oleh waktu yang selalu ada dalam rumpi curhatan para menantu maupun para mertua.

Lho, memangnya ada mertua yang curhat? Banyak, sist. Coba sesekali datang ke pengajian ibu-ibu yang ternyata anggotanya nenek-nenek. Akan selalu ada keluhan para mertua mengenai sikap menantu perempuan yang tidak sesuai seperti apa yang diharapkannya. Sama persis seperti cerita menantu perempuan yang selalu merasa gagal mengambil hati mertua sehingga kalimat akhir yang terucap hanya “bodo amat”.

Siapa yang tidak ingin menjadi menantu idaman mertua ataupun mertua idaman menantu? Sayang, sekuat apa pun janji hati pada diri untuk menjadi menantu idaman ketika menikah ataupun mertua idaman ketika menikahkan anaknya, akan selalu ada percikan konflik sebagai cobaan atas janji hati yang kadung terucap tersebut.

Sekalipun sudah banyak sekali ornag menuliskan tips menjadi menantu dan mertua idaman, realitas keharmonisan hubungan menantu dan mertua tidak semudah tips suksesnya. Ambil satu contoh saja: cara merekatkan hubungan mertua dan menantu dengan aktivitas masak bareng. Ini belum tentu akan berakhir dengan makan bareng lho.

Kebiasaan menantu yang datang dari komunitas makhluk milenial selalu menetapkan standar masakan enak itu seperti apa yang disajikan di kafe ataupun gerai fastfood lainnya. Krispi, gurih, dan kekinian. Menantu berusaha memberikan hasil masakan yang tidak hanya ingin dipuji mertua. Tapi juga suami.

Keinginan istri untuk mendapat pujian bahwa masakannya seenak atau bahkan lebih enak daripada masakan mertua, akan dibenturkan pada konflik ketika mertua tidak ingin kelihaian memasaknya ditandingi oleh wanita yang dianggapnya baru bisa masak kemarin sore. Pokoknya anakku harus tetap mengakui bahwa masakankulah yang paling enak, pikir para mertua.

Tapi, ketika realitasnya tidak sesuai yang diharapkan, misalnya pengakuan anak laki-laki yang mengatakan bahwa masakan istrinya lebih enak dibanding masakan ibunya, si ibu yang juga berstatus sebagai mertua akan membuat alibi lain. Ya, jelas masakan menantunya lebih enak, kan pakai micin. Meskipun dalam hal rasa mengakui kalah, namun masih ada hal lain yang akan membuat mertua memenangkan kompetisi ini, yaitu masakannya lebih sehat.

Baca Juga:

Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan

Menghitung Penghasilan Minimal Setelah Menikah Versi 2025, Punya Gaji 7 Juta Baru Bisa Hidup Nyaman!

Ini baru urusan masakan. Belum lagi urusan pantangan hamil dan mengasuh anak. Mertua yang merasa kenyang pengalaman mengenai kehamilan, melahirkan, dan mengasuh anak tidak terima jika berbagai aturan mitos yang diimaninya selama ini dimentahkan begitu saja oleh menantu.

Begitu pula dengan menantu. Sekalipun belum memiliki pengalaman, dengan bekal informasi seputar kehamilan dan parenting ala medis yang bisa didapat gratis dari internet, mereka merasa menjadi manusia logis serta melek informasi yang sama sekali tidak mempercayai mitos.

Lagi-lagi mertua dan menantu saling adu pengalaman dan kecerdasan sesuai dengan jalan pikirannya masing-masing. Mertua menganggap menantunya seenaknya sendiri dan sulit dinasihati, menantu menganggap mertuanya manusia kuno yang tidak bisa beradaptasi dengan perkembangan dunia medis. Kehadiran cucu yang seharusnya menjadi tips sukses merekatkan hubungan agar bisa menjadi menantu dan mertua idaman tidak lagi semudah teorinya.

Kalau sudah begini, siapa yang pusing. Ya, jelas laki-laki yang mencoba menerapkan tips sukses menjadi suami bertanggung jawab sekaligus anak berbakti pada orang tua tetapi masih betah saja tinggal di pondok mertua permai.

BACA JUGA Nasihat Pernikahan yang Tidak Banyak Diketahui Orang dan tulisan Puji Khristiana Dyah Nugrahaini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2020 oleh

Tags: KeluargamenantumenikahmertuaRumah Tangga
Puji Khristiana Dyah Nugrahaini

Puji Khristiana Dyah Nugrahaini

Menulis adalah caraku untuk mengubah galau jadi uang.

ArtikelTerkait

Belajar dari Kang Bahar di Preman Pensiun: Preman yang Juga Punya Sisi Humanis Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

4 November 2019
plastik berbayar

Mencintai dan Membenci Kebijakan Plastik Berbayar

23 Juni 2019
kakak diktator menindas adik mojok.co

Contoh Kediktatoran yang Sering Dilakukan Kakak kepada Adik

27 Agustus 2020
calo makam

Hati-hati Calo Makam: Memanipulasi Duka dan Kematian Menjadi Bisnis yang Merugikan

7 Oktober 2019
daftar tamu undangan pernikahan ra srawung rabimu suwung seserahan adik nikah duluan gagal nikah dekorator pernikahan playlist resepsi pernikahan mojok

Adik Saya Duluan Nikah dan Saya Nggak Ada Masalah dengan Itu

15 Februari 2021
Cimory Semarang, Destinasi Wisata Tepat buat yang Sayang Anak

Cimory Semarang, Destinasi Wisata Tepat buat yang Sayang Anak

30 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Niatnya Hemat Kos Murah, Malah Dapat Kamar Bekas Aborsi (Unsplash)

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

12 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.