Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Membela Orang yang Chattingan Tanpa Emoji

Erfransdo oleh Erfransdo
16 November 2021
A A
Membela Orang yang Chattingan Tanpa Emoji terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Chattingan sudah menjadi kegiatan sehari-hari masyarakat pada umumnya. Aplikasi chat yang merajalela mempermudah orang untuk melakukan percakapan meski melalui jarak jauh. Hanya perlu menggunakan handphone, aplikasi chat, dan kuota internet, kita semua dapat mengirim pesan kepada teman maupun orang lain.

Pada aplikasi chatting seperti WhatsApp, tentu banyak sekali fitur yang bisa digunakan, salah satunya adalah fitur emoji atau emoticon. Emoji yang tersedia pun berlimpah, mulai dari yang normal sampai abnormal semua tersedia. Selain emoji, ada pula stiker yang bahkan bisa dibuat sendiri oleh penggunanya untuk lucu-lucuan.

Fitur emoji yang disediakan tersebut tentu bukan untuk dianggurin doang. Fitur itu bisa digunakan agar percakapan dalam chat terasa lebih hidup dan nggak kaku. Meskipun banyak emoticon yang bisa dipilih, beberapa orang bahkan hampir nggak pernah menggunakan atau menyentuhnya. Nggak semua orang terbiasa untuk menggunakan emoticon dalam chat-nya.

Mungkin ada sebagian orang yang menganggap bahwa chattingan tanpa emoticon terasa kaku dan hambar, seolah nggak seru. Padahal kan itu hanya chat. Hingga akhirnya muncul anggapan orang yang nggak pernah menggunakan emoji saat chatting adalah pribadi yang sombong.

Emoji memang bukan hal yang wajib ada ketika kita chattingan dengan seseorang. Meski terkesan serius bahkan sombong, tentu saja itu tergantung persepsi pribadi masing-masing. Namanya juga dunia maya, kita nggak tahu ekspresi sebenarnya si pengirim di seberang sana.

Sebagai seseorang yang juga jarang chat menggunakan emoticon kecuali untuk teman dekat, saya akan memaparkan beberapa alasan orang enggan menggunakan emoji saat chatting.

Pertama, bingung. Nggak semua orang mahir bermain emoticon saat chattingan. Ada beberapa orang yang takut salah mengirim emoji alias takut si penerima salah mengartikan. Daripada salah mengirim lebih baik nggak perlu pakai gitu-gituan, kan? Toh, nggak masalah asalkan percakapan masih berjalan lancar.

Kedua, nggak terbiasa. Meski emoji menandakan emosi atau ekspresi si pengirim, namun nggak semua orang dapat mengartikannya dengan benar. Ada beberapa orang yang memang nggak terbiasa dengan emoji-emoji seperti itu. Berbeda dengan orang yang setiap mengirim chat pasti dibarengi dengan emoticon dan stiker.

Baca Juga:

Telepon Ditakuti Anak Muda, Banyak yang Lebih Nyaman “Bicara” Melalui Chat

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

Ketiga, terasa aneh. Dulu saya hampir nggak pernah mengirim pesan menggunakan emoji karena bagi saya hal tersebut terasa aneh. Mungkin saat itu saya belum begitu paham arti dari beberapa emoticon yang ada sampai-sampai saya searching artinya di Google biar nggak salah kirim ke gebetan. Ehe.

Keempat, nggak terlalu dekat dengan lawan bicara. Biasanya orang akan menggunakan emoticon saat chatting ketika lawan bicaranya memang dekat alias teman sendiri. Emoticon yang dikirimkan mempertegas ekspresi kita pada teman. Lain halnya dengan orang yang belum begitu kita kenal, takutnya kalau kirim chat pakai emoji dikira sok kenal atau cringe, dong.

Kelima, malas. Alasan terakhir orang enggan untuk menyertakan emoji saat chat ya karena malas. Malas saja gitu pakai emoticon atau stiker yang ada di aplikasi chat, apalagi kalau yang dikirim nggak sesuai dengan ekspresi si pengirim sebenarnya.

Tentu saja semua kembali pada pandangan masing-masing. Nggak semua orang terbiasa menggunakan emoji saat chattingan, lho. Lagi pula emoji hanya untuk mempertegas ekspresi, nggak ada kaitannya kok sama karakter orang yang sebenarnya. Bisa saja emoji yang dikirimkan nggak sesuai dengan ekspresi sesungguhnya dari si pengirim? Jadi, jangan terbawa rayuan virtual, ya. Nikmati saja dunia nyata.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: chatemoji
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

10 Keunggulan Telegram yang Nggak Bisa Kita Temukan di WhatsApp Terminal Mojok

10 Keunggulan Telegram Dibandingkan WhatsApp

11 Januari 2023
Telepon Ditakuti Anak Muda, Lebih Nyaman Bicara Melalui Chat

Telepon Ditakuti Anak Muda, Banyak yang Lebih Nyaman “Bicara” Melalui Chat

20 September 2024
Alasan Huruf X Bisa Dibaca 'Nya' Saat Berbalas Chat terminal mojok.co

Efek Laten Aplikasi Whatsapp: Sedikit-Sedikit Dibuatkan Grup Chat, Lama-Lama Jadi Menumpuk

6 September 2019
Eh, sekarang mereka semakin terpecah lagi dengan perbedaan pendapat mengenai pemakaian emoji 'dua telapak tangan yang menyatu'.

Menurut Kamu Apa Arti Emoji ‘Dua Telapak Tangan yang Menyatu’?

4 Juli 2019
Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi cuma Bikin Sakit Hati

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

30 Juni 2024
otw

Menghargai Waktu dan Menyikapi Kata OTW Saat Membuat Janji

8 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.