Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Membayangkan Sinetron Indonesia Dibuat ala Anime

Muhammad Fariz Kurniawan oleh Muhammad Fariz Kurniawan
17 Juni 2021
A A
Membayangkan Sinetron Indonesia Dibuat ala Anime terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Tak dapat dimungkiri jika sinetron alias sinema elektronik masih menjadi komoditas andalan bagi sebagian stasiun televisi di Indonesia. Di setiap jam prime time, sinetron akan menjadi primadona di layar kaca. Bahkan ajang sekelas Euro saja terpaksa mengalah olehnya.

Pada umumnya, cerita pada sinetron Indonesia di abad 21 ini hanya berkutat pada masalah percintaan atau rumah tangga. Tak bisa disalahkan memang mengingat ada pasar alias penonton yang menyukainya. Akan tetapi, saya pribadi tak termasuk ke dalam golongan tersebut.

Bagi saya pribadi, mungkin sudah saatnya sinetron di Indonesia mengalami revolusi di dalamnya. Bosan juga kalau melihat konflik sinetron di era kiwari yang temanya selalu itu-itu saja. Kalau boleh diberi kesempatan, saya ingin membuat sinetron ala-ala anime. Kira-kira seperti ini jadinya.

Tema sinetron adalah perjuangan

Salah satu hal yang saya suka dari anime yang pernah ditonton—terutama Naruto atau One Piece—adalah perjuangan para protagonisnya. Tak peduli dengan rintangan yang teramat berat, mereka akan tetap berjuang hingga akhirnya berhasil atau menang. Hal tersebut juga yang kemudian menginspirasi saya untuk tetap semangat di dalam kehidupan ini.

Oleh karena itu, tema yang akan saya angkat di dalam sinetron buatan saya nantinya adalah soal perjuangan. Terkait dengan apa yang diperjuangkan oleh sang tokoh utama, saya akan menyiapkan beberapa skenario. Misalnya, sang tokoh utama berambisi untuk menjadi murid terpintar di sekolahnya atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sifat tokoh utama

Setelah menentukan tema, hal selanjutnya yang sangat penting untuk diurus adalah bagaimana sifat sang tokoh utamanya. Dengan mengacu kepada poin di atas, sudah pasti saya akan menanamkan sifat ngotot alias pantang menyerah kepadanya.

Meski demikian, saya akan menyertakan beberapa sifat buruk atau kelemahan dari sang tokoh utama. Misalnya, dia merupakan pribadi yang mudah tersinggung atau terlalu overthinking dalam menghadapi suatu masalah.

Karakter antagonis

Kurang lengkap rasanya jika di dalam sinetron buatan saya tak dilengkapi dengan karakter antagonis. Sebenarnya, sih, bisa saja unsur ini dihilangkan. Namun, ketiadaannya bisa membuat sinetron tersebut bagai bakso tanpa sambal alias kurang nikmat rasanya.

Baca Juga:

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Untuk pakemnya, sih, saya akan menanamkan sifat julid dan iri hati kepada para antagonisnya. Dalam hal ini, mereka bisa saja melakukan cara-cara kotor agar bisa meraih tujuannya. Misalnya, mensontek saat ujian atau lebih ekstremnya lagi meminta bantuan dari pihak ketiga dalam suatu ujian.

Memperbanyak lagu pengiring sinetron

Satu hal yang tak boleh dilupakan dari anime adalah banyaknya lagu yang menjadi opening dan juga ending-nya. Lagu-lagu tersebut hanya mengiringi beberapa episode di dalam sebuah anime. Sulit bagi saya menemukan anime yang lagu pengiringnya nggak pernah berubah dari awal hingga akhir masa tayang.

Dengan berpakem kepada anime, besar kemungkinan saya akan melakukan hal yang sama kepada sinetron buatan saya. Satu lagu hanya akan digunakan pada beberapa episode saja.

Kalau beruntung, bukan nggak mungkin kalau musisi yang mengisi OST sinetron saya akan terangkat namanya. Kayak Asian Kungfu Generation lah yang dikenal lewat “Haruka Kanata” di Naruto.

Tayang per minggu atau season

Pada umumnya, yang namanya anime akan ditayangkan dengan sistem mingguan atau per season. Pengecualian untuk anime Naruto yang pernah ditayangkan di sebuah stasiun televisi di tanah air.

Nah, jika sinetron ala anime saya ini benar-benar terejawantahkan, maka waktu tayangnya juga perlu mengikuti anime. Dengan demikian, format waktu tayang sinetron saya akan kembali seperti sebelum Cinta Fitri mengudara. Pada saat itu, sinetron di Indonesia pada umumnya hanya ditayangkan satu episode per minggu.

Saya pribadi menyadari bahwa gagasan “sinetron ala anime” ini belum tentu bisa diterima di industri pertelevisian atau masyarakat. Tapi setidaknya, semoga saja ide ini bisa menjadi pertimbangan atau inspirasi di masa depan. Hehehe.

BACA JUGA Iklan Lemonilo, Pertanda Bencana Akan Datang di Sinetron Indonesia dan tulisan Muhammad Fariz Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: animeHiburan TerminalSinetron
Muhammad Fariz Kurniawan

Muhammad Fariz Kurniawan

Penulis sejak 2020, senang menulis hal-hal receh yang muncul dari pengamatan, obrolan ringan, dan keseharian.

ArtikelTerkait

bleach anime bankai thousand years blood war mojok

Yang Perlu Kalian Tahu tentang Anime ‘Bleach’ yang Rilis Tahun Ini

19 Mei 2021
Alasan Karakter Anime Selalu Teriak dan Bagaimana jika Diaplikasikan Saat Pilkada terminal mojok.co

Alasan Karakter Anime Selalu Teriak dan Bagaimana jika Diaplikasikan Saat Pilkada

22 September 2020
Seandainya Film Cruella Bersetting di Bantul terminal mojok

Seandainya Film ‘Cruella’ Bersetting di Bantul

6 Juni 2021
lagu guitar hero II terbaik mojok

5 Lagu ‘Guitar Hero II’ yang Bikin Saya Suka Musik Rock

5 Juli 2021
Video Klip Munajat Cinta The Rock Indonesia Bikin Baper dan Iri Anak SD pada Masanya terminal mojok.co

Video Klip ‘Munajat Cinta’ The Rock Indonesia Bikin Baper dan Iri Anak SD pada Masanya

18 Juli 2021
5 Film Anime Underrated biar Kamu Nggak Tahu Your Name Aja terminal mojok.co

5 Film Anime Underrated biar Kamu Nggak Tahu Your Name Aja

28 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.