Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Malang Creative Center, Bukti Terbaik Jika Anggaran Dimanfaatkan secara Tepat Guna

Nimas Faradyta oleh Nimas Faradyta
16 Juli 2024
A A
Malang Creative Center, Bukti Terbaik Jika Anggaran Dimanfaatkan secara Tepat Guna

Malang Creative Center, Bukti Terbaik Jika Anggaran Dimanfaatkan secara Tepat Guna (Situs resmi MCC)

Share on FacebookShare on Twitter

Malang Creative Center merupakan gedung 8 lantai milik Pemkot Malang yang dibangun pada 2021 dan selesai tahun 2022. Pembangunan gedung ini menarik perhatian banyak pihak karena menghabiskan dana 97 miliar yang diambil dari dana APBD tahun 2021 dan 2022.  

Menurut informasi yang saya baca, Malang Creative Center dibangun untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kota Malang. Mungkin masih banyak yang belum tahu kalau di tahun 2021 Kota Malang ditetapkan sebagai Kota Kreatif subsektor Aplikasi dan Game oleh Kemenparekraf. Pemkot Malang dengan serius menunjukkan komitmen pengembangan ekonomi kreatif di Kota Malang dengan membangun gedung megah ini.

Apalagi ditambah dengan diresmikannya KEK Singhasari di tahun 2022 sebagai pusat pengembangan teknologi digital, turut mendorong penguatan identitas Kota Malang sebagai Kota Digital.

Sebagai masyarakat umum yang pernah berkunjung ke Malang Creative Center, saya melihat pembangunan MCC ini adalah salah satu contoh pemanfaatan anggaran yang tepat guna. Berikut beberapa alasannya.

Fasilitas penunjang produktivitas yang lengkap dan mumpuni

Malang Creative Center memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung kegiatan 17 subsektor ekonomi kreatif. Mulai dari studio musik dan recording, studio podcast, food lab, ruang bioskop, hingga lab komputer mac dan windows. Pokoknya semua subsektor ekonomi kreatif dapat terfasilitasi dengan baik di gedung ini. Ruangan dan peralatan yang tersedia disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku ekonomi kreatif.

Hal ini karena dalam prosesnya, pemerintah bekerjasama dengan komunitas sehingga peralatan yang disediakan nantinya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh para pelaku. Bukan asal beli atau yang penting ada. Ngeri nggak tuh? Dan tentu saja, karena menggunakan dana APBD yang berasal dari rakyat, semua fasilitas yang ada di gedung ini juga dapat dinikmati secara cuma-cuma, alias gratis lur!

Sudah banyak UMKM yang memanfaatkan fasilitas di gedung ini, baik sebagai lokasi pameran, workshop, hingga pelatihan.

Ada beragam event seru setiap hari di MCC

Banyak orang menyangsikan aktivasi gedung ini. Nggak lucu kan kalau peralatan mahal tadi nggak ada yang pakai. Sia-sia uang rakyat puluhan milyar. Untungnya manajemen Malang Creative Center bekerja dengan baik. Buktinya setiap hari ada beragam event diselenggarakan di sini, karena hampir setiap sudutnya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas. Seperti latihan tari sebuah sanggar, latihan teater anak-anak, poundfit untuk mamah-mamah, pameran mainan dan tamiya, hingga photo session para cosplayer.

Baca Juga:

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

Semua usia, profesi, dan instansi bisa melakukan aktivitas produktif di Malang Creative Center. Mau hari apa pun, pasti ada kegiatan yang bisa dinikmati atau diikuti. Ini bisa jadi alternatif tempat nongkrong juga sih kalau bosan dengan Kayutangan. Duduk-duduk bengong di bean bag lantai 5 juga bisa karena ada wifi gratis. Mantap!

Fasilitas pendukung yang nyaman di MCC

Malang Creative Center juga menawarkan parkir luas, toilet dan musala bersih, serta lift dan eskalator untuk kenyamanan pengunjung. Bawa motor atau mobil nggak perlu risau karena parkiran luas, muat ratusan kendaraan. Tempat parkir ada di lantai 1 dan basement. Biaya parkir flat, sebesar 2 ribu untuk motor dan 3 ribu untuk mobil. Murah meriah kan?

