Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia 

Iqbal AR oleh Iqbal AR
6 Maret 2025
A A
Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti "Upin Ipin" di Malaysia Mojok.co

Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti "Upin Ipin" di Malaysia  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Malaysia tampaknya terlalu baik kepada Indonesia dalam konteks serial kartun Upin Ipin. Susanti, tokoh yang seakan menjadi representasi Indonesia, digambarkan terlalu sempurna. Susanti adalah anak yang baik, santun, serta punya kedewasaan yang lebih dari teman-temannya. Bahkan, meski Susanti bergabung dengan geng Upin Ipin lebih akhir, dia diterima dengan baik dan bisa langsung berbaur dengan mereka.

Karakter Susanti ini menarik. Dia masuk di tengah cerita, melengkapi keberagaman dalam semesta Upin Ipin. Kemunculan Susanti memang tidak sesering tokoh-tokoh pendukung lain. Namun, di tiap kemunculan Susanti, dia selalu mampu menjadi warna yang segar serta menjadi bumbu yang enak di dalam sebuah cerita.

Itu mengapa, tokoh Susanti dalam Upin Ipin jadi menarik untuk dikulik. Karakternya yang terlalu baik dan sempurna membuat penonton penasaran bagaimana latar belakangnya. Apa pekerjaan orang tuanya hingga dia terdampar di Malaysia? Itu mengapa, melalui tulisan ini saya akan coba mengupas salah satu “misteri” yang menyelimuti tokoh Susanti dalam serial Upin Ipin. Ya, saya akan coba mengupas soal apa sebenarnya pekerjaan orang tua Susanti di Malaysia. Laman fandom Upin Ipin mengatakan bahwa orang tua Susanti bekerja di bidang perniagaan (perdagangan), tapi perdagangan apa lebih spesifiknya? 

Manajer perusahaan/perkebunan sawit

Melihat kenyataan Susanti berakhir bersekolah di Kampung Durian Runtuh, tebakan saya orang tua Susanti kemungkinan besar adalah manajer perkebunan sawit. Asal tahu saja, kampung tempat tinggal Upin dan Ipin lebih dekat ke hutan daripada ke kota. Jadi, masuk akal jika ada perkebunan sawit yang tidak jauh dari Kampung Durian Runtuh, terutama jika berlandaskan teori bahwa kampung ini berada di wilayah Segamat, Johor.

Sepertinya, orang tua Susanti ini sudah kerja di perusahaan sawit di Indonesia, sudah punya posisi yang cukup tinggi. Lalu mereka dipindahtugaskan ke Malaysia yang membuat Susanti mau tidak mau ikut pindah. Mengapa jabatannya manajer? Ya kalau melihat Susanti yang punya kamera, suka foto-foto, bisa pulang ke Indonesia dengan cukup mudah, rasanya wajar jika orang tua Susanti ini punya jabatan manajer. Lagian, Susanti ini nggak kelihatan kayak orang susah, beda kayak Fizi, hehe.

Orang tua Susanti kerja di bidang ekspor-impor

Kemungkinan lain, orang tua susanti bekerja di bidang ekspor-impor di Malaysia. Seperti kita tahu, orang yang kerjanya di bidang ekspor-impor ini kerap berpindah tugas dari satu negara ke negara yang lain. Nah, boleh jadi orang tua Susanti seorang eksportir atau importir yang kebetulan tengah bertugas di Malaysia. 

Pekerjaan orang tua Susanti di bidang ekspor-impor ini masuk akal. Kampung Durian Runtuh, tempat tinggal Susanti dan kedua orang tuanya saat ini, punya kekayaan alam yang luar biasa. Mulai dari buah-buahan (terutama durian), getah karet, sawit, hingga kayu. Boleh jadi, orang tua Susanti bekerja di salah satu perusahaan ekspor-impor, lalu ditugaskan di Kampung Durian Runtuh, untuk mengawasi, menjadi supervisor produk-produk alam atau bahan-bahan mentah yang dihasilkan dari sana untuk nantinya diekspor ke luar negeri.

Baca halaman selanjutnya: Kepala cabang …

Baca Juga:

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2025 oleh

Tags: IndonesiaKampung Durian RuntuhMalaysiaSusantisusanti upin ipinupin-ipin
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Mail Upin Ipin Gambaran Pemuda Sukses Berkat Hobi Jualan (Upin Ipin Fandom)

10 Manfaat dari Hobi Berjualan yang Ditunjukkan Ismail bin Mail di Serial Upin Ipin

10 April 2024
warna pasir pantai

Ini Loh, 8 Warna Pasir Pantai Serta Asal Muasalnya

29 Agustus 2019
Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh Upin Ipin

Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”

14 Maret 2025
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Ketika Kepolisian Indonesia Fobia dengan Sepak Bola

13 November 2020
6 Alasan Susanti di Kartun Upin Ipin Nggak Perlu Balik ke Indonesia Terminal Mojok

6 Alasan Susanti di Kartun Upin Ipin Nggak Perlu Balik ke Indonesia

16 Juli 2022
Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Bulan Ramadan Mojok.co

Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Ramadan

9 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.