Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
8 Mei 2025
A A
Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

Luwak White Koffie Less Sugar: Kopi yang Jarang Dipuji, tapi Sering Dicari

Share on FacebookShare on Twitter

Luwak White Koffie Less Sugar memang bukan kopi yang jadi top of mind kalian, tapi nyatanya, ia sering dicari meski jarang dipuji

Dalam dunia kopi instan sachet, merek Luwak White Koffie selama ini mungkin hanya kita kenal versi originalnya. Rasanya creamy, manisnya pas buat lidah mayoritas orang Indonesia, dan punya aroma yang khas. Kopi enak, nggak bikin perih di lambung. Tagline-nya sih begitu.

Tapi mari kita turun sedikit ke anak tangga di bawahnya. Ada satu varian yang diam-diam bertahan, jarang dipuji, tapi selalu dicari oleh orang-orang tertentu. Namanya Luwak White Koffie Less Sugar. Ibarat anak tengah yang sering dilupakan, tapi kalau sekali dicoba bikin kamu berpikir, “Kok nggak dari dulu ya?”

Kurang manis, tapi nggak kurang ajar

Bagi banyak orang, kopi itu harus manis. Tapi ada segmen pasar yang mulai insaf. Mereka yang sadar bahwa umur sudah masuk kepala tiga dan kadar gula darah mulai bikin deg-degan tiap cek lab.

Nah, buat mereka yang pengin tetap ngopi sachet tapi nggak mau diserang diabetes dini, varian Less Sugar ini jawabannya.

Meski namanya “less sugar”, jangan bayangkan rasanya hambar. Gulanya ada, tapi cukup 5 gram. Kopi ini juga tetap creamy, wangi khas white koffie, dan terasa “nyaman” di lidah. Cuma, manisnya lebih kalem. Nggak meledak di awal, tapi pelan-pelan menghangatkan hati. Kayak cinta yang datang dari teman lama.

Estetik dan tidak mencolok

Bungkusnya tetap khas Luwak White Koffie. Tapi kalau kamu jeli, tulisan “Less Sugar” nongol dengan malu-malu. Tidak norak. Tidak pakai warna merah ngejreng. Seolah tahu diri bahwa mereka bukan kopi buat pamer di Instagram, tapi kopi buat diminum tiap pagi sambil buka email kerjaan dan mikir, “Kenapa hidup begini-begini amat.”

Mereka tidak berusaha mencolok, dan justru karena itulah mereka berkelas. Seperti teman nongkrong yang diam tapi selalu tahu cara pulang paling cepat dari acara reuni yang membosankan.

Baca Juga:

4 Rekomendasi Kopi Sachet Rendah Gula, Bikin Kamu Hidup (Sedikit) Lebih Sehat

Kopi Gadjah, Kopi Sachet yang Cocok buat Diet

Diabaikan minimarket, dicintai oleh mereka yang tahu

Satu masalah besar dari Luwak White Koffie Less Sugar adalah distribusinya. Nggak semua warung atau minimarket punya. Bahkan di etalase supermarket, penempatannya ada di rak paling bawah, hanya bisa dilihat dan dijangkau kalau kamu berjongkok untuk mengambilnya.

Tapi justru itu yang bikin dia hidden gem. Sensasi nemu varian ini di rak pojokan, terselip di antara kopi robusta sachet murah dan minuman coklat anak-anak, adalah kebahagiaan kecil yang tak bisa dijelaskan. Rasanya seperti nemu receh lima ratus di saku celana: kecil, tapi bikin senyum.

Dibandingkan versi original, Luwak White Koffie Less Sugar jauh lebih bijak

Versi original Luwak White Koffie tetap jadi juara di hati banyak orang. Tapi setelah beberapa tahun, kamu mungkin mulai merasa dia terlalu “berlebihan”. Terlalu manis, terlalu berat, terlalu… demanding.

Nah, Less Sugar ini seperti versi dewasanya. Tidak posesif, tidak terlalu mengikat. Dia hadir sebagai kompromi antara kebutuhan kafein, keinginan rasa enak, dan keharusan hidup sehat. Kopi instan yang sadar bahwa hidup tidak cuma soal kenikmatan instan, tapi juga keberlanjutan hidup sampai pensiun.

Kopi Sachet untuk orang yang sudah lelah berdebat

Orang-orang yang minum kopi sachet Less Sugar biasanya bukan mereka yang ikut perang di Twitter soal mana yang lebih enak: kopi lokal atau kopi luar. Mereka juga bukan yang bikin review panjang di Instagram. Mereka cuma pengin ngopi yang enak, cepat, dan nggak bikin perut mules.

Dan mereka ini adalah golongan rasional. Golongan yang tahu bahwa hidup itu soal keseimbangan. Dan Less Sugar ini adalah manifestasi keseimbangan dalam bentuk bubuk.

Luwak White Koffie Less Sugar mungkin bukan bintang, tapi tetap terang

Luwak White Koffie Less Sugar bukan kopi instan yang dielu-elukan. Tapi dia ada, bertahan, dan dicintai diam-diam. Dia mungkin bukan bintang di rak-rak minimarket, tapi dia cukup terang untuk menemani pagi hari yang berat, atau malam lembur yang sunyi.

Dan buat saya pribadi, di antara semua varian kopi instan, dia satu dari sedikit yang berhasil bikin saya berhenti nyalahin hidup, meskipun cuma lima menit.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alasan Saya Suka Luwak White Koffie Less Sugar, Kopi Sachet Rendah Gula Terbaik di Kelasnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2025 oleh

Tags: kopi sachetLuwak White KoffieLuwak White Koffie Less Sugar
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

Luwak White Koffie Less Sugar, Kopi Rendah Gula Terbaik Mojok.co

Alasan Saya Suka Luwak White Koffie Less Sugar, Kopi Sachet Rendah Gula Terbaik di Kelasnya

8 April 2025
4 Rekomendasi Kopi Sachet Rendah Gula, Bikin Kamu Hidup (Sedikit) Lebih Sehat

4 Rekomendasi Kopi Sachet Rendah Gula, Bikin Kamu Hidup (Sedikit) Lebih Sehat

26 Juli 2025
Kalau Luwak White Koffie Ikut Jualan Gerobakan, Kelar Itu Nescafé!

Kalau Luwak White Koffie Ikut Jualan Gerobakan, Kelar Itu Nescafé!

22 Juni 2025
Luwak White Koffie Tarik Malaka, Kopi Sachet Enak yang Terlupakan

Luwak White Koffie Tarik Malaka, Kopi Sachet Enak yang Terlupakan

29 Mei 2025
Dua Cara Praktis Mengukur Kenikmatan Kopi Sachet terminal mojok

Dua Cara Praktis Mengukur Kenikmatan Kopi Sachet

14 Maret 2021
Caffino Bold Dark Cappuccino, Kopi Sachet Terbaik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Caffino Bold Dark Cappuccino, Kopi Sachet Terbaik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

7 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis
  • Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota
  • Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling
  • Racun Pinjol Sangat Mematikan, Gen Z Berani Utang Ratusan Juta di Usia 19 Tahun meski Tanpa Cuan Apalagi Tabungan: Tips Lepas dari Jerat Pinjol
  • 5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung
  • Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.