Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menghitung Total Utang Harian Abdel dan Temon kepada Muklis

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
7 Oktober 2020
A A
Menghitung Total Utang Harian Abdel dan Temon kepada Muklis abdel temon bukan superstar satpam muklis mojok.co

Menghitung Total Utang Harian Abdel dan Temon kepada Muklis abdel temon bukan superstar satpam muklis mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Masalah utang piutang memang paling sensitif, sekalipun kepada teman sendiri. Masalah utang bisa membuat tali persahabatan rusak. Persahabatan memang tetap lanjut, tapi yang hilang satu: kepercayaan. Nah, masalah utang-piutang ini juga sering diangkat di beberapa layar kaca. Salah satu sitkom yang terkenal soal utang-piutang adalah Abdel dan Temon. 

Dalam sitkom tersebut, tokoh utama yaitu Abdel dan Temon dikenal doyan ngutang ke satpam kompleks rumah mereka, yaitu ATM alias Anjungan Tunai Muklis.

Hampir setiap episode mereka selalu berutang pada Mukhlis. Memang pada dasarnya si Mukhlis bloon juga, sih. Sudah tahu nggak bakal dibayar, tapi tetap dikasih duitnya buat mereka ngutang.

Nasibmu, Klis, cuma dikibulin Abdel dan Temon terus. Untung kagak, bokis iya.

Untuk kalian yang pernah diutangi sama teman sendiri atau orang lain, lihat Muklis jadi seakan nggak ada apa-apanya. Muklis emang ikhlas banget sesuai namanya. Sayang sekali, tidak ada rincian jelas berapa utang Abdel dan Temon setiap episode mereka ngutang ke Muklis. Daripada saya penasaran sendiri, terus kepikiran utang Abdel dan Temon yang bejibun sampai ratusan juta, lebih baik saya cari tahu sendiri.

Sitkom Abdel dan Temon itu seingat saya tayang di televisi selama dua tahun, mulai dari 2008 sampai 2009. Terbagi dua musim, Abdel dan Temon Bukan Superstar lalu Abdel dan Temon Masih Bukan Superstar. 

Dua-duanya tayang di Global TV, tayang selepas zuhur. Biasanya kalau pulang sekolah, pasti nonton ini hihihi. Oke lanjut. Dalam konten wawancara di channel YouTube milik Cing Abdel, beberapa kali blio mengatakan bahwa Abdel dan Temon itu tayang hampir setiap hari. Seingat saya, ya, juga.

Baiklah, kita tarik rata. Anggap selama dua tahun sitkom ini tayang setiap hari selama dua tahun, satu tahun kira-kira ada 360 hari. Tinggal dikali dua, maka jadi 720 hari. Berarti ada 720 episode. Utang Abdel dan Temon yang totalnya Rp250 juta itu tinggal kita bagi, setelah dibagi dengan jumlah hari tersebut. Maka angka yang keluar adalah kisaran Rp350 ribuan.

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

Namun, sebenarnya saya agak kurang sepakat dengan ini. Sebab, kadang-kadang di luar masalah utang, Muklis sering dikadalin untuk beliin nasi Padang. Kadang-kadang mau, kadang-kadang nggak sih. Anggaplah sehari mau dan sehari nggak, maka kita bisa hitung lagi. Satu bungkus nasi Padang harganya Rp20 ribu, jika kita kalikan setengah dari 720 hari tersebut, total harga nasi Padang sekitar Rp7 jutaan.

Gila, bisa-bisanya minjem uang sampai segitunya. Belum lagi masih minta dibeliin makanan. Walaupun Muklis sering bilang ogah kepada mereka. 

Kira-kira ada yang pernah utang atau diutangi sampai segitu? Ihhhh, jangan banyak-banyak ngutang atuh. Nanti kalau sampai lupa bayar atau malah ogah bayar konsekuensinya besar.

Sumber gambar:YouTube LUCU AJA BOLEH

BACA JUGA Kakure Kirishitan: Sejarah Penyebaran Kristen di Jepang dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2020 oleh

Tags: SinetronUtang
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Panduan untuk Orang Malas Cerita Awal Ikatan Cinta hingga Bikin Penontonnya Penasaran Terminal Mojok

Panduan untuk Orang Malas: Cerita Awal ‘Ikatan Cinta’ hingga Bikin Penontonnya Penasaran

13 Januari 2021
Beberapa Hal pada Sinetron yang Nggak Pernah Absen Bikin Ruwet Terminal Mojok

Beberapa Hal pada Sinetron Indonesia yang Bikin Ruwet

22 Desember 2020
Mengedukasi Masyarakat Bukan Tugas Sinetron, Jadi Stop Bilang Sinetron Indonesia Nggak Mendidik terminal mojok

‘Sinetron Indonesia Tidak Mendidik’, Mengedukasi Masyarakat Emang Bukan Tugas Sinetron, kok

28 Juni 2021
Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan terminal mojok.co

Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan

11 Desember 2020
debitur BI Checking fintech pinjol gagal bayar utang mojok

Pentingnya Manajemen Utang untuk Debitur yang Mengajukan Pembiayaan Bank

22 Oktober 2021
drama korea

Alasan-Alasan Drama Korea Lebih Menarik Daripada Sinetron Indonesia

5 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat
  • Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal
  • Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.