Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

MCU Phase 4 Adalah Fase Terburuk Sepanjang Sejarah MCU

Hilman Azis oleh Hilman Azis
18 Agustus 2022
A A
MCU Phase 4 Adalah Fase Terburuk Sepanjang Sejarah MCU

MCU Phase 4 Adalah Fase Terburuk Sepanjang Sejarah MCU (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang mengira kalau Marvel Cinematic Universe atau MCU akan semakin seru ketika phase 3 berakhir dan mengusung konsep multiverse. Nahas, yang terjadi sebaliknya, sebagian fans kecewa karena tidak sesuai ekspektasi bahkan ada yang menyebut kalau MCU phase 4 ini adalah fase terburuk dalam sejarah MCU.

Memang pendapat sebagian para penggemar tersebut tidak sepenuhnya salah karena kita tahu kalau di phase 4 ini yang benar-benar menarik perhatian dan mendapatkan ulasan yang positif hanyalah v. Sisanya biasa saja bahkan yang mendapatkan ulasan negatif seperti Black Widow dan Eternals. 

Lantas, apa sih yang menyebabkan MCU phase 4 ini jadi jelek dan tidak sebagus fase-fase sebelumnya? Ada banyak penyebabnya dan berikut ini mungkin jadi alasan utamanya.

#1 Superhero yang muncul kurang familier

Phase 1-3, penonton dan penggemar disajikan superhero kelas A atau yang sudah terkenal macam Captain America, Thor, Iron Man, dan anggota Avengers lain. Ketika MCU phase 4 dirilis, banyak superhero yang kurang familier muncul. Sebenarnya, itu bagus, agar ceritanya lebih bervariasi.

Masalahnya, pengenalan superhero yang terlalu mendadak ini bikin penonton nggak terikat dengan karakternya. Tak mengagetkan kalau akhirnya film atau seriesnya nggak hype-hype amat.

Nggak semua penggemar MCU itu Marvel geeks, jadi ya wajar kalau tanpa pengenalan yang cukup, lewat post credit atau disebut dalam film, ya bakal bikin penonton merasa kurang dekat. Nggak semua orang tahu Moon Knight, apalagi tokoh yang potensial muncul macam Beyonder. Bahkan nggak semua orang ngeh apa kekuatan Black Bolt.

#2 Konsep multiverse yang apa banget dah

Konsep multiverse di MCU sudah diperkenalkan sejak Avengers: Endgame saat para Avengers melakukan perjalanan waktu dan membentuk universe yang baru. Marvel pun mengusung multiverse di phase 4, namun jadinya hanya… meh.

Mulai dari serial Loki yang hanya mengungkap sekian persen informasi tentang multiverse sampai dengan Dr Strange in the Multiverse of Madness yang ternyata hanya gitu doang dan lagi-lagi kurang memuaskan. 

Baca Juga:

5 Fakta Menarik di Balik Drama Ratu Drama, Series Terbaru Vidio yang Sayang Dilewatkan

Disney, Alasan Orang Terobsesi dengan Keluarga Kerajaan Inggris meski Punya Reputasi Berdarah

#3 Tiada Stan Lee

Meski hanya muncul sebagai cameo, tapi jujur aja, kemunculan Stan Lee adalah daya tarik yang besar. Orang-orang akan menunggu kapan Stan Lee muncul, dan tepuk tangan akan mengikuti ketika beliau muncul. Bahkan cameo blio di serial Daredevil (CMIIW) yang hanya nongol di poster saja bisa bikin orang heboh.

Setelah kepergian beliau, praktis salah satu daya tarik MCU jadi hilang. Mau dimungkiri atau tidak, beliau memang sefenomenal itu.

#4 Terlalu banyak judul yang dirilis

Menuju Infinity Saga, setiap tahun MCU hanya merilis dua sampai tiga judul film saja. Sehingga para penonton bisa membangun hype serta menantikan filmnya. Jika hasilnya buruk sekalipun, mereka tetap puas. Bayangkan kayak buka puasa, meski lauknya hanya biasa aja, tetap saja disikat.

Masalahnya, di MCU phase 4 ini, terlalu banyak judul yang rilis, ditambah dengan serial di Disney+.

Bayangkan saja, pada 2025, nanti akan ada dua film Avengers yang dirilis! Setiap ada film baru juga akan berhubungan dengan serial-serial yang ada di Disney+. Sehingga penonton harus menonton semuanya terlebih dahulu supaya lebih mengerti ceritanya, sungguh merepotkan sekali.

Perlu diketahui sebagian penggemar termasuk saya memang malas menonton serial MCU kelas recehan seperti Ms Marvel dan She-Hulk. Kalau Loki dan WandaVision masih oke lah. 

Terlepas dari beberapa alasan di atas, MCU sebenarnya masih menjanjikan seandainya nanti konsep multiverse digunakan dengan sebaik-baiknya, jangan kayak MCU phase 4. Apalagi kalau sudah hadir X-Men dan Fantastic Four, dengan catatan jangan pernah mengubah elemen asli dalam komiknya.

Penulis: Hilman Azis
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tony Stark, Sumber Segala Masalah di MCU

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2022 oleh

Tags: Black WidowdisneyeternalsMCUphase 4series
Hilman Azis

Hilman Azis

Seorang blogger yang menyukai segala hal tentang budaya populer termasuk film dan game.

ArtikelTerkait

Agama baru Hellbound

Kiat-kiat Bikin Agama Baru ala Hellbound

27 November 2021
Drama Ratu Drama dan 5 Fakta Menarik di Baliknya

5 Fakta Menarik di Balik Drama Ratu Drama, Series Terbaru Vidio yang Sayang Dilewatkan

29 September 2022
upload series

Upload: Bagaimana Jadinya bila Manusia Menciptakan Alam Baka?

4 Desember 2021
Belajar Narimo Ing Pandum dari Sosok Gufi

Belajar Narimo Ing Pandum dari Sosok Gufi

1 Februari 2022
Tony Stark, Sumber Segala Masalah di MCU

Tony Stark, Sumber Segala Masalah di MCU

1 Maret 2022
Koch justin netizen indonesia @txtdaricoachy ted lasso coach justin pendapat opini assist mojok

‘Ted Lasso’, Series Sepak Bola yang Harus Ditonton Coach Justin

19 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

8 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung Mojok.co

Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.