Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Manchester United, Sudah Jatuh Tertimpa De Gea, Kabar Baik Untuk Arsenal yang Cuma Jago di Piala FA

Muhammad Khairul Anam oleh Muhammad Khairul Anam
20 Juli 2020
A A
Manchester United, Sudah Jatuh Tertimpa De Gea, Kabar Baik Untuk Arsenal yang Cuma Jago di Piala FA MOJOK.CO

Manchester United, Sudah Jatuh Tertimpa De Gea, Kabar Baik Untuk Arsenal yang Cuma Jago di Piala FA MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Kemenangan Arsenal sehari sebelum kekalahan Manchester United dari Chelsea, membuat saya sangat yakin kalau kompetisi Piala FA diciptakan untuk Arsenal saja. Tetapi, kemenangan itu belum cukup mampu membawa mereka menjadi juara lagi dan menambah koleksi Piala FA.

Untuk tahun ini, Arsenal menunjukkan jati diri dengan sangat nyata. Bahwa mereka pasti gagal kalai ekspektasi makin tinggi dan diunggulkan untuk menang. Namun, yah, alasan terbesarnya adalah nggak ada Manchester United, lawan sejati mereka yang cukup tangguh untuk menjadi pengganjal.

Saya yakin, sepanjang pertandingan Manchester United vs Chelsea kemarin, Arsenal berdoa sangat khusyuk. Dan, seperti tulisan-tulisan sebelumnya, doa anak yang teraniaya (baca: Arsenal) sangat manjur. Doa mereka terkabul, Manchester United kalah, De Gea blunder untuk keseribu kali. Sudah jatuh, tertimpa De Gea lagi.

De Gea yang digadang-gadang sebagai kiper terbaik di dunia, melakukan dua kali blunder. Tendangan Giroud lemah tiada bertenaga malah dia tepis masuk ke gawang. Kesalahan De Gea itu apalagi penyebabnya kalau bukan doa Arsenal.

Maklum kalau ketemu di Piala FA, Manchester United hampir selalu jadi pengganjal Arsenal, Si Meriam Ompong. Masih ingat dengan solo run Ryan Giggs di semifinal Piala FA? Solo run sangat cantik yang jadi gol penentu itu. Selain jadi gol penentu, juga jadi gol penting di sejarah treble Manchester United.

Saya, sih, sudah membayangkan terjadi Derby Manchester di final Piala FA. Kekalahan The Citizen kemarin teramat mengejutkan. Tetapi tidak bagi fans Manchester United. Entah karena apa, mungkin juga suratan Tuhan, Arsenal selalu kesetanan ketika bertanding di Piala FA.

Maka dari itu, saya yakin Piala FA cuma konspirasi saja untuk membantu Arsenal tetap main bisa di kompetisi Eropa. Nggak heran juga, untuk saat ini, Arsenal masih memegang Piala FA terbanyak, unggul dari Manchester United.

Kenapa, sih, mereka bisa begitu tangguh di Piala FA?

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Pertama, karena sadar diri. Sadar sama kemampuan diri sendiri kalau mengejar gelar juara itu seperti onani saja. Cuma bisa membayangkan untuk menyenangkan diri sendiri. Selain susah sekali mengejar gelar juara, Arsenal juga ompong betul kalau harus bersaing di empat besar Liga Inggris.

Manchester United sendiri masih berpeluang lolos ke Liga Champions. Saat ini, United menyimpan 62 poin, sama kayak Leicester. Namun, Manchester United masih menyimpan satu laga. Kalau menang, United bakal masuk empat, bahkan tiga besar? Arsenal? Enggak degradasi saja sudah prestasi.

Oleh sebab itu, siapa pun lawan Arsenal harus sadar kalau di Piala FA, mereka akan banyak dapat keuntungan.

Kedua, ya karena nggak ketemu United di babak-babak sebelumnya. Saya yakin, cuma Manchester United yang bisa menjegal Arsenal. Selain diciptakan untuk Arsenal, Piala FA juga piala yang banyak dikoleksi United. Coba kalau ketemu di babak kelima, misalnya, Arsenal pasti terjungkal.

Jadi kalian bisa menilai sendiri, level pemain utama Arsenal itu kayak apa.

Ketiga, mental kepepet. Coba tengok kemenangan Arsenal dari Manchester City. Lalu ingat lagi, ketika diunggulkan, Arsenal malah jadi pecundang. Sebaliknya, kalau diprediksi akan jadi pecundang, malah menang. Kalau bukan karena mental kepepet apa lagi?

Sebuah tim nggak bisa mengaku dirinya besar kalau cuma bagus ketika kepepet. Artinya, mereka nggak punya level konsistensi untuk bertahan di papan atas. Maklum, papan atas Liga Inggris menuntut level tinggi. Manchester United, punya peluang masuk zona Liga Champions karena sangat konsisten setelah project restart berjalan. Itulah yang namanya tim besar.

Nggak mengandalkan ilmu kepepet. Udah kayak mahasiswa mau ujian, malamnya lagi belajar. Itu saja masih mending, ini Arsenal nggak pernah belajar dari kesalahan. Keledai dungu saja nggak kejeblos di lubang yang sama. Arsenal? Goblok saja belum, bos.

Kekalahan Manchester United di Piala FA bukan kegagalan yang patut ditangisi fans United. Toh kalau juara, cuma dapat jatah main di Liga Europa. Musim ini, fokus Manchester United adalah main lagi di Liga Champions. Lihat, kan, levelnya beda.

BACA JUGA Bagaimana Polisi Seharusnya Menangani Aksi Demonstrasi dan tulisan Muhammad Khairul Anam lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2020 oleh

Tags: arsenalchelseadavid de geamanchester citymanchester unitedpiala fa
Muhammad Khairul Anam

Muhammad Khairul Anam

Suka melamun dan merindukan calon istri

ArtikelTerkait

Manchester United Tidak Layak ke Liga Champions, Chelsea dan Leicester Lebih Pantas MOJOK.CO

Manchester United Tidak Layak ke Liga Champions, Chelsea dan Leicester Lebih Pantas

24 Juli 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil vs Willian: Mahalnya Sebuah Gesture dan Zaman yang Terus Bergerak

19 Agustus 2020
Arsenal, Makna Always Forward, dan Hadiah Paling Manis Untuk Emi Martinez MOJOK.CO

Arsenal, Makna Always Forward, dan Hadiah Paling Manis Untuk Emi Martinez

2 Agustus 2020
Marc Cucurella, Harta Rampasan Chelsea yang Sangat Berharga

Marc Cucurella, Harta Rampasan Chelsea yang Sangat Berharga

6 Agustus 2022
Di Kampung Saya, Orang-orang Lebih Suka Main PES Dibanding FIFA terminal mojok.co

Main Master League PES dengan Tim Medioker Itu Jauh Lebih Menyenangkan

18 September 2020
Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial MOJOK.CO

Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial

17 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.