Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Manukan, Satu-satunya Daerah Ternyaman di Surabaya

Naimatul Chariro oleh Naimatul Chariro
13 April 2023
A A
Manukan, Satu-satunya Daerah Ternyaman di Surabaya

Manukan, Satu-satunya Daerah Ternyaman di Surabaya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sering membaca tulisan sambatan orang-orang tentang Surabaya di Terminal Mojok dan mbatin, pasti orang-orang ini belum kenal dengan Manukan. Iya, berbeda dari daerah besar lainnya di Surabaya yang cukup terkenal seperti Ampel, Demak, Kenjeran, dll., Manukan memang nggak begitu terkenal di kalangan orang-orang Surabaya sendiri, apalagi pendatang. Mungkin karena nggak banyak orang yang tahu Manukan, mereka melihat Surabaya dengan ngersulo.

Manukan adalah salah satu daerah di Surabaya Barat, tepatnya di Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes. Daerah ini juga dekat dengan beberapa kelurahan lain seperti Lontar, Kandangan, dan Balongsari. Menurut saya, daerah ini memiliki keunggulan sehingga menjadi daerah ternyaman di Surabaya. Kalau orang Manukan ditanya mau pindah dari sini atau nggak, saya jamin jawabannya adalah nggak.

Banyak kuliner enak di Manukan

Kalau berkunjung ke Manukan, hal pertama yang tampak dan menggugah mata adalah kulinernya. Sebab, dari pintu masuk daerah Manukan (Balongsari) hingga pintu keluar (Kandangan) telah berjejeran para pedagang makanan. Jadi, kalian nggak bakal kelaparan di sini karena mencari pedagang makanan semudah itu.

Selain itu, tata letak area penjual makanan di sini cukup rapi, sehingga memudahkan para pembeli. Jika kalian pengin membeli jajanan murah, datanglah ke Terminal Manukan. Kalau kalian mau jajan sedikit mahal, kalian bisa datang ke sepanjang jalan raya Manukan Kulon. Pengin makan makanan berat? Datang saja ke sepanjang jalan Manukan Lor.

Menariknya, jenis jajanan dan makanan yang tersedia di sini beragam. Sampai-sampai warga sini sering bilang, “Ngapain jauh-jauh beli jajanan? Di Manukan juga ada, kok!”

Jangan salah, para pedagang di sini juga nggak asal jualan. Mereka benar-benar memperhatikan cita rasa makanan yang dijual, lho. Cobain deh kulineran di sini, dijamin rasanya nggak ada yang gagal.

Anti curanmor

Bukan sulap bukan sihir, nggak pernah terdengar ada orang yang kemalingan sepeda motor di Manukan. Eits, jangan berpikir ini daerah sakti sehingga maling nggak bisa masuk, ya. Nggak gitu juga konsepnya. Faktor utama curanmor jarang terjadi di sini karena kondisi daerahnya yang ramai.

Dari jalan raya Manukan sampai masuk ke gang-gang, selalu ada penduduk yang lalu-lalang. Ditambah lagi warga sini peduli dengan tetangga dan orang sekitar. Jadi, kalau ada orang yang gerak-geriknya terlihat mencurigakan di depan toko, masjid, atau bahkan rumah tetangga, pasti langsung dilihatin dengan jurus Sharingan Itachi sampai orangnya pergi. Entah jurusnya beneran ampuh atau nggak, nyatanya sejauh ini belum terdengar kasus curanmor di sini.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Baca halaman selanjutnya

Akses pendidikan dan kesehatan yang ajib

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 April 2023 oleh

Tags: Manukanpilihan redaksiSurabaya
Naimatul Chariro

Naimatul Chariro

Mahasiswa yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Menghadirkan Representasi Indonesia dalam Cerita Mojok.co

Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Merepresentasikan Indonesia dalam Cerita 

11 Maret 2025
7 Camilan Indomaret yang Bikin Kapok, Mending Beli yang Lain!

7 Camilan Indomaret yang Bikin Kapok, Mending Beli yang Lain

5 Februari 2025
Tukang Bangunan Emang Hobi Nyalahin Kerjaan Tukang Sebelumnya terminal mojok.co

Tukang Bangunan Emang Hobi Nyalahin Kerjaan Tukang Sebelumnya

15 September 2021
kerja negosiasi gaji gaji sule di awas ada sule mojok

Nyatanya, Banyak yang Mau Kerja 10 Juta, Gaji 3 Juta. Terpaksa, Bos!

18 September 2021
Hal yang Saya Rasakan Tinggal di Kota Surabaya: Wilayah Terpanas di Indonesia terminal mojok.co

Hal yang Saya Rasakan Tinggal di Kota Surabaya: Wilayah Terpanas di Indonesia

21 September 2021
Penderitaan yang Saya Rasakan Setelah 16 Tahun Tinggal di Ruko

Penderitaan yang Saya Rasakan Setelah 16 Tahun Tinggal di Ruko

6 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.