Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengenang 5 Acara Televisi Termantap di Era 2000-an

Muhammad Fariz Kurniawan oleh Muhammad Fariz Kurniawan
1 Januari 2021
A A
nussa dan rara, Alasan Serial Animasi Nussa Nggak Cocok untuk Tayangan Anak-anak di Televisi Wajah Baru Pemberi Warna Baru di Sinetron Preman Pensiun 4 Preman Pensiun 4: Sinetron Penuh Edukasi untuk Insan Pertelevisian Indonesia Rekomendasi Sinetron untuk Hibur Anies Baswedan Atas Ditundanya Formula E
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kurun waktu satu tahun ini, saya sangat jarang menghidupkan televisi. Saya pribadi hanya akan menyetelnya ketika sedang bosan dengan layar handphone atau ada tayangan anime seru sekelas Naruto atau Boku no Hero Academia.

Bagi saya pribadi, acara televisi sekarang cenderung monoton alias homogen. Kalau tak sinetron, ya variety show yang pengisi acara atau konsepnya hampir itu-itu saja. Memang ada acara berkelas seperti Masterchef Indonesia. Namun maaf, saya bukan penggemar acara tersebut.

Pemandangan ini nampak kontras bila dibandingkan dengan stasiun televisi pada era 2000-an silam. Pada saat itu, ada banyak pilihan acara menarik yang siap memanjakan mata. Tanpa perlu bicara panjang kali lebar, inilah daftarnya.

Who Wants to Be Millionaire

Who Wants to Be Millionaire adalah salah satu alasan mengapa saya rela bermalam minggu di rumah. Selain menghibur, acara yang dipandu oleh Tantowi Yahya ini juga mampu memberikan pengetahuan baru kepada pemirsanya.

Setiap peserta akan diberikan 15 pertanyaan yang tingkat kesulitannya bertingkat. Jika peserta mampu menjawab semua pertanyaan dengan benar, maka ia berhak untuk membawa pulang uang sebesar satu miliar rupiah.

Meskipun demikian, tidak mudah untuk bisa memenangkan permainan ini. Peserta yang duduk di kursi panas tidak boleh melakukan kesalahan menjawab sama sekali. Jika terjadi demikian, maka ia harus keluar dari permainan.

Untungnya, peserta diperbolehkan untuk menggunakan tiga bantuan, yakni bertanya pada teman, bertanya pada audiens, atau menghilangkan dua buah jawaban yang salah (fifty-fifty). Setiap bantuan hanya berlaku untuk satu kali pemakaian saja.

Baca Juga:

3 Alasan yang Bikin Saya Enggan Punya TV di Rumah

6 Hal yang Bisa Dilakukan Family 100 Agar Durasi Kuis Nggak Cuma 2 Jam

MTV Ampuh

Bagi saya pribadi, MTV Ampuh merupakan acara musik terbaik yang pernah ada. Acara ini benar-benar menyuguhkan “daging” seputar informasi musisi atau lagu Indonesia yang sedang hits di tanah air.

Tidak ada jual beli jokes-jokes receh atau garing di acara ini. Para pembawa acaranya benar-benar fokus untuk membahas informasi maupun perkembangan musik di Indonesia sembari membacakan urutan tangga (chart) lagu.

Setiap minggunya, akan ada chart lagu top Indonesia yang di-update. Dari semua lagu yang pernah masuk dalam jajaran chart, “Kenangan Terindah” milik Samsons adalah lagu yang paling ikonik dalam benak saya. Lagu ini mampu bertahan di papan atas MTV Chart Ampuh selama berminggu-minggu.

Pimp My Ride

Bagi yang suka menyaksikan acara MTV Indonesia pada siang hari, harusnya mengetahui acara yang satu ini. Apalagi kalau bukan Pimp My Ride. Itu lho, acara yang mempermak abis mobil-mobil tua atau cupu menjadi mobil-mobil berkelas.

Dipandu oleh Xzibit, acara ini adalah solusi bagi yang punya kendaraan jadul atau rusak tapi gak mau berpisah. Pada saat saya masih kecil dan polos, saya benar-benar dibuat takjub dengan kinerja para mekaniknya. Bagaimana tidak, selain cepat mereka juga sangat artistik dalam bekerja.

Acara ini juga pernah mendapatkan adaptasi lokalnya alias versi Indonesia-nya. Namanya adalah Pimp My Car. Sayangnya, gaung acara ini sepertinya tak mampu menyaingi seniornya yang berada di Amerika sana.

