Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Menggugat Kesenjangan dan Ketidakadilan Perlakuan kepada Sinoman Putra dan Sinoman Putri

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
17 Desember 2024
A A
Menggugat Ketidakadilan Perlakuan Sinoman Putra dan Putri (Unsplash)

Menggugat Ketidakadilan Perlakuan Sinoman Putra dan Putri (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sinoman adalah orang yang bertugas membantu saat proses pernikahan atau hajatan tertentu. Tugas mereka adalah membantu distribusi makanan dan minuman untuk tamu. Ibaratnya, mereka yang melakukan servis kepada tamu. Biasanya, yang bertugas adalah anggota karang taruna setempat.

Para pasukan sinom ini tampil dengan seragam batik. Biasanya, sudah ada yang menentukan motif batik yang akan mereka pakai. 

Untuk tugas, antara sinom putra dan putri sebetulnya hampir sama. Keduanya adalah frontliner, yang mana bertugas di depan untuk membawakan makanan dan kudapan untuk tamu. 

Namun, ada beberapa hal yang menjadi wujud kesenjangan antara sinoman putra dan sinoman putri. Inilah dia. 

#1 Sinoman putri harus datang lebih awal untuk ikut mengemas camilan, sementara sinoman putra tidak

Kesenjangan awal antara sinoman putri dan sinoman putra adalah waktu kedatangannya. Sinoman putri biasanya datang lebih awal. Tujuannya untuk membantu ibu-ibu rewang di dapur. 

Mereka biasanya membantu mewadahi risoles dan kue untuk isian snack. Setelah itu, mereka membantu mengelap piring, sendok, bahkan sekaligus menata isi dalam piring beserta nasinya yang dicetak bunga itu. Kalau yang putra, mereka tidak perlu datang lebih awal. 

#2 Sinoman putra biasanya mendapatkan jatah rokok, sementara sinoman putri tidak ada bonusan

Kesenjangan yang paling terasa adalah soal “bonus”. Kalau yang putra, biasanya mendapatkan rokok. Sementara itu, yang putri hanya mendapatkan konsumsi saja. Padahal pekerjaan mereka kurang lebih sama. 

Saat yang sinoman putra asyik mengisap rokok, yang putri hanya bisa duduk manis dengan segelas teh hangat di tangannya. Bagi saya, rasanya hal ini kurang adil.

Baca Juga:

Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya

Kondangan di Desa Jawa Tengah adalah Kondangan Paling Perfect, Melayani Tamu Sepenuh Hati, Dilayani bak Raja!

Untuk bonus, ya tidak harus rokok. Mungkin untuk yang putri bisa bentuk lain. Intinya, yang putri atau yang tidak merokok sama-sama mendapatkan bonusan.

#3 Perdebatan mana yang lebih capek

Anggapan banyak orang adalah sinom putra lebih capek ketimbang putri. Pikiran itu muncul karena yang putra lebih banyak bergerak. Makanya, yang putri kadang dianggap nggak “kerja berat”. Jatuhnya kayak diremehkan. Oleh sebab itu, kalau putra, biasanya dapat bonusan kayak sebungkus rokok.

Sudah saatnya kita menghilangkan anggapan kayak gitu. Yang putri juga bekerja keras. Mereka datang lebih dulu. Melakukan banyak yang tidak dilakukan putra.  

Itulah kesenjangan yang terjadi di sinoman. Entah sejak kapan hal ini terjadi. Rasanya kurang adil, ketika sama-sama bekerja tapi beda perlakuan. Sejatinya nyinom adalah budaya yang baik. Kalau di tempat kalian bagaimana? Apakah ada hal seperti ini?

Penulis: Wulan Maulina

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sinoman: Sekelompok Pemuda yang Jadi Kunci Sukses Resepsi Pernikahan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2024 oleh

Tags: budaya sinomansinom pernikahansinomansinoman putrasinoman putritugas sinom
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Kawula Sinoman: Menggugat Sistem Rewang Tanpa Organ Tunggal Terminal Mojok.co

Kawula Sinoman: Menggugat Sistem Rewang Tanpa Organ Tunggal

22 Maret 2022
Jasa WO di Desa Namanya Sinoman, Layanan Lebih Prima dan Ramah di Kantong Mojok.co

Jasa WO di Desa Namanya Sinoman, Layanan Lebih Prima dan Ramah di Kantong

4 Maret 2024
3 Hal Sederhana yang Dilakukan Tamu Undangan, tapi Bikin Sinoman Marah

3 Hal Sederhana yang Dilakukan Tamu Undangan, tapi Bikin Sinoman Marah

28 November 2023
10 Istilah Job Desc Rewang Saat Hajatan di Gunungkidul Terminal Mojok.co

10 Istilah Job Desc Rewang Saat Hajatan di Gunungkidul

23 Maret 2022
Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya!

Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya

23 Juli 2024
Tradisi Rewang dan Nasib Orang-orang di Balik Megahnya Pesta Pernikahan terminal mojok.co

Tradisi Rewang dan Nasib Orang-orang di Balik Megahnya Pesta Pernikahan

22 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.