Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Media Memang Gitu, Nggak MU Nggak Makan

Yunita Devika Damayanti oleh Yunita Devika Damayanti
13 November 2020
A A
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Berakhir sudah pekan liga-liga top Eropa minggu kemarin, rehat sejenak berganti dengan international break. Para pemain akhirnya bisa istirahat dari rutinitas klub ampasnya untuk kemudian berganti baju zirah membela timnas tercinta.

Tidak terlalu banyak kejutan di akhir pekan kemarin, hanya pembantaian kecil yang menimpa klub ibukota Spanyol, juga kembali mediokernya klub kesayangan rakyat London Utara. Siapa lagi jika bukan Real Madrid dan Arsenal.

Di sini yang paling berbahagia tentu saja fans MU. Sudah tidak kawal-kawalan lagi mereka pikir, berganti trending dengan dua klub ibukota tersebut.

Perihal trending topik di jagat sepakbola, klub merah asal Manchester memang selalu berada di urutan pertama. Media selalu berlomba-lomba menjual nama MU, baik saat liga bergulir, maupun saat bursa transfer dibuka. Entah dari mana asal usul spekulasi yang tertulis di media, sudah tidak terhitung berapa banyak pemain yang namanya dikaitkan masuk radar pencarian United, yang jika ditelisik sama sekali tidak masuk akal United berminat merekrutnya.

Lebih parahnya lagi, beberapa nama seperti Diego Godin tak luput memanfaatkan nama besar MU, menggiring spekulasi jika MU berminat meminangnya untuk kemudian mendapatkan perpanjangan kontrak dan kenaikan gaji saat di Atletico Madrid. Sangat tidak berperikemanusiaan.

Biasanya klub ecek-ecek yang selalu mengaitkan nama pemainnya dengan United memiliki maksud terselubung, yaitu menaikkan market value si pemain dan menekan klub lain yang notabene sudah melayangkan penawaran supaya mempercepat negosiasinya. Singkatnya begini, misalnya, misal yaa saat Bernardo Silva ditawar oleh Manchester City dan sudah masuk tahap negosiasi, namun mengalami sedikit kendala di dalamnya. Media yang pro dengan klub pemilik Bernardo Silva ini akan menyeret nama United seolah-olah MU ikut dalam perburuan tanda tangan Bernardo, walaupun sebenarnya United tidak ada urusan dengan hal itu.

Peran media yang mengaitkan nama MU akan memberikan tekanan tambahan kepada City untuk segera merampungkan transfer Bernardo.

Tidak bisa dimungkiri jika nama Manchester United memang sangat menjual di dunia sepakbola. Pemain yang dikaitkan dengan United akan memiliki harga tinggi, bahkan melebihi market value si pemain itu sendiri. Terdengar jahat memang peran media dengan memanfaatkan nama besar Setan Merah, namun memang begitulah fakta di lapangannya.

Baca Juga:

Jadi Fans Manchester City Itu Berat, Nonton Bola dengan Tenang tapi Dicap Karbitan Seumur Hidup

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Itu baru saat bursa transfer, belum saat liga sudah bergulir. Semua hal yang dilakukan oleh MU, baik di lingkup manajemen, pemain, dan staf kepelatihan kerap menjadi headline utama.

Ambil contoh pada pekan pertama United mengarungi Premier League musim ini, kekalahan menghadapi Crystal Palace yang dibumbui blunder Harry Maguire menjadi berita yang berhari-hari tidak ada habisnya untuk dibahas. Padahal di match week yang sama, Virgil Van Dijk juga melakukan blunder, di mana mereka sama-sama berlabel bek termahal. Tapi, mana yang menjadi favorit media untuk mereka goreng? Tentu saja Maguire dan United.

Begitu pula saat MU mengalami kekalahan. Jose Mourinho pernah meluapkan unek-uneknya terkait kelakuan media kala dirinya masih menjabat sebagai manager, bahwa ketika MU menang mereka seolah tidak peduli, namun di saat MU mengalami kekalahan, berita tersebut akan berada di halaman paling depan tabloid berita.

Seperti yang terjadi beberapa minggu belakangan. Siapa yang peduli saat Manchester City berada di peringkat sepuluh? Hanya hantu Etihad Stadium. Siapa yang beramai-ramai me-roasting PSG saat berada di zona degradasi Ligue 1? Cuma tuyul-tuyul Parc des Princes. Siapa yang peduli dengan pencapaian Juventus yang meraih tujuh poin dalam tujuh laga? Hanya fans mereka sendiri. Atau saat Inter Milan menjadi juru kunci grup UCL, adakah yang membully sekejam mereka membully MU? Sama saat Barcelona dan Real Madrid mengampaskan diri di La Liga, perbincangannya hanya satu hari kemudian selesai begitu saja.

Pencapaian MU tidak lebih buruk dari mereka yang menyebut dirinya klub besar. Masih memuncaki klasemen fase grup di Liga Champions, juga satu laga sisa yang di mana jika United meraih poin penuh otomatis akan memperbaiki tiga sampai empat garis di klasemen. Tapi, ya memang sudah begitu dari sananya, topik pembicaraan di sepak bola bagai kurang menarik jika tidak menyeret nama MU, terutama berita yang menimbulkan keributan.

Apakah para tukang bully ini salah? Oh jelas tidak juga. Tidak ada asap jika tanpa ada api kan? Semua ada sebab akibatnya. Fans MU yang memang dikenal karena banyak tingkah, terutama kesombongannya menjadikan mereka sasaran utama balas dendam para penggemar sepakbola.

Dari jaman SS legend “Dave save, 20 menit menuju babak delapan besar,” sampai yang masih anget-anget tai ayam “Gini doang nih klub neraka?” Di mana endingnya kita sama-sama tahu seperti apa. Meski aslinya dalam rating penggemar yang paling bullyable, fans Barcelona jadi juaranya.

Bagaimana dari sudut pandang fans MU terkait roasting yang menimpa klub kesayangannya? Baik-baik saja. Saya pribadi sebagai penggemar MU tetap santuy. Jujur nih ya, ketika MU menang, saya juga bingung akan menulis apa dan tidak ada bahan bacot yang seru.

BACA JUGA Manchester United Mengidolakan Beatles dan Oasis: Ketika Musik Menembus Batas Rivalitas dan tulisan Yunita Devika Damayanti lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 November 2020 oleh

Tags: arsenalmadridmanchester citymediaMU
Yunita Devika Damayanti

Yunita Devika Damayanti

Pelajar paruh waktu yang mencintai sepak bola.

ArtikelTerkait

politainment

Melihat Politainment Ala Jokowi

14 Oktober 2019
arsene wenger arsenal MOJOK

Kangen Arsene Wenger Sebagai “Sosok Manusia”, Bukan Pelatih di Atas Lapangan

4 Juli 2020
manchester city mojok

Meski Gagal, Bukan Berarti Manchester City Akan Tamat

12 Juli 2020
5 Tanda-tanda Inter Milan akan Jadi Juara Liga Champions 2023

5 Tanda-tanda Inter Milan akan Jadi Juara Liga Champions 2023

9 Juni 2023
mohamed elneny mesut ozil arsenal liga inggris mourinho NLD MOJOK.CO

Arsenal vs Tottenham Is Full of Shite: Menertawakan Bacot Mourinho

12 Juli 2020
Newcastle United

Newcastle United Diakuisisi PIF: Semudah Itukah Mendatangkan Trofi?

8 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.