Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
8 Mei 2024
A A
4 Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

4 Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Mahasiswa yang nggak punya minat olahraga jangan kuliah di Unesa, soalnya di sini terkenal dengan fasilitas olahraganya yang nomor wahid

Selain punya branding sebagai kampus pendidikan, Unesa juga dikenal sebagai kampus dengan jebolan atlet olahraga yang nggak kaleng-kaleng. Sebut saja Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, berbagai fasilitas untuk olahraga dibuat sangat proper di sini. Mulai dari gym, kolam renang, sampai stadion internasional.

Nggak cuma itu, sebagian besar UKM di Universitas Negeri Surabaya ini pun pasti nggak jauh-jauh dari bela diri atau olahraga. Misalnya, ju-jitsu, karate, basket, floorball, renang, cricket, banyaklah pokoknya. Pilihan UKM non-olahraga memang ada, tapi jumlahnya terbatas. Tentu ini berita baik buat kalian yang punya minat tinggi di bidang olahraga.

Akan tetapi, jadi berita yang nggak baik-baik amat buat saya yang lari 200 meter saja sudah ndersulo. Akibatnya, saya jadi nggak minat ikut UKM apa pun di kampus. Hal serupa pun dialami oleh banyak kawan saya yang lain.

#3 Mahasiswa yang nggak nyaman kuliah online

Entah sudah berapa kali persoalan ini disinggung di Terminal Mojok, tapi memang sampai sekarang kuota penerimaan mahasiswa baru dengan fasilitas yang tersedia di kampus masih timpang sebelah. Akibatnya, mahasiswa Unesa, terutama angkatan 2022 ke atas, model pembelajarannya masih online.

Lha, gimana, ruang kelasnya nggak cukup, kok. Bahkan saya pernah menjumpai salah satu dosen harus mengajar di aula pertemuan untuk membuat kelas besar. Itu juga diadakan cuma sesekali dalam satu semester. Sebagian besar kalau kelas, ya, tetap online.

Hal kayak gini pasti berdampak pada berkurangnya pengalaman mahasiswa ketika di jenjang perguruan tinggi. Bayangkan saja, beberapa kawanmu asik bercerita soal pengalaman kali pertama mereka mengeksplorasi kampus, sedangkan kamu cuma kuliah online. Apa yang bisa diceritain? Ketiduran pas kelas? Nelangsa, Lur. Apalagi biaya UKT-nya nggak murah.

#4 Unesa mengklaim sebagai kampus ramah disabilitas tapi fasilitasnya belum siap untuk mahasiswa penyandang disabilitas

Tenang, jangan kebakaran jenggot dulu. Saya nggak bermaksud mendiskreditkan teman-teman penyandang disabilitas, tapi memang nyatanya Unesa belum layak disebut kampus ramah disabilitas. Saya sendiri bingung kenapa kampus ini berani mengklaim diri sebagai kampus ramah disabilitas. Setidaknya ada dua alasan kenapa saya bisa bilang Unesa belum ramah disabilitas.

Pertama, akses untuk pindah lantai hanya menggunakan tangga biasa. Dari sini saja klaim kampus ramah disabilitas bisa diragukan. Sebab, pengalaman berbeda saya alami ketika mengunjungi kampus UB atau Unair yang menyediakan lift khusus mahasiswa penyandang disabilitas.

Baca Juga:

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Alasan kedua, guiding block yang tersedia di area sekitar kampus Unesa Ketintang masih ada yang terhalang pohon atau tiang. Hal ini jelas berbahaya mengingat guiding block memiliki peran penting sebagai pemandu arah untuk teman-teman penyandang tuna netra. Lebih parahnya lagi, di kampus Unesa Lidah Wetan justru nggak menyediakan guiding block.

Maka dari itu, kalau kalian adalah salah satu dari empat jenis mahasiswa yang saya jelaskan tadi, sebaiknya berpikir dua kali sebelum menjadikan Unesa sebagai kampus tujuan. Tapi, kalau sudah telanjur, ya nggak masalah juga. Sejauh ini saya masih baik-baik saja berada di kampus ini, meskipun kadang sedikit iri dengan nasib kawan saya yang ada di kampus lain.

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA UNESA Ketintang Surabaya Adalah Anak Tiri Kampus yang Selalu Nelangsa Jika Dibandingkan UNESA Lidah, bahkan di Bulan Ramadan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2024 oleh

Tags: calon mahasiswaKampus UNESAMahasiswaunesaunesa ketintangunesa lidah wetanUnesa Surabaya
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

22 Februari 2024
UIN MALANG, #uinmalangsadar

UIN Malang, Kampus Buat Santri dan yang Pengin Jadi Santri

10 April 2020
Teruntuk Kaum Rebahan, Mari Kita Hilangkan Mental 'Ah Gampang, Bisa Diatur'

Teruntuk Kaum Rebahan, Mari Kita Hilangkan Mental ‘Ah Gampang, Bisa Diatur’

5 Januari 2020
4 Chat dari Mahasiswa yang Bikin Dosen Mengelus Dada

4 Chat dari Mahasiswa yang Bikin Dosen Mengelus Dada

12 November 2024
UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto

UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto

4 Oktober 2023
Topik Skripsi Jurusan Sosiologi untuk Mahasiswa yang Introvert dan Ogah Turun Lapangan Mojok.co

Skripsi Jurusan Sosiologi yang Cocok untuk Mahasiswa Introvert dan Ogah Turun Lapangan

11 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.