Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
3 Juni 2026
A A
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain kota apel, kota bakso, dan kota pendidikan, Malang punya jargon yang identik dengan ciri khasnya yakni Kota Dingin. Sebagai orang Surabaya, dari dulu Malang di angan saya adalah kota yang punya gambaran dingin dan sejuk. Tapi semenjak saya merantau ke Malang setahun ini, ciri dinginnya kota ini perlahan menghilang karena cuaca panas yang belakangan tak masuk akal. 

Walaupun intensitas panas dan gerahnya tidak separah Kota Surabaya, tapi tetap saja saya heran, karena tidak pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa saya bisa gerah dan kepanasan di Malang. 

Tapi sejak akhir Mei hingga Juni ini, mendadak cuaca Malang menjadi sangat dingin, terutama saat pagi hari. Fenomena bediding pun menjadi jawaban atas kondisi kota ini yang tiba-tiba dingin, padahal bulan Mei dan Juni adalah musim kemarau. 

Menurut BPBD Kota Malang, salah satu yang membuat suhu menurun drastis adalah adanya angin muson timur dari Australia yang membawa massa udara yang lebih kering dan dingin ke wilayah Indonesia. 

BACA JUGA: 5 Hal Menjengkelkan di Malang yang Nggak Kalian Temukan di Feed Instagram

Cuaca dingin di Malang itu wajar, tapi kini malah jadi anomali

Sebagai orang Surabaya yang merantau ke Malang, awalnya saya mengira cuaca dingin yang datang di tengah musim kemarau ini adalah sesuatu yang istimewa. Saya pun jadi sering mengucap “Malang dingin banget.” Sampai suatu hari ada seorang teman asli wong Ngalam meresponsnya:

“Malang, tuh seharusnya kayak gini tau, cuacanya. Dulu kalau pagi malah bisa keluar asap dari mulut, sekarang udah jarang.”

Mendadak saya sadar bahwa saya hanyalah perantau yang belum setahun tinggal di Malang, yang tidak menghabiskan masa kecil di sini. Saya menganggap cuaca dingin yang muncul belakangan ini sebagai sesuatu yang tidak biasa. Padahal bagi orang Malang nyel, justru inilah kondisi yang semestinya.

Secara geografi, Malang memang berada di dataran tinggi dengan ketinggian antara 440-467 di atas permukaan laut. Sehingga dingin dan sejuk seharusnya menjadi karakteristik alami dan natural dari kota asal penyanyi Sal Priadi ini. 

Baca Juga:

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

UIN Malang Adalah Kampus Terbaik di Kota Malang yang Bisa Bikin Kamu Patah Hati Jika Memasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

Di Malang, cuaca dingin saat musim kemarau bukanlah fenomena baru. Setiap tahun, periode Mei hingga Agustus sering identik dengan udara pagi yang menusuk dan membuat banyak para pendatang kaget. Oleh sebab itu, ada istilah Musim Mahasiswa Baru saat cuaca dingin di musim kemarau ini datang.

Memang musim mahasiswa baru datang ke Ngalam  

Secara kalender akademik, Mei-Agustus memang memasuki tahun ajaran baru. Banyak mahasiswa baru datang ke Malang dari berbagai daerah di kota yang punya daya tarik dari segi pendidikan ini. Mereka seolah disambut oleh udara dingin khas kota ini saat mereka baru saja menjadi mahasiswa baru. 

Bagi perantau seperti saya dan mungkin bagi maba yang akan mengenyam pendidikan di Malang, cuaca dingin akhir-akhir ini mungkin terasa mengagetkan. Padahal bagi orang Ngalam dinginnya kota ini adalah hal biasa dan kini malah dirindukan. 

Justru yang membuat orang Ngalam heran dan kaget adalah cuaca panas dan gerah yang beberapa waktu lalu dirasakan. Saya pun juga pernah kaget dengan cuaca panas yang saya rasakan beberapa waktu lalu. Sehingga rasanya istimewa sekaligus tidak biasa.

Sungguh perubahan iklim yang membingungkan. Membuat sesuatu yang normal terasa istimewa, sementara yang tidak biasa perlahan dianggap biasa. Tapi apa pun itu, selamat datang di Malang, kota yang akan memelukmu dengan dingin yang bikin kamu nyaman.

Penulis: Anisah Meidayanti
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wahai para Maba, Jangan Terlena dengan Dinginnya Malang, Itu Semua Cuma Pencitraan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2026 oleh

Tags: cuaca malangkota malangMalang
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

Cerita di Balik Alun-Alun Merdeka dan Alun-Alun Tugu, Dua Tempat Ikonik Kota Malang yang Melenceng dari Pakem Jawa Mojok.co

Cerita di Balik Alun-Alun Merdeka dan Alun-Alun Tugu, Tempat Ikonik Kota Malang yang Melenceng dari Pakem Jawa

3 Juli 2024
Bumiaji Kota Batu Memang Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal, Asal Bisa Berdamai dengan Sisi Gelapnya Mojok.co

Bumiaji Kota Batu Memang Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal, Asal Bisa Berdamai dengan Sisi Gelapnya

21 Maret 2024
Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

5 Januari 2024
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

22 Desember 2023
4 Alasan Malang Nggak Perlu Bangun Mall Baru

4 Alasan Malang Nggak Perlu Bangun Mall Baru

18 Januari 2025
Kalau Tidak Pernah Nyasar di Labirin Sawojajar Malang, Anda Mungkin Orang Sakti mojok.co/terminal

Kalau Tidak Pernah Nyasar di Labirin Sawojajar Malang, Anda Mungkin Orang Sakti

9 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
Naik Bus Rosalia Indah Kelas Super Top Double Decker Bikin Saya Betah Berlama-lama di Dalam Bus Mojok.co

Naik Bus Rosalia Indah Kelas Super Top Double Decker Bikin Saya Betah Berlama-lama di Dalam Bus

31 Mei 2026
Soto, Kuliner Solo Bukan Makanan, tapi Jimat Bertahan Hidup (unsplash)

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

31 Mei 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.