Selain itu, toilet dan musholla juga tersedia di lantai 2-8. Tenang, bilik toiletnya ada banyak, bisa pilih yang duduk atau jongkok. Nyaman deh pokoknya. Malang Creative Center juga sudah dilengkapi eskalator sebagai alternatif lift yang sudah tersedia sebelumnya. Jadi kalau ramai pengunjung tidak perlu antri lama menunggu lift.

Malang Creative City Planning Gallery

Tidak hanya sebagai penunjang produktivitas kegiatan ekonomi kreatif, MCC yang telah menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi potensi Kota Malang. Salah satunya melalui Malang Creative City Planning Gallery yang ada di lantai 2 gedung Malang Creative Center.

Pengalaman seru dapat dinikmati pengunjung galeri ini. Mulai dari lorong waktu, tempat selfie yang interaktif, photo spot yang menggunakan Artificial Reality, Malang Digital Maps hingga Coloring Game. Cocok untuk semua usia.

Meskipun secara fasilitas dan operasional sangat menguntungkan masyarakat, tapi nyatanya Malang Creative Center tetap dituntut untuk dapat menghidupi dirinya sendiri. Wajar saja, karena selama ini operasional MCC masih disupport oleh dana yang bersumber dari APBD senilai 6 milyar per tahun. Yang saya tahu selama ini memang belum ada ruang di MCC yang disewakan berbayar. Informasi di website juga menyatakan semuanya gratis. Jadi yang wajar kalau MCC belum ‘menghasilkan’.

Tapi yang jelas kehadiran Malang Creative Center telah membawa banyak dampak positif bagi UMKM dan komunitas yang selama ini belum terwadahi, kini dapat terfasilitasi dengan baik dan layak. Bahkan gedung ini menjadi percontohan pola manajemen Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) seluruh Indonesia karena dianggap berhasil memanfaatkan gedung MCC untuk kemajuan startup digital dan pelaku UMKM ekonomi kreatif.

Pencapaian Malang Creative Center selama 2 tahun beroperasi menunjukkan potensi besar yang dapat dicapai dengan manajemen yang tepat dan kolaborasi yang baik. Semoga daerah lain dapat terinspirasi untuk mengembangkan pusat-pusat kreatif serupa ya.

Sumber gambar: Situs resmi MCC

Penulis: Nimas Faradyta
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wisma Tumapel Malang, Hotel Elite di Zaman Kolonial Belanda yang Kini Jadi Destinasi Pencinta Misteri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2024 oleh

Tags: APBDMalangmalang creative center
Nimas Faradyta

Nimas Faradyta

Ibu rumah tangga biasa. Kadang juga tidak.

ArtikelTerkait

Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas pamulang, malang

Panduan Membedakan Pemalang dengan Pamulang dan Malang, biar Kalian Nggak Salah Sebut Terus-terusan

15 Januari 2024
Pasar Comboran, Pasar Barang Bekas Tempat Healing Favorit Bapak-bapak Malang  Mojok.co

Pasar Comboran, Pasar Barang Bekas Tempat Healing Favorit Bapak-bapak Malang 

23 April 2024
Meromantisasi Jalan Berlubang, Sebuah Siasat agar Tetap Waras Hidup di Malang Mojok.co

Meromantisasi Jalan Berlubang, Sebuah Siasat agar Tetap Waras Hidup di Malang

31 Mei 2025
Pasuruan Daerah Paling Strategis di Jawa Timur (Unsplash)

Jalur Kereta yang Serba PAS Membuat Pasuruan Menjadi Daerah Paling Strategis di Jawa Timur

6 Agustus 2023
4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi alumni UM

Jadi Alumni UM Itu Enak: Kebanggaannya Tanpa Beban, Biasa Saja, dan Sak Madyane  

12 Juni 2025
Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki

Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki

24 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.