Mengurutkan 5 Kopi Botol Kemasan Terenak yang Ada di Minimarket

Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas kopi botol kemasan semakin cemerlang di rak-rak showcase Indomaret maupun Alfamart. Berbagai varian baru muncul baik dari brand lama maupun baru. Pamor kopi botolan di jajaran industri Food & Beverages nasional ini sejalan dengan naik daunnya budaya ngopi ala anak indie pecinta senja yang berujung kembung dan maag. Bisa kita lihat bersama-sama kalau coffee shop semakin menjamur. Yang bikin heran, semua tetap ramai di masa pandemi.

Daripada harus menguras dompet yang seret gara-gara kuliah online yang bikin nggak dapat sangu, ya lebih baik beli kopi botol kemasan yang harganya tidak sampai 10 ribuan toh. Lumayan sebagai teman kuliah, mengerjakan tugas atau sebagai substitusi karena tak punya cukup modal untuk nongkrong.

Saking banyaknya merk kopi botol kemasan, mungkin orang-orang akan berdiri lama di depan kulkas minimarket selama nunggu balasan chat dosen pembimbing. Di sini saya akan mencoba mengurutkan 5 kopi botol kemasan terenak yang harus anda rasakan apabila belum pernah mencobanya.

#5 Luwak White Koffie

Banyak orang tertipu dengan nama Luwak White Koffie yang mengisyaratkan bahan baku produk ini adalah biji kopi termahal di dunia. Padahal ‘Luwak’ disini adalah merk dengan varian produknya yaitu ‘White Koffie’. Logika saja, mana mungkin biji kopi termahal di dunia diseduh lalu dimasukkan kedalam botol. Apalagi dihargai kurang lebih sama dengan nasi telor burjo. Nggak mungkin banget.

Tapi dari segi rasa, Luwak White Koffie lumayan lah. Cukup menyenangkan menikmatinya bila anda adalah menyukai rasa manis dan ingin membasahi tenggorokan dengan air kopi. Satu hal yang menyebalkan sebetulnya adalah bentuk mulut botol lebar yang membuat isinya cepat habis saat diteguk. Harganya pun sedikit mahal dibanding kopi botol kemasan lain.

#4 Good Day Avocado Delight

Di antara yang lain, kopi ini mungkin lebih terkesan untuk remaja. Bisa kita lihat dari iklannya yang dibintangi beberapa aktor dan aktris muda. Tentunya mereka lebih dikenal gen Z dan millenial ketimbang boomer. Tapi tentu saja anda yang sudah berumur diatas 30an tidak dilarang meminumnya.

Good Day Avocado Delight menawarkan cita rasa yang berbeda dengan adanya rasa alpukat di bahan bakunya. Perpaduan rasa alpukat dan rasa kopi cukup balance dan tidak bertabrakan. Kopi botolan ini cocok untuk menemani siang anda yang sendu karena bingung mau minum kopi atau jus alpukat karena mubazir kalau membeli keduanya bersamaan.

#3 ABC Choco Malt Coffee

Inilah kopi botol kemasan pendatang baru yang langsung merombak khazanah perkopian saya. Kopi ini baru muncul di pasaran sekitar 3 bulan belakangan. Karena produk baru, harganya pun sedikit miring. Mungkin ini strategi menarik pasar sebelum nanti harganya dinaikan.

Kopi ini adalah percampuran dari tiga minuman yaitu coklat, malt, dan kopi. Saat pertama kali membuka botol tak ada ekspektasi tinggi, tapi setelah beberapa tegukan saya menyadari bahwa ini bukan produk yang diciptakan dengan asas ‘yang penting beda’. Rasanya tidak terlalu manis tapi tetap nikmat dan sentuhan malt menciptakan sensasi tersendiri yang unik.

#2 Kopiko 78°C

Salah satu kopi botolan yang paling awal muncul bahkan sebelum kultur ngopi sepopuler sekarang. Usia produk ini sudah sekitar 7 tahun, tapi rasanya tetap relevan buat anak zaman sekarang. Kopi botol kemasan Kopiko memiliki 2 varian rasa baru, tapi yakinlah kalau rasa original masih yang terbaik.

Kenapa dinamakan 78°C? Mitosnya karena kopi ini diekstrak pada suhu 78° celcius yang merupakan suhu optimum. Sebagai non-coffee snob, saya tidak tahu apakah benar 78° C itu memang benar suhu optimum. Selain itu, saya pun tidak tahu apakah biji kopinya beneran diekstrak tetap pada suhu 78° C. Yang pasti rasanya enak dan kekentalan kopinya paling pas dibanding yang lain, meski saya pikir isinya terlalu sedikit.

#1 Kapal Api Signature Original Black Coffee

Perkenalkan sang juara. Terhitung bukan pemain lama karena baru beredar tahun lalu. Meski baru, tapi kopi botol kemasan Kapal Api Signature langsung jadi favorit saya ketika butuh teman untuk terjaga. Dari segi harga pun terasa tidak memberatkan.

Rasa kopi hitam yang pahit tetap terasa dengan after taste manis palm sugar. Terasa menyenangkan saat membanjiri mulut dan tenggorokan. Rasa kopi hitam inilah yang sepertinya membuat orang tetap melek. Dibanding produk lain yang banyak rasa-rasanya, kopi ini justru lebih pas saat anda ingin begadang semalaman. Entah buat mengerjakan tugas, skripsi, atau sedang ingin insekyur dan overthinking.

Honorable Mention: Nescafe Kaleng dan Nescafe UHT (Kotak)

Efeknya mirip dengan Kapal Api Signature Original Black Coffee dan rasanya pun punya keunikan sendiri. Saya ingin memasukkannya ke dalam daftar kopi botok kemasan terenak, tapi sayang sekali keduanya tidak dikemas dalam botol sehingga tidak relevan. Tapi tetap saja, kedua produk Nescafe adalah kopi yang cocok sebagai teman di pojok kamar kos-kosan.

BACA JUGA Mari Bersepakat Bahwa Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart dan tulisan Terminal Mojok lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Exit mobile version