Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Mei Mei “Upin Ipin” dan Sifatnya yang Saya Benci

Titah Gusti Prasasti oleh Titah Gusti Prasasti
2 Mei 2023
A A
Mei Mei Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Mei Mei "Upin Ipin" dan Sifatnya yang Saya Benci (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat menonton adegan ini saya cukup kaget. Hah? Kok bisa dia ngomong seperti itu? Untungnya ada Mail yang sigap menanggapi argumen Mei Mei dengan tenang. Mail bilang bahwa dia dan teman-teman selalu bermain selepas salat tarawih. Setelah diberi tahu begitu, Mei Mei langsung malu dan minta maaf. Yah, walaupun sok tahu, setidaknya kemauannya untuk mengakui kesalahan patut diapresiasi, ya. 

Selain di episode surau terbakar, ada pula saat pohon-pohon di kampung penuh dengan tanda “X” dari kapur. Waktu itu, Upin dan Ipin sedang berada di dekat pohon bertanda tersebut dengan tujuan untuk mencari pelakunya. Maklum, duo bocil kembar ini termakan cerita Jarjit soal teman-temannya yang diduga menghilang diculik alien setelah menghapus tandanya. Nah, di tengah situasi tersebut, datanglah Mei Mei dan Susanti.

Tanpa bertanya lebih lanjut, Mei Mei justru langsung menuduh Upin dan Ipin yang menggambar tanda di pohon. Sembari menghapus tandanya, dia marah-marah karena menganggap tindakan tersebut sebagai vandalisme yang mencemari lingkungan. Iya, apa yang dikatakan Mei Mei memang sudah benar, kok. Tapi saya gemes sama sikapnya. Mbok jangan sok tahu, selow sedikit kenapa sih, wong Upin dan Ipin juga bukan pelakunya.

Di akhir episode tersebut ketahuan bahwa yang menggambar tandanya adalah Tok Dalang. Tujuannya agar pohon-pohon tersebut bisa dirapikan sehingga nggak membahayakan orang lain.

Seharusnya Mei Mei melihat situasi dan bertanya dulu sebelum langsung menyimpulkan sesuatu

Ada satu lagi sikap sok tahu Mei Mei dalam Upin Ipin episode Ramadan yang lain. Waktu itu Upin, Ipin, dan teman-temannya tengah bermain harimau makan di lapangan. Ehsan yang mendapat giliran jadi harimau bertindak seolah-olah memakan mangsanya dengan cara menangkap mereka. Tiba-tiba Mei Mei datang bersama Susanti. Mendengar kata “makan” dan tanpa bertanya dulu, Mei Mei langsung marah-marah dan melarah Ehsan untuk makan karena puasa.

Melihat itu semua teman di sana hanya bisa tertawa. Mereka kemudian menjelaskan bahwa puasa baru akan dimulai keesokan harinya. Nah, si Mei Mei jadi malu sendiri, deh. Niat hati ingin mengingatkan teman-teman, eh malah salah.

Maka tak heran kalau saya merasa sebal setengah mati tiap kali menonton karakter Mei Mei yang terkesan tahu segalanya padahal nggak gitu. Mending dia bertanya atau mengamati situasi sekitar dulu nggak, sih? Mbok jangan jadi orang yang apa-apa langsung menyimpulkan dan main hakim sendiri. Udah kayak netizen Indonesia aja. Eh.

Terlepas dari sifatnya yang kadang menyebalkan, Mei Mei tetap menjadi salah satu karakter yang cukup dicintai banyak penggemar Upin Ipin. Ada kok sifatnya yang saya sukai, misalnya kritis, percaya diri, dan tentu saja suka baca buku. Lagi pula nggak ada manusia yang sempurna, begitu juga para karakter dalam Upin Ipin.

Baca Juga:

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin: Sosok Lansia Produktif dan Berdaya yang Patut Kita Tiru

Penulis: Titah Gusti Prasasti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Surat Cinta dari Ismail bin Mail untuk Mei Mei.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2023 oleh

Tags: karakter kartunkartunmei meiUpin dan Ipin
Titah Gusti Prasasti

Titah Gusti Prasasti

Manusia yang tengah sibuk mencari kesibukan.

ArtikelTerkait

surat protes

Surat Protes SpongeBob SquarePants Kepada KPI

24 September 2019
Klarifikasi dari Fizi Perihal Khilaf dan Sengketa dengan Upin Ipin Manusia Paling Kreatif itu ya Penulis Skenario Sinetron, lah

Klarifikasi dari Fizi Perihal Khilaf dan Sengketa dengan Upin Ipin

27 Mei 2020
Kedapatan Baca Komik 'Doraemon' di Usia (Hampir) Kepala Tiga dan Saya Bangga! terminal mojok.co

Kedapatan Baca Komik ‘Doraemon’ di Usia (Hampir) Kepala Tiga dan Saya Bangga!

9 Februari 2021
5 Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin yang Ada di Banyuwangi Terminal Mojok

5 Kampung Durian Runtuh ala Upin & Ipin yang Ada di Banyuwangi

30 Maret 2022
Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh Upin Ipin

Mengenal Tok Dul, Karakter Paling Sial di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”

14 Maret 2025
Membayangkan Upin Ipin dan Warga Kampung Durian Runtuh Jadi Tetangga Saya di Bumi Pasundan, Pasti Kampung Nggak Pernah Sepi Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Warga Kampung Durian Runtuh Jadi Tetangga Saya di Bumi Pasundan, Pasti Kampung Nggak Pernah Sepi

20 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.