Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menebak Alasan Sikap Jutek Pegawai TU

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
30 Mei 2022
A A
Menebak Alasan Sikap Jutek Pegawai TU

Menebak Alasan Sikap Jutek Pegawai TU (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pegawai TU itu jutek bisa jadi karena beberapa alasan berikut

Setelah sekian lama saya nggak berurusan tetek bengek kampus, pada akhir Desember saya kembali berurusan dengan kampus. Namun, bukan untuk diri saya sendiri, melainkan membantu istri untuk mengurus segala persyaratan administrasi guna mendaftar wisuda pascasarjananya.

Selama mengurus, saya cukup kaget karena harus bertemu urban legend kampus yaitu pegawai TU yang kurang ramah alias jutek. Padahal saya sama sekali nggak memprediksi hal ini bakal terjadi karena kampus tempat istri saya kuliah ini bisa dibilang salah satu kampus terbaik di Indonesia. Sampai-sampai saya berpikir, apa jangan-jangan salah satu persyaratan menjadi pegawai TU itu memang harus jutek ya?

Berangkat dari pengalaman ini, saya kerap kali iseng melempar pertanyaan ke teman-teman lama saya yang menggeluti dunia sekolah atau kampus mengenai sikap jutek mereka. Berdasarkan keterangan mereka, saya coba menebak-nebak alasan sikap jutek mereka. Berikut hasil tebakan saya:

#1 Pertanyaan yang itu-itu saja

Sejelas apa pun persyaratan administrasi untuk mengurus suatu hal, tetap saja ada yang bertanya. Nah, pertanyaan-pertanyaan inilah yang bakal dilayangkan kepada pegawai TU. Mungkin yang kerap kali membuat pegawai jengkel adalah pertanyaan yang dilayangkan hanya itu-itu saja. Seramah apa pun kalian, lama-lama pasti mangkel juga kan kalau menemui situasi yang sama?

#2 Pekerjaan yang monoton

Kalian sadar nggak sih pekerjaan mereka setiap tahunnya itu kurang lebih sama? Pekerjaan yang sama ini dilakukan selama bertahun-tahun. Pasti ada kejenuhan yang muncul di dalam dirinya sehingga membuat kinerja saat melayani terkesan cuek dan nggak ramah.

#3 Gaji yang kurang layak

Berdasarkan keterangan dari beberapa teman saya yang menggeluti pekerjaan di sekolah, masih cukup banyak pegawai TU di sekolah yang berstatus pekerja tidak tetap alias honorer. Dengan statusnya itu, gaji pegawai TU non-ASN hanya mendapatkan upah yang nggak seberapa. Bahkan cenderung sangat jauh dibandingkan dengan UMK beberapa daerah di Indonesia. Gimana bisa senyum yang ramah, kalau urusan dapur di rumah saja belum terpenuhi?

Ini juga jadi catatan untuk banyak sektor pekerjaan, terutama yang berhubungan dengan layanan, bahwa banyak pegawai mereka mendapat gaji yang kurang layak. Kita harus vokal agar tak ada lagi pegawai yang underpaid di Indonesia. Percayalah, ketika kebutuhan dasar sudah terpenuhi, kemajuan negara tak lagi jadi angan.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Bikin Akta Kematian Tanpa Calo: (Dibikin) Ribet, Capek, dan Menyebalkan!

Mengerjakan Skripsi Itu Nggak Sulit, Jauh Lebih Sulit Mengurus Berkas Kelulusan Mahasiswa!

#4 Beban pekerjaan

Jumlah pegawai TU di sekolah paling mentok sekitar dua sampai tiga orang. Sedangkan untuk fakultas atau kampus kira-kira hanya lima sampai tujuh orang. Jarang sekolah atau kampus memiliki jumlah pegawai bagian tersebut yang banyak. Padahal jumlah peserta didik di suatu instansi pendidikan setiap tahunnya pasti mengalami kenaikan, tidak diimbangi kenaikan jumlah pegawai administrasinya. Beban pasti bertambah, tapi SDM-nya tak berubah dalam hal jumlah. Ya rhemox, Buos.

#5 Selalu ada kesalahan administrasi

Apakah kamu pernah dihubungi oleh pihak tata usaha sekolah atau kampus untuk memperbaiki atau melengkapi suatu persyaratan administrasi? Jika pernah, sebaiknya tetap kalem misal dijutekin oleh pegawai TU. Sebab mereka baru selesai memeriksa puluhan bahkan ratusan persyaratan administrasi orang lain. Walaupun dalam pengumuman segala persyaratan administrasi sudah sangat jelas, tetap saja ada kesalahan administrasi yang dilakukan oleh siswa atau mahasiswa. Dan itu berarti beban tambahan untuk mereka. Maklumi, ya.

#6 Diminta buru-buru

Urusan administrasi itu sebenarnya nggak sesederhana yang kita pikirkan selama ini. Misal dalam mengurus legalisir suatu berkas, pegawai TU hanya bertugas menyampaikan kepada pejabat terkait untuk menandatangani berkas administrasi seseorang. Tapi, kalau pejabat terkait sedang tidak ditempat atau tugas ke luar kota, mereka hanya bisa pasrah dan menunggu pejabat tersebut datang ke kantor. Sayangnya tidak sedikit orang yang ingin berkas administrasinya segera selesai dan nggak sabaran meski sudah diberikan penjelasan.

#7 Bukan passion

Saya rasa sangat sedikit orang yang memiliki passion di bidang pekerjaan administrasi. Sebab, pekerjaannya monoton dan begitu-begitu saja setiap tahunnya. Mungkin pegawai yang jutek itu kebanyakan nggak memiliki passion di bidang administrasi dan telah muak dengan pekerjaannya selama ini. Kalau ini, susah sih mau berkomentar.

Begitulah kira-kira alasannya. Saya tidak berusaha membenarkan tindakan mereka. Namun, sebagai manusia, tidak ada salahnya mencoba untuk mengerti.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Profesi yang Boleh Kepo Agama Orang Lain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2022 oleh

Tags: administrasipegawai TU
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

gimmick sidak blusukan presiden jokowi mojok

Sidak, Blusukan, dan Gimik Insignifikan Pejabat

30 Juli 2021
administrasi ribet Indonesia mojok

Aturan Mengunggah Data Administrasi Daring yang Bikin Pening

3 Maret 2023
22 Istilah Penting yang Perlu Diketahui Staff Admin Supaya Kerjanya Sat-Set Mojok.co

22 Istilah yang Perlu Diketahui Staff Admin supaya Kerjanya Sat-Set

30 Oktober 2023
Pengalaman Saya Bikin Akta Kematian Tanpa Calo: (Dibikin) Ribet, Capek, dan Menyebalkan!

Pengalaman Saya Bikin Akta Kematian Tanpa Calo: (Dibikin) Ribet, Capek, dan Menyebalkan!

23 April 2025
syarat wajib vaksin surat kehilangan KTP administrasi ribet mojok

Repotnya Mengurus Surat Kehilangan di Surabaya: Syaratnya Wajib Vaksin, tapi Tempat Vaksinnya Tidak Disediakan

23 Juli 2021
Magelang Boleh Kurang Ini Itu, tapi Perkara Kemudahan Birokrasi, Magelang Juara karena Mal Pelayanan Magelang

Magelang Boleh Kurang Ini Itu, tapi Perkara Kemudahan Birokrasi, Magelang Juara!

9 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

28 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.