Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Megawati adalah Tokoh yang Paling Banyak Memberi Sumbangsih untuk Indonesia

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
1 November 2020
A A
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tidak kenal Ibu Megawati? Namanya seakan selalu naik ketika pilkada hampir dimulai. Dari akar rumput, mulai dari angkringan sampai kantoran, selama berbincang politik, rasanya kurang afdol jika tidak memasukan nama blio. Apa lagi, Ibu Mega ini tokoh yang layaknya abadi, selalu muncul di saat waktu yang dibutuhkan. Avatar? Lewat!

Kita sama-sama tahu bahwa Ibu Mega kembali menyedot perhatian masa ketika mempertanyakan apa sih sumbangsih para milenial ini. Sampai-sampai, blio mengatakan kepada Jokowi jangan terlalu memanjakan anaknya, eh, maksud saya jangan terlalu memanjakan anak muda. Anak muda di sini yang dimaksud ya kembali lagi kepada para milenial yang diragukan Ibu Mega. Dikira blio, milenial masa kini hanya bisa ikutan demonstrasi saja.

Seorang Megawati mempertanyakan sumbangsih kepada para anak muda saya rasa sangat masuk akal. Secara, seorang Megawati gitu loh. Kalau yang nanya ketua karang taruna di sekitar rumah kita, baru argumennya nggak valid. Ini adalah Ibu Megawati Sukarnoputri. Seorang tokoh yang ditokohkan. Seorang tokoh yang suaranya selalu didengar walau nggak masuk jajaran pengurus negara.

Kalian nggak tahu kan sejatinya sumbangsih Ibu Mega kepada Indonesia itu banyak sekali. Saking banyaknya, mungkin artikel seribu dua ratus kata nggak akan cukup. Perlu buku biografi semisal mau di-list sumbangsih blio. Tetapi, saya akan sedikit berbuat lancang dengan mencoba mengambil beberapa sumbangsih blio untuk negeri. Ya, siapa tahu, kalian para milenial yang sukanya hanya demo, bisa belajar dari sosok luhur yang satu ini.

Pertama, presiden perempuan pertama di Indonesia. Saya kagum dengan sosok Ibu Mega karena melalui blio, perdebatan remeh mengenai perempuan bisa nggak ngurus negara luntur dengan elegan. Di tampuk kekuasaan blio yang menggantikan posisi Gus Dur, dapat dikatakan sebagai peningkatan konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Kedua, di tangan Megawati, PDI dapat dikatakan masuk masa-masa emas. Blio pertama mengemban “tugas besar” itu ketika tahun 1993. Melalui Kongres Luar Biasa PDI di Surabaya, Megawati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI. Layaknya Game of Thrones, Kongres PDI di Medan pada 1996 posisinya digoyang karena beberapa pihak memilih nama Soerjadi sebagai ketua umum.

Megawati tetaplah Megawati. Berbagai goyangan nggak bakal bikin blio goyah. Malahan, ia bagai pohon tinggi menjulang di tengah hutan. Yak, tul, Megawati bersatu nggak bisa dikalahkan. Pada 1999, PDI berubah menjadi PDI Perjuangan di bawah tampuk kekuasaan blio. Pada tahun ini pula partai blio memenangkan pemilu.

Para pendukung Megawati pun mendesak agar blio maju sebagai presiden. Gimana nggak keren, ketika beberapa presiden disuruh turun oleh publik, blio yang terhormat ini malah disuruh untuk naik dan menjadi bakal calon presiden Indonesia.

Baca Juga:

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru

Di tahap ini lah sosok Megawati nggak melulu terkungkung nama besar ayahnya. Atau ada keterlibatan, ya? Ya anggap saja nggak ada wes. Sebagai wujud menghargai bagaimana berdarah-darahnya sosok Megawati dalam memberikan sumbangsih kepada negeri.

Untuk poin ini, rasanya sumbangsihnya lebih besar untuk partai, sih. Tapi, ya kalau sudah saya katakan sumbangsih untuk negeri, ya sudah kalian harus manut! Gimana? Sebuah sumbangsih yang cukup ngosak-ngasik, bukan?

Ketiga, mengorbitkan Jokowi. Ini merupakan sumbangsih paling luhur dari Megawati untuk Indonesia. Pakdhe yang digadang-gadang sebagai satrio piningit dan penyelamat Indonesia dari keterpurukan, adalah didikan Bu Mega. Pakdhe Jokowi merupakan tokoh yang sangat dirindukan seluruh masyarakat… eh, maksud saya dirindukan bagi mereka yang merindukan.

Nggak percaya Jokowi sangat dirindukan? Lihat saja lapisan masyarakat dari buruh, masyarakat, hingga mahasiswa turun ke jalan guna melampiaskan rindu kepada pemerintahan Jokowi. Betapa sumbangsih Bu Mega dalam menemukan sosok pemimpin idaman seperti Jokowi ini memang patut diberikan apresiasi tinggi dan derai tangis yang menyayat-nyayat sanubari.

Keempat, menyiapkan dan mendidik calon legenda Indonesia, Puan Maharani. Ini merupakan sumbangsih yang nilainya sama seperti satu ton vibranium. Iya, Mbak Puan yang sedang naik daun karena memiliki kinerja ciamik sebagai Ketua DPR RI itu. Selain prestasinya mematikan mikrofon, blio juga sukses membawa DPR RI era sekarang namanya terus disebut-sebut oleh media.

Itu adalah kemajuan yang signifikan lantaran biasanya yang muncul di media adalah gambar beberapa oknum yang sedang tidur pulas. Di jaman Puan, DPR RI kinerjanya menjadi giat luar biasa. Berkata siapa? Ya, didikan putri Sang Fajar, Ibu Megawati!

Mungkin empat sumbangsih ini nggak bisa merangkum ribuan sumbangsih yang sudah diberikan Ibu Mega untuk Indonesia. Tapi, daripada itu, mari kita sebagai milenial yang bisanya hanya demo, berikan sambutan yang paling meriah untuk sosok yang memiliki sumbangsih paling banyak kepada negara tercinta kita ini.

BACA JUGA Anime Netflix Bikin Wibu Susah Mendefinisikan Kata ‘Anime’ Itu Sendiri dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2022 oleh

Tags: JokowiMegawatiPDIPpuan
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Daripada Blusukan Daring, Gibran Rakabuming Mending Lakukan Hal yang Lebih Wangun kaesang pilkada jokowi terminal mojok.co

Jika Gibran dan Kaesang Layak Menjadi Politisi, Itu Karena Hasil Survei

6 Agustus 2019
partai oposisi

Ngomongin Jadi Partai Oposisi Padahal Memahami Istilahnya Aja Salah Kaprah!

16 Oktober 2019
Memang Kenapa Kalau Tempo Sering Mengkritik Jokowi?

Memang Kenapa kalau Tempo Sering Mengkritik Jokowi?

3 Desember 2019
mengkritik jokowi

Semua Orang Harus Mengkritik Jokowi

14 September 2019
Combo Nggak Tahu Diri dan Nggak Tahu Malu Gubernur Lampung (Unsplash)

Yang Nggak Tahu Diri Gubernur Lampung, tapi Kenapa Saya yang Malah Malu, ya?

7 Mei 2023
Daripada Blusukan Daring, Gibran Rakabuming Mending Lakukan Hal yang Lebih Wangun kaesang pilkada jokowi terminal mojok.co

Gibran, Dinasti Politik, dan Kustini Sri Purnomo yang Diragukan di Pilkada Sleman 2020

3 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.