Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Menebak Apa yang akan Terjadi jika Karen’s Diner Resmi Dibuka di Indonesia

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
15 November 2022
A A
Menebak Apa yang akan Terjadi jika Karen’s Diner Resmi Dibuka di Indonesia Terminal Mojok

Menebak Apa yang akan Terjadi jika Karen’s Diner Resmi Dibuka di Indonesia (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semalam ketika saya sedang asyik berselancar di Instagram, saya menemukan satu berita yang cukup menarik perhatian: restoran Karen’s Diner akan buka cabang di Indonesia bulan depan, tepatnya tanggal 15 Desember 2022. Memangnya apa sih yang bikin hal itu jadi unik? Bukannya sudah biasa ya kalau ada franchise restoran luar negeri yang buka cabang di tanah air?

Jika kalian berpikiran seperti itu, saya yakin kalian nggak tahu Karen’s Diner. Biar saya jelaskan sedikit.

Jadi, Karen’s Diner adalah nama sebuah restoran yang pertama kali beroperasi di Sydney, Australia, pada Oktober 2021 lalu. Setelah sukses, kemudian restoran ini buka beberapa cabang di Brisbane, Melbourne, Inggris, dan Selandia Baru

Satu hal yang membedakan Karen’s Diner dengan restoran lainnya adalah pelayanannya. Jika di tempat lain para customer akan diberikan pelayanan yang ramah dari para pramusaji, Karen’s Diner justru sebaliknya; para pelayan di sana jutek, nggak ramah, dan sama sekali nggak berpegang teguh pada prinsip “tamu adalah raja”. Makanya restoran ini begitu viral dan sukses menarik perhatian orang untuk datang berkunjung dan merasakan sensasi makan sambil di-roasting oleh para pelayan yang bekerja.

Sebagai contoh, saya pernah iseng mencari perihal Karen’s Diner di YouTube. Pada salah satu video yang saya saksikan, terlihat seorang pengunjung menanyakan apakah restoran tersebut menyajikan menu burger tanpa daging, karena sang pengunjung merupakan seorang vegan. Namun, alih-alih menawarkan pilihan menu lain, si pelayan restoran malah mengolok-olok pengunjung tersebut dan menertawai gaya hidupnya yang menolak untuk makan daging.

Di restoran lain, saya yakin hal kayak gini nggak mungkin terjadi, kan? Akan tetapi di Karen’s Diner, kejadian seperti itu lumrah terjadi dan dijadikan daya tarik tersendiri untuk menarik pembeli. Kata-kata umpatan pun sering diucapkan para pelayan sebagai bagian dari “servis” mereka. Makanya saya kok ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ide mereka yang sangat out of the box itu.

Di negara-negara lain, pelayanan Karen’s Diner sudah terbukti berhasil. Namun, apakah hal yang sama juga bakal terjadi di Indonesia? Sejauh ini sih tampaknya sebagian besar masyarakat menyambut kedatangan restoran ini dengan cukup antusias. Selain itu, dari komentar-komentar di Instagram yang saya baca, nggak sedikit orang Indonesia yang penasaran gimana praktik pelayanan restoran tersebut ketika resmi membuka gerai di sini. Apakah akan tetap sama seperti di luar negeri? Atau justru agak dikurangi sedikit tingkat “kepedasan” verbalnya?

Saya rasa jawabannya masih akan sama. Sebab, kalau konsepnya dibuat berbeda, keunikannya justru hilang dan Karen’s Diner nggak lagi memiliki daya pikat yang membuatnya stand out dibandingkan restoran lain. Namun kita perlu mengingat kalau Indonesia bukan Australia atau Inggris, sudah pasti budaya yang dijunjung di negeri ini adalah budaya timur. Bagi negara yang menjunjung tinggi budaya ketimuran, keramahtamahan adalah hal utama. Selain itu, Indonesia juga punya budaya lain yang nggak Karen’s Diner banget, yakni basa-basi dan nggak enakan.

Baca Juga:

Setahun Jadi Pelayan Restoran Bintang Tiga, Saya Malah Kalah Jago Melayani Dibanding Dapur Keluarga Istri

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Bayangkan, suatu hari kalian mampir ke Karen’s Diner cabang Indonesia. Lalu, kalian sudah berekspektasi akan dicerca habis-habisan oleh para pelayan di sana. Dan ternyata kalian memang mendapatkan itu. Namun, karena sang pelayan merupakan orang Indonesia, ia akhirnya malah tetap mengajak kalian berbasa-basi karena merasa nggak enak hati telah mengeluarkan kata-kata kasar. Jadinya malah melenceng dari konsep restorannya sendiri, kan?

Kalau di luar negeri, kemungkinan hal semacam itu akan terjadi cenderung sangat kecil. Namun di Indonesia, situasinya berbeda. Budaya tersebut sudah mengakar dalam diri kita dan sulit dihilangkan. Pokoknya kalau nggak basa-basi sedikit ada yang kurang gitu.

Itu tadi bisa saja terjadi jika dilihat dari kacamata sang pelayan. Nah, kalau ditengok dari perspektif pengunjung, apa sih yang bisa saja terjadi?

Baca halaman selanjutnya

Rakyat yang nggak (bakal) siap

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 November 2022 oleh

Tags: karen's dinerNetizenrestoran
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

Menjadi Orang Desa yang Makan di Restoran Bergaya Pedesaan Terminal Mojok

Menjadi Orang Desa yang Makan di Restoran Bergaya Pedesaan

6 Maret 2022
Netizen Twitter Adalah Antagonis Paling Kejam dan Fakta-fakta Lainnya Kenapa Becandaan di Twitter Nggak Laku Dibawa ke Facebook?

Netizen Twitter: Antagonis Paling Kejam dan Fakta Lainnya

15 Mei 2020
Twitter, Tempat Orang Berlomba Menjadi Jahat jerome polin elon musk akun base twitter

Saran untuk Jerome Polin agar Tidak Dihujat Netizen (Lagi)

21 Februari 2023
Suka Duka Bekerja di Restoran

Suka Duka Bekerja di Restoran

11 April 2023
komentar mojok

Mau Tahu Seberapa besar Kadar Literasi Para Netizen, Baca Aja Komentar-Komentar Pada Setiap Hidangan Mojok

16 Juni 2019
Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Porsi, Harga Semuanya Bikin Syok Mojok.co

Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Menu, Harga Semuanya Bikin Syok

8 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.