Bajaj Bajuri

Bajaj Bajuri merupakan acara lawak legendaris yang rasanya tidak mungkin saya lewatkan begitu saja. Singkat cerita, acara sitkom ini menceritakan tentang kehidupan seorang supir bajaj bernama Bajuri beserta para tetangga dan keluarganya di sebuah daerah di Jakarta.

Bagi saya, Bajaj Bajuri merupakan masterpiece komedi di jagad pertelevisian Indonesia. Meskipun acara sitkom ini tidak diisi oleh pelawak-pelawak kondang sekelas Komeng atau grup Patrio, Bajaj Bajuri tetap mampu menghadirkan lawakan-lawakan yang terasa mengalir serta natural.

Jalan cerita akan semakin seru alias lucu ketika Oneng hadir dalam satu scene atau adegan. Dengan pembawaannya yang super duper polos, ia mampu membuat orang lain atau penonton kesal sekaligus tertawa.

Berkat acara sitkom inilah, nama Mat Solar (Bajuri) kemudian mulai dikenal di industri hiburan tanah air. Namanya kemudian semakin berkibar ketika stasiun televisi lain menawarinya peran sebagai tukang bubur yang kemudian berhasil naik haji.

Fear Factor

Dibutuhkan kehati-hatian luar biasa untuk bisa menonton acara ini. Sebab ada beberapa challenge-terutama yang berhubungan dengan air atau basah-basahan-yang kalau ketahuan sama orang tua, bisa-bisa auto kena tegur atau jewer. You know what I mean.

Pada dasarnya, acara yang dipandu oleh Joe Rogan ini akan menguji nyali para pesertanya. Berbagai challenge yang diberikan pun cenderung absurd. Seperti makan kecoa hidup-hidup, menyelam dalam darah, sampai telanjang di depan umum.

Walaupun terlihat seru, mengharapkan acara ini kembali mengudara di tanah air adalah hal yang terbilang mustahil. Ada banyak challenge maupun adegan yang sudah pasti tidak akan lolos sensor di era sekarang.

Kelima acara televisi di era 2000-an tersebut sukses membuat kehidupan masa kanak-kanak dan remaja saya berwarna. Sebenarnya masih ada banyak acara menarik yang ingin saya tulis, seperti Sketsa, Ninja Warrior, dan lainnya.

Namun karena keterbatasan ruang, saya hanya menyebutkan sebanyak lima saja. Semoga ke depannya nanti, pertelevisian Indonesia akan dihuni oleh lebih banyak acara yang beragam jenis dan konsepnya sekaligus menghibur banyak masyarakat. Kalau bisa sih, semoga anime-anime lebih banyak ditayangkan seperti dahulu.

BACA JUGA Indonesian Idol Harusnya Ubah Nama Jadi Indonesian Pop dan tulisan Muhammad Fariz Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2020 oleh

Tags: 2000-anacara televisifear factorpimp my ride
Muhammad Fariz Kurniawan

Muhammad Fariz Kurniawan

Penulis sejak 2020, senang menulis hal-hal receh yang muncul dari pengamatan, obrolan ringan, dan keseharian.

ArtikelTerkait

3 Pertanyaan Basa-basi Busuk yang Seharusnya Nggak Perlu Ada di Talkshow terminal mojok.co

3 Pertanyaan Basa-basi Busuk di Talkshow yang Seharusnya Nggak Perlu Ada

4 Oktober 2020
6 Acara Televisi yang Sebaiknya Ditayangkan Kembali

6 Acara Televisi yang Sebaiknya Ditayangkan Kembali

26 Mei 2022
Acara Keluarga Artis Menjamur, Tanda Pertelevisian Indonesia Sudah Kacau terminal mojok.co

Acara Gosip: Sudah Miskin Moral, Kini Miskin Kreativitas

2 Oktober 2020
Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan terminal mojok.co

Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan

11 Desember 2020
Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an atau 2010-an, Mana yang Terbaik? Terminal Mojok.co

Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an dengan 2010-an, Mana yang Terbaik?

22 Maret 2022
6 Hal yang Bisa Dilakukan Family 100 Agar Durasi Kuis Nggak Cuma 2 Jam

6 Hal yang Bisa Dilakukan Family 100 Agar Durasi Kuis Nggak Cuma 2 Jam

18 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.