Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Mengutuk Israel sih Harus, tapi Nggak Perlu Bawa-bawa Adolf Hitler Hitler Juga kali

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
14 Mei 2021
A A
adolf hitler yahudi holocaust israel mojok

adolf hitler yahudi holocaust israel mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Konflik Israel dan Palestina yang sedang hangat dan akan selalu hangat ini memenuhi linimasa media sosial. Mayoritas berdiri di sisi Palestina, beberapa ada yang menjadi orang melawan arus yang bodoh dengan menjustifikasi tindakan Israel (tentu saja, tanpa pengetahuan apa pun). Tapi, banyak juga fans Hitler dadakan. Iya, Adolf Hitler yang itu, yang jahat dan brengsek itu.

Banyak orang bikin cuitan dan story IG berisi kutipan Hitler yang berbunyi “saya bisa saja membunuh semua orang Yahudi, tapi saya sisakan beberapa agar dunia tahu kenapa saya melakukannya”. Kenapa orang bikin postingan kayak gitu? Untuk menunjukkan bahwa Yahudi itu jahat, serangan Israel kemarin contohnya.

Postingan kutipan Adolf Hitler tersebut emang kesannya kayak membuktikan bahwa nubuat Hitler itu benar, padahal sebetulnya nggak. Yang terjadi malah mereka membenarkan holocaust yang dilakukan Hitler. Lah, apa yang benar dari pembunuhan massal?

Lagian nubuat tersebut nggak bisa disebut benar juga, soalnya Israel tidak sepenuhnya berisi orang Yahudi. Ini masih bisa diperdebatkan, karena memang Israel adalah negara Yahudi. Tapi, fokus saya bukan itu, tapi perkara orang-orang yang mengutip Adolf Hitler.

Kita tidak bisa membenarkan tindakan Adolf Hitler di masa lalu, yaitu membantai kaum Yahudi. Pembantaian suatu kaum mau dilihat dari sisi mana pun, ya tetap salah. Coba pikir pakai nalar, apakah bayi yang lahir punya dosa? Tidak kan? Lalu, kenapa orang yang terlahir di keluarga Yahudi, di negara Yahudi, tiba-tiba halal untuk dibunuh?

Israel memang bangsat, saya tidak memungkiri itu, tapi ora njuk tiba-tiba menganggap tindakan Hitler benar. Ha wong dia membunuh sekitar lima sampai enam juta orang Yahudi, mana yang benar dari membantai orang sebanyak itu?

Lagian tindakan Israel membombardir Palestina dan holocaust yang dilakukan Adolf Hitler sama kejinya. Di dunia ini, tindakan saling membantai itu korbannya beragam, tapi yang jelas sih satu: menindas minoritas atau kaum yang lebih lemah.

Padahal, kita tuh bisa banget loh mendukung Palestina, mengutuk Israel, tapi tidak membenarkan holocaust. Ya wong holocaust dan serangan Israel itu sama-sama kejahatan kemanusiaan kok, tidak bisa bilang kasus satunya lebih mending hanya karena kebetulan pihak korban berbalik jadi tersangka.

Baca Juga:

Iran, Amerika, dan Israel: Tiga Visi Dunia yang Bertabrakan

Selain Minyak, Inilah Industri yang Berpotensi Anjlok Efek dari Perang Dunia Ketiga

Tapi, ya nggak kaget kalau orang-orang buta akan hal tersebut, maksudnya perkara sepakat bahwa kejahatan, apa pun motifnya, tetap saja tidak bisa dibenarkan. Lha wong selama ini banyak orang yang membenarkan tindakan rasis ke orang Papua, menganggap bahwa komunis layak dibunuh, dan orang-orang yang berbeda halal dibunuh.

Hayo, masih ingat kan kalau dulu banyak orang bilang Ahok halal untuk dibunuh?

Itulah ironinya. Mengutuk keji satu perbuatan, tapi membenarkan tindakan keji yang lain.

Saya tidak membela Yahudi dan Israel, sama sekali tidak. Ha wong saya sebenarnya mangkel setengah modar sama tindakan mereka. Dunia udah sumpek, makin dibikin sumpek sama masalah caplok-mencaplok wilayah. Tapi, kok ya nggak pada ngatain Inggris dan negara adidaya lain yang dukung Israel yah? Pada diem bae.

Tapi, meski saya benci sama tindakan Israel, ya saya nggak bisa melihat orang-orang tiba-tiba mengkultuskan Adolf Hitler yang dulu bantai Yahudi, orang sama-sama salah, pun duduk perkaranya beda. Yang sama dari itu adalah kedua pelaku membinasakan pihak yang lebih lemah.

Nganggep Hitler bener aja udah aneh.

Jadi, mumpung masih lebaran, saya punya saran. Bagi kalian yang dalam kepalanya menganggap bahwa nubuat Hitler tersebut benar, segera ambil wudhu dan salat memohon ampun kepada Allah karena menjadi bodoh.

BACA JUGA Korupsi Bansos dan Dana Haji, Mana yang Lebih Bajingan? dan artikel Rizky Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: adolf hitlerholocaustisraelkejahatan kemanusiaanPalestina
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Sikap Penolakan Orang Indonesia terhadap Pengungsi Rohingya Bikin Hitler Jadi Kelihatan Nggak Jahat-jahat Amat

Sikap Penolakan Orang Indonesia terhadap Pengungsi Rohingya Bikin Hitler Jadi Kelihatan Nggak Jahat-jahat Amat

5 Januari 2024
konflik palestina dan israel mojok

4 Alasan Mengapa Konflik Palestina dan Israel Bukanlah Semata Konflik Agama

23 Juli 2020
Timnas Israel Lolos Piala Dunia U-20: Yang Lolos Siapa, yang Pusing Siapa

Timnas Israel Lolos Piala Dunia U-20: Yang Lolos Siapa, yang Pusing Siapa

2 Juli 2022
apa benar adolf hitler mati di garut mojok

Mengungkap Asal Mula Konspirasi Adolf Hitler Mati di Garut

24 November 2020
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Sepak Bola Indonesia Sebaiknya Memang Dibekukan Saja!

27 Maret 2023
benjamin netanyahu palestina indonesia mojok

Setelah Benjamin Netanyahu Pensiun Jadi Perdana Menteri, Bagaimana Nasib Palestina Selanjutnya?

1 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol
  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.