Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur!

Ramanda Bima Prayuda oleh Ramanda Bima Prayuda
4 Agustus 2025
A A
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! (PL09Puryono via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang kadang suka asal menyimpulkan sesuatu. Begitu tahu kami kuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES), langsung bilang, “Gagal masuk Universitas Diponegoro (UNDIP), ya?” Padahal yang gagal itu logika mereka, bukan kami. UNNES itu bukan plan B, apalagi kampus pelarian. Ini pilihan sadar dari orang-orang waras yang tahu arah hidupnya ke mana.

Kami hidup di kampus yang jauh dari mall, tapi dekat dengan burjo legendaris. Hidup di UNNES itu bukan sekadar belajar, tapi juga bertahan. Bertahan dari banyak hal. Bukan cuma soal akademik, tapi kehidupan sehari-hari. Jadi kalau ada yang meremehkan kami, coba deh main-main ke Sekarang. Biar tahu sendiri kerasnya kehidupan mahasiswa UNNES ditempa dari lereng, bukan dari gengsi.

Diterima di UNNES bukan karena ditolak UNDIP

Orang sering mengira kami cadangan. Katanya kami ke kampus ini karena gagal. Padahal yang bener, kami memilih UNNES. Bukan karena nggak bisa masuk UNDIP, tapi karena kampus pilihan kami ini juga keren. Jurusan di kampus ini juga punya akreditasi unggul, bukan hasil isian kosong.

Orang yang mengatakan masuk UNNES cuma plan B, mungkin belum pernah mampir ke kampus kami. Coba datang pas pagi hari, lihat semangat mahasiswa yang kuliah naik sepeda. Itu bukan keterpaksaan, tapi gaya hidup sehat. Di sini, belajar nggak cuma di kelas. Tapi juga di jalan, di kantin, dan di tanjakan Trangkil.

Kampus konservasi, bukan konservatif

Orang yang bilang UNNES kampus “biasa aja” pasti belum paham. Kampus ini kampus konservasi, tapi bukan berarti konservatif. Kami peduli lingkungan, bukan cuma soal tanam pohon. Tapi juga soal cara pikir yang bertanggung jawab. Yang buang sampah sembarangan, bisa dikutuk dosen Biologi.

Kampus kami jauh dari pusat kota, tapi dekat dengan alam. Tiap hari mahasiswa di sini disapa kabut pagi dan suara burung. Kami sudah terbiasa naik turun tanjakan, jadi jarang sakit. Kami kuat karena terbiasa susah. Nggak manja, tapi juga nggak norak.

Mahasiswa UNNES juga bisa berprestasi

Kalau soal prestasi, jangan salah. Mahasiswa UNNES juga banyak juara nasional maupun internasional. Dari debat, keilmuan, sampai olahraga. Yang bilang kami kampus kelas dua, pasti belum update data. 10 medali emas dari ASEAN University Games 2024 bahkan pernah kami bawa pulang.

Banyak dari kami yang magang di instansi ternama. Kami punya kemampuan yang bisa diadu dengan mahasiswa dari kampus lain. Jadi mahasiswa UNNES bukan nasib sial. Ini jalan yang kami pilih dengan kepala tegak. Kami memang nggak sering masuk headline berita, tapi bukan berarti prestasi kami nihil. Sekali tampil, kami bikin orang mikir: “Ini anak UNNES? Serius?”

Baca Juga:

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

Bukan barang retur

UNNES bukan tempat penampungan gagal SNBP maupun SNBT. Mahasiswa yang masuk sini bukan barang retur dari UNDIP. Kami orisinal dengan niat kuat dari awal. Bukan sisa, tapi bagian dari cerita. Kami masuk UNNES karena kami tahu arah hidup.

Mau jadi guru, aktivis, jurnalis, atau ilmuwan. UNNES merupakan tempat buat semua. Di sini kami belajar dengan tekun, bukan dengan gengsi. Yang bilang kami “turunan” UNDIP, mungkin perlu belajar ulang sejarah. Karena yang asli belum tentu selalu unggul.

Yang penting bukan kampusnya, tapi mahasiswanya

Kampus merupakan tempat belajar, bukan label harga. Yang bikin bangga bukan namanya, tapi perjuangannya. Mahasiswa UNNES tahu bagaimana kerja keras itu penting. Kami belajar tanpa banyak fasilitas, tapi tetap berprestasi. Jadi, jangan ukur kami dari nama kampus saja.

Kita semua sedang menempuh jalan masing-masing. Entah di UNDIP, UNNES, atau kampus mana pun. Yang penting bukan tempatnya, tapi siapa kita nanti. Kami mahasiswa UNNES, dan kami bangga. Kami bukan barang retur, tapi calon sarjana penuh tekad.

Penulis: Ramanda Bima Prayuda
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA UNNES Semarang: Ada Semarang dalam Namanya, tapi Ternyata Jauh dari Pusat Kota Semarang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2025 oleh

Tags: undipUNDIP SemarangUNNESUNNES Semarang
Ramanda Bima Prayuda

Ramanda Bima Prayuda

Mahasiswa Sarjana Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang.

ArtikelTerkait

UNDIP dan UNNES Bukan Kampus Terbaik di Semarang, tapi UIN Walisongo (Unsplash)

Menolak UNDIP dan UNNES Menjadi Kampus Terbaik di Semarang karena Status Itu Milik UIN Walisongo

6 Maret 2024
Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co

Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal Seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain

17 September 2025
Jangan Ngaku Mahasiswa UNNES Semarang kalau Masih Asing dengan 3 Gang Ini Mojok.co

Jangan Ngaku Mahasiswa UNNES Semarang kalau Asing dengan Gang-gang Ini

1 Oktober 2025
Keluh Kesah Saya selama 2 Tahun Kuliah di Kampus UNDIP Pleburan

Keluh Kesah Saya selama 2 Tahun Kuliah di Kampus UNDIP Pleburan

24 Juli 2025
Jembatan Kretek Wesi Sampangan, Penguji Kesabaran Warga Semarang Atas Sebelum Turun Gunung

Jembatan Kretek Wesi Sampangan, Penguji Kesabaran Warga Semarang Atas Sebelum Turun Gunung

16 September 2025
Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co alasan masuk unnes

Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES Semarang, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain

5 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengenal Ampo, Camilan Khas Tuban yang Terbuat dari Tanah Liat Mojok.co

Ampo, Makanan Khas Tuban Nggak Akan Pernah Saya Coba

10 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten
  • Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah Bekasi, Dituntut Siaga Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Tumbang Mental dan Fisik
  • Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik
  • Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar
  • Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.